March 20, 2017

Tya: A childhood stories: Me vs Sayyid

March 20, 2017 10:27 AM

Sebelumnya pagi ini,
Sayyid pulang main langsung ke kamar.
Saya tahu Sayyid lagi ngambek...

Gak perlu tanya kenapa, karena saya sudah tahu penyebabnya,
Dan benar gak lama teman2nya sekitar 6 apa 7 (lupa) datang ke rumah manggil Sayyid.

Akhirnya sayyid cerita sambil sesenggukan, kalau sayyid ikutin temen2nya naik sepeda dengan jalan kaki. Karena sepeda sayyid rusak padahal baru juga dibenerin gak sampe sebulan udah rusak lagi. Bannya nempel gitu.

Ini foto pas sepedanya baru dibenerin hehe



Nah lanjut ke cerita sayyid, kenapa nangis? Karena Sayyid ditinggal sama temen2nya duluan. Yaiyalaah temen2nya naik sepeda, dia lari juga gak bakal kekejar.

Terus temen2nya datang mau ngapain?
Minta maaf.. so sweet banget siiih...

Terus aku tawarin solusi dibonceng, tapi gak ada yang bisa. Akhirnya temennya bilang, minjem sepeda X aja yuk.
Yaudah aku bilang, minta izin dulu gih sama Ibunya. Terus temen2nya ngajak keluar utk minjemin sepeda.
Sampai sekarang belum pulang, mudah2an happy ending :)

Seneng lihat sayyid banyak temen main di rumah. Meskipun dengan lika liku yang kadang menguras hati, tapi ini yang sejujurnya buat saya masih maju mundur mau jual rumah dan pindah.

Karena memang dulu harapan saya punya rumah yang akan membuat sayyid banyak temen.

Ini seperti balas dendam pribadi, karena saya waktu kecil gak ada teman main di rumah, selain teman sekolah yang itupun jaraknya gak deket juga.

Terlebih lagi karena beda wilayah.
Rumahku bisa dibilang di kampung, meskipun pas di samping komplek, sedangkan teman terdekat ya di komplek.
Perbedaan wilayah ini bisa dibilang beda status sosial juga.
Ini yang bikin aku juga suka minder.

Bisa dibilang aku gak punya apa yang mereka punya.
Saat teman2 sudah punya sepeda, aku gak punya. Dan cukup senang ketika teman nyamperin ke rumah dan ajak aku boncengan, meskipun ujung2nya mereka berantem krn gak mau gantian bonceng aku. Dan aku? Si pendiam ini? Ya diam saja sampai dianterin balik ke rumah.

Saat teman2 asyik2 main sepatu roda, aku cukup lihat dari balik jendela, karena sampai aku lihat harga sepatu roda sudah turun, orangtuaku tetep gak sanggup beliin.

Entah sejak kapan ya aku paham aja, kalau sulit untuk minta beliin apa2 yang lagi trend saat itu.

Jadi gak pernah maksa2 juga, sampe dewasa pun bisa dibilang aku jarang banget minta beliin yang gak penting2 amat.

Bahkan untuk yang penting pun kayak buku, kalau aku masih bisa minjem temen atau perpustakaan ya gak minta beli juga.

Kami memang saat itu ya hidup berkecukupan aja. Prinsip mama bapak yang penting bisa makan bisa sekolah.
Dan Alhamdulillah, saya gak tahu gimana cara mama bapak mendidik kami, ya kami 5 bersaudara gak terlalu banyak menuntut ini itu juga.

Dan alhamdulillah dari keterbatasan tersebut, kami ber-5 bisa mengenyam pendidikan sampai universitas.

Cuma mungkin ada 1 moment yang melekat banget di ingatan saya, ketika kecil menjelang lebaran, bapak pernah tulis surat terbuka ke anak2nya di balik kalendar. Yang intinya minta maaf karena tahun tersebut bapak gak bisa beliin baju lebaran.

Padahal buat aku, baju lebaran itu penting banget karena aku bisa punya baju sendiri, bukan lungsuran dari kakakku. Hehe. Karena aku punya 2 kakak perempuan, jadi biasanya ya baju yang aku pake ya bekas kakak aja :D

Nah karena kondisi macam tersebut plus yang emang dasarnya saya pendiam dan introvert, jadi gak punya banyak temen dan gak pandai bergaul juga.

Tapi efek baiknya, saya saat itu ya mandiri aja, terbiasa main sendiri, jadi gak terlalu bergantung sama teman juga.

Sedangkan Sayyid, udah stress banget kalau lagi gakda teman,
Kalau ada kesempatan yang pas, ya saya ajak main. Sekedar cerita ini itu, main domikado, dll yant bisa menyalurkan ke-"cerewet"-an Sayyid.

Atau kalau mood nya lagi bagus ya main mainan sendiri, tapi kalau lagi ada adiknya yang susah, ujung2nya berantem rebutan mainan.

Dan efek lainnya, sayyid suka ikut arus.
Kalau yang baik ya gapapa, tapi kalau sudah ada yang gak sesuai dengan prinsip kami, ya tentu saya beritahu bahwa tidak semua yang dilakukan teman, harus diikutin. Sayyid harus jadi diri sendiri, jadi contoh yang baik, blablabla

Wallahu'alam deh...
Dengan segala keterbatasan saya sebagai seorang Ibu, saya hanya berharap Allah memampukan saya dan suami untuk mendidik anak2 kami menjadi anak sholeh.

Demikian cerita hari ini, kapan2 dilanjut.

Ohya, sepeda sayyid akhirnya dibenerin tetangga depan. Alhamdulillah :)

posted from Bloggeroid

March 17, 2017

Tya: That insecure feeling

March 17, 2017 08:36 PM

Apaan sik? Udah emak2 bacanya webtoon gyahahaha
Karena gak kesampean baca novel, terus baca status temen ttg webtoon langsung deh nyamperin, eh ternyata lumayan ada hiburan gratis. Eh gak gratis juga sii.. nyedot kuota banget pastinya hahaha

Tapi ini ada suatu komik judulnya Pasutri Gaje.
Lihat dari skrinsyut di bawah ini, ngerti kan maksudnya. Buat emak2 pasti paham.



Yappp.. that insecure feeling.
Could be happen to every wife.
Mau baru nikah kek atau udah punya anak 3 kayak saya,
Perasaan itu suka hadir...

Perasaan kayak... "Istri macam apa saya ini... Blablabla..."
"Aku dah gak cantik lagi ya?"
"Aku istri yang nyebelin ya?"
Apalagi kalau dulu sang suami punya masa lalu, mulai deh dibanding2in dengan masa lalu tersebut.

Intinya mulai nangis bawang merah sampe nangis darah #halaah

Apalagi di tengah berita perceraian yang acapkali muncul, berita perselingkuhan, sampai berita poligami... Whoaaaa pusing gak siii..

Seorang kawan pernah bilang salah satu alasan beliau bekerja adalah, "duuh mbak... XYZ aja yang udah nikah lama, punya banyak anak terus akhirnya poligami"

Intinya saat itu beliau merasa insecure, dan akhirnya jaga2 kalau pada akhirnya pernikahannya harus berakhir krn suami akhirnya selingkuh atau apa.

Terus saya sendiri pernahkah merasa insecure seperti itu? Merasa kehilangan kepercayaan diri sebagai istri dll?
Pernahlah..
Karena saya pun wanita, apalagi kalau lg PMS beeuuuh nano2 rasanya.

Terus penyebabnya apa selain pms? Adalah... Sepanjang hampir 8 tahun nikah tentu mengalami banyak sekali kerikil2 mulai kecil sampai besar. Eh yang besar mah batu yaa #halaah

Apalagi kami menikah tanpa melalui proses pacaran. Baru sekali ketemu, sang yayang udah berani ngajuin diri, mungkin karena saya dulu cakep banget #bwakakakak

Terus gimana?
Awalnya saya pendem aja...
Tapi saya pikir, "he should be know. I am his wife!"
Yaaa saya ceritain ke suami blak2an apa yang saya rasain,
Bukan cuma untuk mengeluh, tapi memang untuk cari solusi.
Bagaimanapun pernikahan itu kan bukan cuma kehidupan bersama sebentar, tapiii insyaAllah seumur hidup.
Kalau salah satu merasa gak nyaman, pasti gak enak banget tho...

Jadi saya sampaikan apa adanya ke suami, kemudian mengalirlah segalanya, yang intinya buat saya lega sudah cerita, dan suamipun jadi lebih paham dengan saya. Yang pada akhirnya perasaan insecure tersebut berangsur2 lenyap...

Jadi, the point is KOMUNIKASI.

Menurut saya komunikasi adalah hal yang paling penting dari sebuah pernikahan selain komitmen, dan ilmu.

Sebegitu banyaknya pernikahan yang hancur, karena sulitnya komunikasi antara suami istri
Ujung2nya bercerai karena alasan "sudah tidak ada kecocokan lagi"

Memang komunikasi bukan hal yang mudah, makanya ada jurusannya sendiri tuh di Universitas "Ilmu Komunikasi"
Betul kaan?

Udah segini dulu bahasan sok seriusnya,
Cuman supaya gak terlalu merasa bersalah kebanyakan baca webtoon wkwkwk

Semoga yang sudah menikah dan mau menikah ditambahkan ilmunya untuk mencapai keluarga sakinah mawaddah warahmah. Aamiin :)
posted from Bloggeroid

March 16, 2017

JePe: Unpublished Posts

March 16, 2017 08:40 AM

I'm not abandoning this site. There are many articles I've written since the last article that still unpublished. The nature of those articles were about rants. The problem is that all of my articles containing comments about religion.

Should I release them all?

I don't want to anger anyone. This site was only here to release my stress. So, I wrote anything in my mind at the moment.

Oh, well, there are 120 articles left unpublished. Still undecided.

March 07, 2017

Narpati: Kajian Fiqih Kelompok Gerilya

March 07, 2017 06:08 PM

Si fulan di media massa selalu bilang, "saya bukan teroris".
Begitu juga ketika fulan diwawancarai di acara talkshow di media mainstream selalu bilang, "saya bukan teroris". Fulan juga akan fasih mengutip kode-kode etika perang untuk menunjukkan bahwa ia tidak terkait dengan kelompok teror yang baru melakukan aksinya.

Namun ternyata di media-media internal teroris jaringan baru, di blog-blog internalnya, diam-diam ada tulisan perdebatan di mana ada bunyi si fulan meyakinkan kawan-kawan lamanya untuk bergabung dengan kelompok baru walaupun mereka masih ragu untuk bergabung dengan jaringan baru.

Sebelum saya membaca media-media internal tadi, awalnya saya berprasangka baik dengan si Fulan. Saya cuma menganggap si fulan sekedar garis keras lalu ada orang yang mendengar ceramahnya, terinspirasi dan memutuskan melakukan tindakan kekerasan walaupun tidak disetujui si fulan. Membaca surat-surat si Fulan di media internal ini, saya berubah posisi.

Oh iya,
pernah membaca kajian fiqih para kelompok terselubung ini?
Mereka berargumen dengan halus, mengutip sana-sini untuk menunjukkan "kedalaman" ilmunya, dan lalu akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa tindakan mereka bisa dibenarkan.

Saya beri contoh konkrit cara penggiringan untuk menyetujui pendapat mereka, yakni tentang perbudakan wanita-wanita Yazidi.

Kalau mereka ditanya, apakah memperbudak wanita non-muslim itu boleh? Mereka akan fasih menunjukkan dalil-dalil bahwa ahli dzimmi harus dilindungi. Untuk berbicara di depan umum, kepada orang-orang awam, mereka akan menggunakan wajah seperti itu. Maka orang awam pun akan merasa tenang, ah... mereka bukan dari golongan nganu.

Namun ketika dalam kajian internal mereka,
mereka akan mulai membahas tentang keyakinan suku Yazidi.
Mereka akan mengutip sumber-sumber lain yang senada dengan tuduhan mereka tentang kesesatan suku Yazidi.
Mereka akan mengeluarkan dalil mengapa keyakinan Yazidi tidak bisa disamakan dengan ahli-kitab.

Dan akhirnya, mereka akan menunjukkan argumen kebaikan dari perbudakan sebagai alternatif dari jizyah atau eksekusi. Akhirnya, seseorang yang sudah melewati tahap-tahap pendidikan mereka akan sampai pada kesimpulan bahwa perbudakan wanita di masa modern bisa dibenarkan.

Nah,
saya terdengar seperti Bigot bin Muslimfobia sekarang. :D

Intinya, jangan langsung berprasangka baik pada "ulama" kontroversial hanya berlandaskan ucapannya yang bahkan baru diucapkan setelah ia dituding sebagai pro-kelompok kekerasan. Perhatikan juga rekam jejaknya.

Pernyataan membela diri seperti ini, "Apakah pernah Negara Islam membunuh orang tak bersalah? Tidak! Yang ada adalah Negara anti-Islam yang membunuh orang yang tak bersalah karena dalam Quran  membunuh orang tak bersalah muslim atau non-muslim maka ia membunuh umat manusia", adalah pernyataan yang sebenarnya bersayap. Bisa jadi, karena dalam kajian internalnya, ia dengan mudah membelokkan kembali pada kawan-kawannya mengatakan, "tetapi yang dibunuh adalah orang-orang yang melakukan kesalahan, kekejaman pada saudara-saudara kita".

Sebelum menerima pernyataan ini,
lihat lagi rekam jejak pernyataan-pernyataan mereka sebelumnya. Seberapa konsistenkah tokoh tersebut dengan pernyataan barunya. Ketika kalian dapati rekam jejaknya cukup konsisten, maka bolehlah kalian percayai dia.

February 21, 2017

Tya: Banjir hari ini... Masih manusia kah kita!?

February 21, 2017 09:15 PM

Lagi rame bahaa banjir Jakarta..
Eh padahal terjadi juga di daerah lain, termasuk kotaku tercintah Bekasi..
Tapi Alhamdulillah rumahku dan segala akses menuju kantor, sekolah Sayyid (Sekolah Model Insan Madani) gak kena banjir.

Jadi yang lagi cari rumah, bolehlah mampir ke rumahkuu.. insyaAllah mau dijual wkwkwkw malah promosi...

Terus keributan lebih kepada... Ada sebagian orang yang seolah2 bilang "rasain loo Jakarta.. pada sombong sii bilang karena Ahok jadi gak banjir lagi"
Atau statement lainnya..

Serius... Saya sedih baca status2 macam itu..
Biarlah ada sebagian orang yang jumawa merasa Pilihannya itu the best ever forever dan er er lainnya..
Tapi ya sudahlaah...
Biarin itu dosa kejumawaan (kalau memang dinilai sbg dosa) biar mereka sendiri yang mendapatkan nilai minus di sisi Tuhan.

Percayalah masih buaaanyaaak pendukung Ahok yang masih lurus pemikirannya...

Cukuplah pasang2 status yang nyinyirin perilaku para pendukung2 Beliau yang kadaang memang berlebihan...
Sama aja si dengan pendukung paslon lainnya banyak juga yang berlebihan.

Karena yang berlebihan itu tidak pernah baik.

Selanjutnya???!
Kedepankan empati, simpati kawan.
Kalau gak bisa bantu materi, cukup diam sambil berdoa.
Dan teruslah bersyukur kalau lokasi kita aman dari bencana banjir...
Karena dengan syukur Allah akan menambah nikmat kita...

Rumah saya pribadi memang gak kena banjir, tapi kami mendapat musibah kecil.. bocor dimana2, kemudian pompa air kerendem dan listrik konslet.
Suasana seperti itu aja cukuup banget bikin perasaan galau tak terkira...
Apalagi udah akhir bulan wkwkwkwk

Dan aku bayangiin... Gimana itu para korban banjir... Yang rumahnya 2 lantai aja pasti tetep panik luar biasa, dan rugi materil yang tidak sedikit...


Kalau ada yang bilang ini azab krn memilih pemimpin Beliau...
Terus Bekasi banjir karena apa??

Ya Allah...ampuni kami..

So, please kawan stop pasang status, komen yang menghilangkan esensi empati dan simpati pada para korban banjir.
Karena mereka manusia .. sama seperti kita.
Masih manusia kan kita!?

Dan semoga banjir di manapun cepat surut.
Termasuk di Bekasi.
Aamiin yaa robbal 'alamiin



Di atas foto banjir di kali malang.

Src: http://m.rmoljakarta.com/news.php?id=2003

posted from Bloggeroid

February 20, 2017

Narpati: Haruskah Islam Dilepas dari Politik ?

February 20, 2017 10:15 AM

Islam itu bukan sekedar agama untuk pribadi tetapi juga panduan dalam berpolitik, sebuah ideologi. Jadi Islam sejak awal dalam sejarahnya tak terpisahkan dari politik.

Ketika Islam lepas dari politik, maka hasilnya adalah koruptor yang merasa dirinya sudah cukup dengan ibadah-badah ritual tetapi saat menjalankan kekuasaan ia seakan lupa bahwa ada Allah yang mengawasinya. Padahal Islam, sesuai namanya, mengisyaratkan ketertundukan manusia pada Allah semata, tidak pada setan, tidak pada hawa nafsunya sendiri.

Ketika Islam tak lepas dari politik, maka hasilnya adalah orang-orang macam Umar bin Khattab, Umar ibn Abdul Aziz, Faisal ibn Abdulaziz al-Saud. Atau jika di Indonesia, ketika Islam tak lepas dari politik maka hasilnya adalah orang-orang macam Mohammad Hatta, Natsir, Agus Salim, bahkan Hakim Bismar Siregar atau Jaksa Agung Baharuddin Lopa.

Nah, yang membedakan adalah, bagaimana masing-masing tokoh itu menafsirkan ideologi tersebut dan menerapkannya dalam masyarakat. Itu sebabnya "ijtihad", "tafsir", dengan demikian Islam menjadi luwes. Begitu juga dalam sejarah politik Islam, musyawarah dan perjanjian damai juga merupakan bagian dari ajaran Islam.

Apa kalian kira, ketika Mohammad Hatta membujuk kelompok Islam untuk menanggalkan 6-7 kata dari Piagam Jakarta itu karena beliau memisahkan politik dari Islam ? Tidak, dia menggunakan teladan Rasulullah ketika membuat perjanjian Hudaibiyah dan mencari 'kalimatun sawa'. Dan ulama-ulama seperti Daud Bereuh (Aceh) dan Hasyim Asyari (Jawa Timur) pun menyadari pola pikir ini ketika mereka memutuskan untuk bergabung, berjuang bersama Pemerintah Republik Indonesia di masa perang.

Bung Karno, ketika pidato 1 Juni 1945 pun juga menyadari bahwa Islam tidak lepas dari politik. Dalam pidato tersebut ia mengatakan, "Jikalau memang kita rakyat Islam, marilah kita bekerja sehebat-hebatnya, agar supaya sebagian yang terbesar daripada kursi-kursi badan perwakilan rakyat yang kita adakan, diduduki oleh utusan-utusan Islam. Jikalau memang rakyat Indonesia rakyat yang bagian besarnya rakyat Islam, dan jikalau memang Islam di sini agama yang hidup berkobar-kobar di dalam kalangan rakyat, marilah kita pemimpin-pemimpin menggerakkan segenap rakyat ini agar supaya mengerahkan sebanyak mungkin utusan-utusan Islam kdalam badan perwakilan ini.".

Jadi himbauan melepaskan agama dari politik, dalam masyarakat Islam adalah himbauan ahistoris, himbauan yang tidak memahami ajaran Islam.

Nah, terkait pemilihan pemimpin,
tak perlu dikhawatirkan. Umat Islam sudah menyepakati dalam bentuk undang-undang bahwa tidak ada persyaratan agama sebagai calon pemimpin dan pemimpin dipilih rakyat. Perkara apakah rakyat memutuskan apakah awliya itu berlaku dalam konteks pemimpinan modern, serahkan pada rakyat. Nahdlatul Ulama, salah satu ormas Islam yang memiliki massa besar, membuka kemungkinan non-muslim menjadi pemimpin walau dengan syarat kekhususan yang ketat. Partai Keadilan Sejahtera, salah satu partai Islam, sudah pernah mencalonkan kandidat non-muslim.

Narpati: Terus kamu rela Jakarta dipimpin Anies?

February 20, 2017 10:13 AM

"Setidaknya, yang memilih Anies tidak fanatik, tidak 'pejah gesang nderek Anies', tahu rekam jejak inkonsistensi-nya Anies. Jika kelak ia dikritik, tidak akan ada pasukan buzzer atau relawan yang melakukan propaganda membohongi publik dengan cantik. Akan lebih mudah mengritik Anies daripada mengritik Basuki, sang manusia setengah dewa yang 'tak-pernah-salah'. Indonesia sudah pernah dua kali mengalami masa diktator penuh propaganda dengan para pecintanya yang setengah mati membela sang junjungan. Jakarta gak butuh pemimpin kharismatik. Jakarta gak butuh pemimpin yang penuh pesona menyihir para pecintanya. Jakarta gak butuh pemimpin yang berhasil menumpulkan hati para warganya karena keahliannya menampilkan data-data dan foto-foto kota yang cantik dan menawan"



PS: putaran kedua kemungkinan besar saya tak memilih karena satu dan lain hal.

February 12, 2017

Tya: Jika aku jadi orang jakarta part 2

February 12, 2017 10:46 PM

Seriusan tangan saya gatel banget pingin ngeluarin uneg2 ini...

Seiusan ini medsos isinya udah kayak perang dunia maya haha...

Oke, kalau saya lihat ada 2 kubu utama di Pilkada DKI ini
1. Pro Ahok
2. Asal bukan Ahok

Perangnya terutama antara paslon 2 dengan 1 dan 3

Sebagian besar Pro-Ahok karena memang merasa Ahok itu the best governor sepanjang masa (katanya selain Bapak Ali Sadikin).
Katanya sejak Ahok memimpin buaaanyak banget perubahan di kota jakarta ini...
Okeh catet.

Sedangkan kubu ke-2, sebagian besar terbagi lagi menjadi 2 tipe:
1. Muslim Yang mendasari karena keimanan kepada Perintah Allah yang dipercayai memang melarang memilih pemimpin non-Muslim (salah satunya QS. Al-Maidah ayat 51)
2. Non-muslim atau sebagian muslim yang karena emang 'sebel' banget sama 'attitude' nya Ahok terutama lisannya + masalah reklamasi + penggusuran + kasus sumber waras + dan beberapa kasus lainnya

Kemudian terjadi perdebatan terutama karena Perbedaan Penafsiran QS Al-Maidah 51.
Kubu Pro-Ahok memiliki penafsirannya sendiri dengan berpegangan rujukan dari sejumlah ulama,
Begitupun Kubu Asal Bukan Ahok dengan berpegangan pada fatwa ulama yang jumlahnya (saya amati) lebih banyak daripada kubu Pro Ahok

Kemudian ada sejumlah statement dari salah satu kubu...
ahh itu mah kubu si B cari2 aja referensi dari ulama yang sepemahaman....
Laah padahal mah kubu si A juga...
Kata kubu si B jangan saklek2 banget napah...
kata kubu su A masuklah Islam secara kaffah..
terus kubu si B bilang... terus ngapain masih main2 di FB yang jelas2 punya orang kafir
terus kata si A blablablabla
terus kata si B blublublublu

terus ada lagi yang bilang.. halaah itu mah ayat cuma dipolitisasi aja...
jadi jangan salahkan Ahok saja kalau beliau bilang "Jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah 51"
karena saya rasa sebagian Muslim pun berpendapat demikian
Sebagian Muslim merasa Ayat suci tersebut cuma dijadikan alat politik aja. yang penting bukan Ahok.

Terus ada lagi yang bilang "haalaah partai X itu aja pernah kok dukung non muslim"
jadi beneran emang cuma politik aja
udah gituuu masing2 punya alasan
masing2 bisa ngeles
intinya masing2 mempertahankan pendapatnya

terus kalau saya sendiri gimana?
Saya sendiri salah satu Muslim yang diberikan pengetahuan tentang Larangan Memimpin Non Muslim itu sejak?? Yap sejak SMA, seingat saya si pas Rohis dan itu terpatri banget di otak saya sampai saat ini.
Dan saya tidak merasa perlu mencari sanggahan atas ayat ini...
Karena apalah saya ini... cuma salah satu hamba Allah yang sangat fakir ilmu gak berani teramat sangat menentang para ulama...

Eh tapi kan partai X itu pernah kok dukung non muslim.. Lah terus napah?
Emang partai X itu pedoman hidup kita?
Sabodo amat dengan kebijakan partai X tersebut...
partai X itu pun juga kumpulan manusia koks...

Lagian lihat isi partai pendukung si 1 dan 3
Banyak yang korupsi?
Laluuuuuuuu? apa iya partai pendukung 2 bersih dari korupsi? hayo hayo hayo coba hitung2 lagi..
banyak beuttt

Jadii kawan, jangan mengira kawan2 kita yang tidak memilih Ahok karena alasan menjalankan keyakinan kami terhadap Perintah Allah di QS Al Maidah 51 itu karena hanya diperalat oleh para partai politik, dibohongi...
Kamiiii cuma merasa berkewajiban untuk memilih sesuai dengan petunjuk yang kami yakini..
Bukan bukan.. itu bukan sekedar perbedaan pendapat seperti Qunut, tahlil dan sebagainya...
tapi lebih dari itu...
Kami merasa cinta kami kepada Tuhan kami HARUS JAUH LEBIH diutamakan dibandingkan Keinginan kami untuk melihat Jakarta lebih maju atau apalah sebutannya.

Karena pada akhirnya bukan Ahok atau siapapun yang membuat kami Bahagia, yang membuat kami sejahtera... Semua itu adalah karunia dari Tuhan kita.. Allah S.W.T

Dan kok pada akhirnya kita suudzon banget siik sama calon nomor 1 dan 3.
Seolah2 kalau calon nomor dan 3 itu yang memimpin, jakarta akan hancur lebur.. akan kembali banjir.. akan kembali kacau...

Terus jadii kalau aku jadi orang jakarta, akan milih siapa?
Aku akan milihhh balik lagi jadi orang Bekasi wkwkwkwkw

Udah aaahhh
Once again
Selamat memilih Hai Jakarta

Please respect each other
jauhi prasangka
jauhi kampanye hitam
jauhi bermusuhan karena beda pendapat

Semoga 15 Februari nanti aman tentram ya
Siapapun yang terpilih nanti.. ikhlas saja...
Seperti yang saya bilang di atas
"Karena pada akhirnya bukan Ahok atau Anies atau Agus yang membuat kami Bahagia, yang membuat kami sejahtera... Semua itu adalah karunia dari Tuhan kita.. Allah S.W.T"

Dan selamat libur buat saya dan semua yang tidak ikut pemilu nanti....Yeiyyyyyyyyyyyyy





January 28, 2017

Tya: Jika aku jadi orang jakarte

January 28, 2017 09:53 PM

Flashback dulu ahh...
SMP di jakarta timur, lubang buaya. Pulang pergi naik angkot 2x atau naik metromini 45.

Pertama kalinya saya pulang naik metromini sendirian itu bingung (biasanya sama temen).. bingung cara turunnya. Karena badan saya pendek, terus kan penuh yaaaa. Posisi di tengah2. Jadi saya sedia apa? Penggaris buat diketrok2 ke atap metro mini.. itu pun akhirnya dibantuin penumpang lain, krn ketrokan saya nyaris tak terdengar. Saking malu dan takutnya haha

Dari pondok gede ke lubang buaya, macetlah namanya juga lubang buaya banyak banget sekolah negeri. Turun di lubang buaya, jalan kaki lumayan lah lebih dr 1km. Kecuali kesiangan naik ojekk.
Ehya ongkos saya saat itu cuma 5rebu. 2ribu PP metromini.sisanya jajan esteh di kantin.

Terus SMA jakarta lagi. Sama2 jaktim tapi sebelah kanan kalau dr pondok gede. Naik angkot cuma sekali. Tapii ya karena kalimalang itu jalur utama menuju jakarta sono (red:pusat dan sekitarnya) jadi jalurnya ruarrr biasaa macetnya. Apalagi dg saya yang suka kesiangan karena begadang belajar malamnya #ciyeeeeh

Terus selesai kuliah langsung kerja. Di mana? Jakarta lagi, tapi BARAT. Di Roxy! Lokasi yang bikin hampir semua otang berfikir kerjaan saya itu jaga counter handphone haha. Halo dee, wilmar dan bos hendi :)
Dan ini supperrr sekaliii.. yap perjalanan mulai dari kalimalang (timur), lewatin dulu jakarta pusat, terus baru dah sampe jakarta barat. Berapa jam kawan2? Berangkat jam 6 sampe jam 9. Wkwkwk
Udah gitu mostly saya berdiri di dalam bis yg terkenal banyak copetnya..

Ini nih bis 212 :


Di sana hanya 2 bulan... Krn gak kuat perjalannya, meskipun ke kantor cuma seminggu 3x.

Terus dari barat pindah lagi ke??
SELATAN. Daerah fatmawati. Kali ini perjalanan melewati sisi kiri pondok gede seperti saat SMP. Naik angkot 2x lanjut kopaja yang subhanallah udah kayak pepesss. Itu naiknya harus berjuang, lari2an. Turunnya juga berjuang, krn padatnya bis.
Gak lama kantornya pindah ke daerah buncit. Sama2 jaksel. Kali ini ada 2opsi. Naik angkot lewat jalur kiri 3x plus kopaja 1x atau lewat jalur kanan naik angkot 1x plus busway transit 1x. Hemat sih jalur kanan. Tapiii harus siap dengan antrian busway yang suka bikin emosi jiwa raga.

Terus lepas 2,5 tahun sempet rehat dulu karena menikah. Lelah ceritanya..
Jadi freelance, sempet bulak balik ke ciputat jaksel menjurus tangerang. Sampai akhirnya direkrut lagi dan balik kerja kembali di SELATAN jakarta yaitu pasar minggu. Kali ini karena sudah menikah, jadi seringnya diantar jemput suami di sebagian rute perjalanan. Pake? Motor donks.

Teruss 1,5 tahun kemudian pindah ke? PUSAT dooonk haha udah 4 bagian jakarta nih.
Sudirman. Kalau denger kata jalan sudirman tau dong kayak gimana?
Begitulahh.
Terus ternyata bisa lewat kuningan.
Tapi ya tetep lah... Tau sendiri kan kuningan kayak gimana apalagi dulu itu jalan layang belum jadi pan.
Sekarang sih katanya udah lancaran yak haha.

Terus gak lama kemudian kantornya pindah ke??? UTARA!!! Yeiyyyy lengkap udah 5 bagian jakarta.
Karena perusahaan perkapalan dimana operasionalnya ada di priok sana. Yaa wajar dong pindah.
Sampai akhirnya aku pindah rumah ke bekasi sini. Bekasi timur mendekati cileungsi yang kata sebagian tamu yang pernah cari jalan ke rumah, "ini beneran masih Indonesia?" Ettt dahh.. bukan! Ini di planet galaksi lain haha

Jadi awal2 pindah, qadarullah suami juga pindah ke priuk, jadi bareng naik motor. Dan kerjaan kita setiap perjalanan ya kayak Dora the explorer. Baca peta (google maps). Cari jalur terdekat yang ujung2nya tetep 2,5 jam perjalanan naik motor!
Gak lama suami balik lagi ke jaktim, lalu saya bisa tidur di bis telolet om :D

Gak lama saya resign, krn kondisi kantor yang lagi down pula.
Terus saya lelah.
Jadi freelancer duluu..
Sampai akhirnya sempet 1 bulan kerja di deket rumah, lalu balik lagi freelance sempet bolak balik lagi jakarta utara ketemu client. terus hamil anak ke2, terus menolak sejumlah tawaran kerja di jakarta karena saya sudah ill-feel berat sama perjalanan ke jakarta.

Dan Alhamdulillah sudah 1 tahun ini Allah menakdirkan saya kembali kerja di lokasi yang hanya berjarak 2km dari rumah (10 menit dari rumah). Www.portcities.net (note: banyak lowongan lhoo ;) )

Terus jadi relasi judul dengan isi ceritanya apa nih?
Yang jelas saya lagi pusing baca linimasa media sosial ttg pilkada DKI ini. Semoga cepet selesai deh ..
Saya bingung dengan semua konten media. Baca media A dukung 1, yang lain dukung 2 dan 3.
Belum lagi perdebatan antara fans, hatters, buzzers dan penonton lain yang bukan warga jakarta sebenere.
Panas beutttt

Sedangkan saya pribadi udah jarang lewat jakarta. Terakhir ke selatan. Itupun skrg udah gak naik angkot2an lagi. Tapiii thanks to all transportasi online.
Denga Grabbike, saya bisa 1,5 jam dari rumah ke fatmawati. Yang gak mungkin tercapai kalau naik angkutan umum.
Kalau lagi gak terburu2 bisa naik grabcar terus tidur tenang tanpa dibayangi argo haha.
Jadi kalau tanya pendapat saya tentang jakarta apakah ada perubahan semenjak era ahok? Gak tau juga ... Maafken.

Udah lama gak naik busway. Terakhir naik busway sebelum era emoney. Dan belum rasain nungguin busway lebih cepet. Terakhir ke terminal pulo gadung tetep semrawut dan bau pessiiing hweek...

Kalau kereta? Lha itumah semenjak era bapak jonan udah oke.

Taman2? Gak tau juga.
Contoj BKT? Sejak era sutiyoso udah kami lewatin di perjalanan menuju jakarta utara...

Apalagi yaa...
Ya karena selama perjalanan seringnya tidur jadi gak tau juga deh haahahah
Kalau birokrasi?
Ya gak tau juga gak pernah ngurus adm di jakarta kan?

Sungai?? Hmm sebagian yang saya lewati memang sudah bersih, meskipun ttep bau..

Mungkin kapan2 kalau lewat sungai di pinggiran manggarai saya mau update lagi. Dulu si parah beutt... Mudah2an udah bagusan ya sekarang?

Yang jelas yang saya tahu penduduk jakarta ini sedang panas bangettt.
Perasaan dulu pas pemilihan walkot bekasi gak segitunya. Adem ayem aja... Tau2 udah kepilih aja...

Jadi jika aku jadi orang jakarte? Alhamdulillah bukan..
Saya mau jadi orang bekasi aja...
Kalau disuruh pindah mending ke? Bandung ketemu kang emil.
Atau ke jambi ketemu bang Zumi. Wkwkwk
Atau ke???? Entahlah saya mah kuper taunya itu2 ajaa haha

Jadi selamat memilih Hai Jakarta, semoga yang terpilih nanti bisa amanah dan membawa kebaikan bagi warga Jakarta dsk. Aamiin

Dan Salam damai ;)

posted from Bloggeroid

January 27, 2017

Narpati: Paradigma Pelebaran Sempadan Kali Dalam Kota

January 27, 2017 09:09 AM



Bolehkah saya iseng ngobrolin kali walaupun saya sebenarnya gak punya ilmunya?

Dahulu, saya sering tidak mengerti dengan Komunitas Ciliwung (ini beda dengan Ciliwung Merdeka-nya Romo Sandyawan yah) yang terus-terusan mengritik tentang pembangunan turap (beton) di sekitar kali.

Nah, ternyata, katanya di beberapa negara maju memang sudah mulai berubah paradigma-nya. Kalau kalian ingat debat (non-resmi) cagub yang pertama, si Nirwono Joga si panelis mengritik Basuki di situ. Dia bilang, sekarang itu, trend-nya bukan mengalirkan air secepatnya ke laut melainkan bagaimana kota menampung air sebesar-besarnya ke dalam tanah.

Benar, salah satu penanggulangan sungai adalah penataan sungai dan baik model turap + jalan inspeksi maupun model alternatif yakni pelebaran sempadan, ada kemungkinan melibatkan pemindahan penduduk dari pinggir kali (ntar dijelaskan nanti).  Namun sekarang kita bicara tentang pelebaran sempadan.

Nah, salah satu yang mulai  menerapkan paradigma itu adalah Singapura, dengan Taman Bishan Ang Mo Kio di sekitar Sungai Kallang. Berikut adalah sketsa menunjukkan pelebaran sempadan alih-alih menggunakan turap.





Dan berikut adalah tampilan Sungai Kallang sebelum dilakukan perubahan paradigma tadi:


Dan berikutnya adalah tampilan Sungai Kallang setelah diterapkan perubahan paradigma. Bisa dilihat, sungai jauh lebih 'normal' dan lebih alami.




Pertanyaannya, kalau ada luapan air sehingga banjir bagaimana bentuknya?


Saya yakin, yang terpikir pasti adalah "yah.. kok tetap banjir? Kenapa tidak buat tanggul yang tinggi?"

Sebenarnya, banjirnya sudah diantisipasi... ada penanda merah untuk batas.



Jadi apakah keunggulannya memperlebar sempadan alih-alih menggunakan tanggul?
Walau sebenarnya sama-sama untuk menanggulangi air sungai yang meluap, model memperlebar sempadan ini :

1. ramah terhadap ekosistem. Di Taman  Bishan Ang Mo Kio , biodiversity (keanekaragaman flora dan fauna) meningkat 30%. Telah muncul beberapa hewan di sekitar sungai.

2. Tak ada ancaman tanggul jebol seperti yang beberapa kali terjadi di Jakarta tahun lalu. (daripada capek-capek teriak "sabotase! sabotase!")

Sekarang lihat lagi foto banjir terbaru di taman.



Itu tampilan "banjir" di Taman Bishan Ang Mo Kio beberapa hari lalu. Perhatikan, jembatan masih berfungsi karena memang sudah diperkirakan luapan airnya.

Semua foto-foto di atas berasal dari http://mothership.sg/2017/01/heres-why-you-shouldnt-be-alarmed-by-pictures-of-flooding-in-bishan-ang-mo-kio-park/


Nah, kalau Ciliwung Merdeka (sekarang kayaknya jadi Forum Kampung Kota), idenya nyeleneh, nimbrung dari paradigma tadi. Seperti yang kubilang, untuk ide tadi, mau gak mau rumah di pinggir kali pun harus digusur. Namun kawan-kawan Ciliwung Merdeka yang anti penggusuran mencoba berkompromi dengan paradigma baru ini.

Model mereka agak mirip rumah panggung. Ketika banjir, ya biarkan kebanjiran.


Sebenarnya, ini yang dimaksud dengan "kota apung" versi Agus Harimurthi Yudhoyono walaupun istilah "apung" itu menyesatkan.

Setahu saya, konsep ini belum diterapkan di kota manapun, setidaknya, belum diterapkan pada air yang mengalir.

Tentu saja masih bisa diperdebatkan seperti... adakah landasan hukum yang membolehkan bangunan permanen di atas sungai.


Untuk lebih tahu tentang versi Ciliwung Merdeka (tampaknya sekarang sudah menjadi Forum Kampung Kota ya?), bisa lihat
https://medium.com/forumkampungkota/kampung-susun-manusiawi-kampung-pulo-4eb363c74b31#.sxf2kfvy7


Saya baru mengetahui, ternyata Ridwan Kamil diam-diam juga sedang tertarik dengan konsep itu. Ada kawan yang menyuruh saya mengintip Instagram beliau.



Penjelasan Kang Emil:
"Bulan ini sudah dimulai lelang beberapa proyek danau retensi utk menangani banjir Pagarsih dll. Ini adalah danau retensi di area Sirnaraga. Jika kemarau jadi lap olahraga warga, jika musim penghujan menjadi parkir air sungai Citepus. Doakan lancar agar tengah tahun sdh selesai. Nuhun. *jika kolamnya penuh dgn lumpur, cocok buat membuang mantan."

Bisa dibaca di https://www.instagram.com/p/BPbcx04AJQ2/


Konsep Kang Emil, sedikit mengingatkanku pada rencana di Kopenhagen.


bisa dilihat di: http://citiscope.org/story/2016/why-copenhagen-building-parks-can-turn-ponds

Saya agak penasaran, terbuat dari apa ya  alasnya? Kalau di Kopenhagen, nantinya ada alat pompa yang penggeraknya adalah energi anak-anak (yup... Perbudakan Anak-Anak versi modern ! ☺☺☺☺☺)

Hmmm... mungkinkah untuk konsepnya Ridwan Kamil alas-nya pakai material semacam ThruCrete, beton yang bisa menyerap air? Bahan ini digunakan untuk pembuatan trotoar di Melawai.


Cukup sekian saja ngobrolin kalinya.


January 26, 2017

Tya: MPASI nasi tim bumbu dapur

January 26, 2017 11:32 PM

Siapa siik yang gak sedih kalau anak tiba2 ogah makan...
Makan baru berapa suap udah ngamuk...

Ya ini Si Salman, sejak sakit demam nyaris seminggu karena batuk pilek, nafsu makannya jadi menurun.

Jadi saya berusaha ubah ubah menu.
Segala rupa, diblender emoh, dibuat tim aja juga gak banyak, dipisah juga gak banyak, dikasih kuah juga cuma dikit terus aku puuuusyyyiiiiiiing

Udah gitu kakaknya Sahal juga suka mood2an makannya. Kalau gak mau ya gak bisa dipaksa, tapi giliran nafsu makan meningkat langsung deh sehari bisa lebih dari 3x.

Tapi Salman lagi suka banget sama nasi putih doang. Gak ditim, apalagi dblender.
Jadi kalau aku dan kakaknya makan, dia minta nasi... Dan itu banyak.
Udah aku coba cocol pake lauk/sayurnya tapi baru dikit udah ogah.

Jadi muter2 otak, terus ya bikin salah satunya resep ini nasi tim beraroma. Halah apalah namanya
Intinya
- nasi + air + batang sereh digeprak + daun salam + parutan wortel + potongan tahu sutra

Niatnya tambahin ikan kembung, tapi belum matang pas jadwal sarapannya

Suer baunya kayak nasi uduk gitooh haha tapi tanpa garam ya..

Alhamdulillah pagi makannya lahap, sisa 1 sendok aja.
Bekal siang juga habis.
Malam karena udah sempet makan nasi duluan, jadi gak habis tapi lumayan lah lebih dari setengahnya

Dan rasanya ituuu super happy banget kalau anak lahap makan

Iya kan emak2???

Udah ah sekian
Ini penampakan nasi timnya


Note: makan pakr piring biasa?
Yoa! Terakhir makan pake mangkok dan sendok bayi langsung ditolak. Giliran ditunjukin piring beling, langsung semangat. Haha anak kecill


Tuh bocahnya... Ngeblur fotonya sik

posted from Bloggeroid

January 23, 2017

Narpati: Meragukan Tulisan Selamat Genting Republika Tentang Tentara India Non-Muslim

January 23, 2017 06:46 PM

Agak terkejut membaca tulisan di Republika yang di-forward teman karena bertentangan dengan beberapa cerita sikap pasukan India yang saya dengar di berbagai cerita. Tulisannya cukup panjang tetapi saya ambil satu bagian saja untuk membuktikan bagaimana tulisan di Republika menampilkan versi yang berbeda sendiri yakni versi Republika terang-terangan mengatakan "India non-Muslim" sementara versi-versi lain tak pernah menyatakan demikian.
Kesimpulan sementara, saya sangat meragukan versi jurnalis senior Republika ini bukan sekedar saya tak menemukan versi bagian cerita yang sesuai dengan tulisannya, namun keseluruhan temanya pun bertentangan dengan semua cerita tentang tentara India yang pernah saya dengar. Tema tulisannya bahkan bertentangan dengan akhir tulisan si Jurnalis sendiri yang mengakui bahwa India pernah mengusir kapal-kapal Belanda dari pelabuhannya untuk sebagai bentuk solidaritas terhadap Indonesia.

1. Versi Selamat Ginting, Jurnalis Senior Republika 23 Januari 2017:
Pada saat itu di rumah Tabib Sher sedang berkumpul beberapa orang serdadu Pakistan. Seketika pasukan Pakistan segera meluncur dan memerintahkan tentara NICA agar menyingkir. Kedua serdadu sudah dalam posisi ‘steeling’ dan mengokang senjata. Posisi tentara India Muslim itu lebih menguntungkan, karena mengepung pasukan NICA dari India non-Muslim. Pasukan India non-Muslim itu pun akhirnya keluar dari rumah dokter Soeharto. Nyawa Sukarno yang sudah di ujung tanduk itu, terselamatkan.

2. Versi Roso Daras (seorang fans Soekarno) di blog pribadi 1 Juni 2009:
Peristiwa itu, sontak menggegerkan masyarakat yang melihatnya. Kabar tersebar begitu cepat, laksana tertiup angin. Salah satu menerima kabar adalah Tabib Sher, seorang tabib asal India yang membuka praktek di Jl. Senen Raya, tak jauh dari Jl. Kramat Raya. Kebetulan, saat kabar diterima, di situ tengah berkumpul para serdadu Sekutu yang beretnis India muslim.
Tabib Sher yang memang pro kemerdekaan Indonesia, dan juga pendukung Sukarno, kontan mengajak para serdadu Sekutu India muslim dan sejumlah pejuang, menuju TKP (tempat kejadian perkara). Terjadilah pemandangan sengit, ketika tentara Sekutu India Muslim menodongkan senapannya ke arah rekan tentara Sekutu gabungan Inggris dan Belanda. Tentara Nica Sekutu diperintahkan meletakkan senapan dan mengangkat tangan. Perang mulut tak terhindarkan. Nica semula bersikukuh hendak menghabisi, setidaknya merangsek Bung Karno sebagai “musuh nomor satu” Nica.

3. Versi Zahir Khan saat diwawancara Inti Jaya News (terverifikasi secara administrasi di Dewan Pers) 7 Juni 2015:
Begitu tahu tentara muslim asal Pakistan yang sedang kumpul di rumah Tabib Sher di Senen langsung mengajak teman-temanya yang lain untuk menolong Bung Karno maka terjadilah perdebatan seru antara serdadu Nica yang menodongkan senjata kepada Bung Karno dengan pasukan muslim dari Pakistan yang jumlahnya jauh lebih banyak sambil mengarahkan laras panjang ke tentara Belanda. Meskipun tentara Nica mengatakan Bung Karno adalah musuh,tentara muslim tetap memerintahkan agar tentara Nica meletakan senjata dan mengangkat tangan kalau tidak menurut akan ditembak habis akhirnya serdadu Nica mundur ambil memaki-maki. 

4. versi Zahir Khan yang dikutip situs Majalah Fakta (terdaftar di Dewan Pers tetapi belum terverifikasi faktual dan administrasi) 8 Maret 2014:
Pada saat itu di rumah Tabib Sher sedang berkumpul beberapa orang serdadu Pakistan dan kemudian langsung diajak menuju rumah Dr Soeharto. Sementara itu di tempat kejadian, serdadu NICA telah pasang steeling dengan senjata ke arah mobil Bung Karno. Maka terjadilah perdebatan seru antara pasukan Pakistan melawan pasukan NICA. Pasukan Pakistan memerintahkan tentara NICA agar menyingkir, akan tetapi serdadu kolonial itu menjawab bahwa Soekarno itu musuhnya. Maka serdadu Pakistan juga pasang steeling dan mengokang senjata. Akhirnya serdadu NICA mundur sambil memaki-maki serdadu Pakistan. Pada kesempatan itu Dr Soeharto keluar rumah menuju Bung Karno, lalu membimbing sang proklamator masuk ke dalam rumahnya.


Sekedar catatan,
saya tidak meragukan dukungan Pakistan, tetapi saya meragukan bagian dari tulisannya yang membahas sikap India kecuali di bagian akhir.

Rujukan: 


3. http://ijn.co.id?p=1011 (dicek 23 Januari 2017)


January 18, 2017

Narpati: Anomaly in "Repackaging" Jar from SpringBoot Maven Plugin

January 18, 2017 03:08 PM

Springboot Maven Plugin by default, should automatically rewrite Manifest in packaged jar as stated in http://docs.spring.io/spring-boot/docs/current/maven-plugin/usage.html

The original (i.e. non executable) artifact is renamed to .original by default but it is also possible to keep the original artifact using a custom classifier.
The plugin rewrites your manifest, and in particular it manages the Main-Class and Start-Class entries, so if the defaults don't work you have to configure those there (not in the jar plugin).

However, I found case where when I called maven "clean install", it didn't repackage the jar and did not rewrite the Manifest either. Thus, the jar being built was not executable."

The solution is by manually called "spring-boot:repackage" right after "clean install". So instead of maven "clean install", I call maven "clean install spring-boot:repackage".

You can read more about spring-boot:repackage in http://docs.spring.io/spring-boot/docs/current/maven-plugin/repackage-mojo.html.

I haven't found the exact reason why a simple maven "clean install" didn't work but at least now I got the work around.

Narpati: Program Kampanye Pasangan Calon No 3 Anies - Sandiaga

January 18, 2017 02:53 PM


UPDATED:
saya ternyata terlalu malas menyalin-rekat.
Tetapi untuk program Anies, silakan ke situs kampanye resmi mereka  di:



Daftar isi:
1. Kontrak politik dengan Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu
2. KJP Plus
3. Wira Usaha
4. Kepulauan Seribu
5. Perempuan
6. Perumahan

Kontrak

KONTRAK POLITIK CALON GUBERNUR DKI JAKARTA PERIODE 2017-2022
ANIES BASWEDAN DAN SANDIAGA UNO

Pro Rakyat Miskin, Berbasis Pelayanan, dan Partisipasi Warga untuk Jakarta Beradab
1. Pemenuhan dan Perlindungan hak-hak Warga Kota meliputi:
a. Melegalisasi kampung-kampung yang dianggap ilegal
Kampung-kampung yang sudah ditempati warga selama 20 tahun dan tanahnya tidak bermasalah akan diakui haknya dalam bentuk sertifikasi hak milik;

b. Pemukiman yang kumuh tidak digusur tapi ditata seperti (Kampung Tematik, Kampung Deret, dll)
Pemukiman kumuh yang berada di atas tanah negara (BUMN) akan dilakukan negosiasi yang melibatkan masyarakat. Gubernur akan menjadi mediator supaya warga tidak kehilangan hak atas Tanah sesuai UUD 1945 & UUPA 1960.

c. Perlindungan dan Penataan ekonomi informal: PKL, Becak, Nelayan Tradisional, Pekerja Rumah Tangga, Asongan, Pedagang Kecil, dan Pasar Tradisional

d. Tetap mempertahankan kebudayaan dan kearifan lokal yang sudah ada dan tumbuh di kampung-kampung Jakarta

2. Mengkaji ulang dan merevisi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Provinsi DKI Jakarta dalam hal zonasi peruntukan yang sudah menjadi perkampungan tidak berubah fungsi menjadi pusat perniagaan, apartemen, taman terbuka hijau, dll. Lebih mengutamakan kepentingan warga masyarakat yang menghuni lebih dari 20 tahun.

3. Keterbukaan dan penyebarluasan informasi kepada warga kota.



KJP Plus
ANIES [7 November Twitter]:
Selamat siang, Teman2. Mulai hari ini sampai 23 hari ke depan, saya akan twit Janji Kerja Anies-Sandi untuk kt kaji, diskusi & perdebatkan.

Janji Kerja ini bukan dalam arti konvensional di mana kandidat ucapkan saat kampanye lalu semua menanti realisasinya sesudah menang.

Tapi Janji Kerja ini kami tawarkan utk jadi ikrar bersama antara kandidat & warga, jadi agenda kerja bagi kita smua sebagai pelaku proaktif.

Janji Kerja tidak tempatkan warga sebagai objek tapi sebagai subjek #MajuBersama. Karena Pilkada bukan kisah tentang Anies-Sandi tapi tentang hikayat semua warga.

Untuk hari pertama ini, kami tawarkan janji kerja Kartu Jakarta Pintar Plus utk Semua. Silahkan disimak.

[23 Janji Kerja Anies - Sandi
Kartu Jakarta Pintar Plus untuk Semua!]


[ Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun), yang juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B, dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren, dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu ]

Analisis kami thdp kondisi KJP saat ini dan terobosan yg kami tawarkan utk #KJPPlusAniesSandi bisa dilihat sbg berikut:

[KEADAAN SAAT INI
* Saat ini KJP hanya menyasar anak-anak yang sudah ada di sekolah. Sedangkan untuk anak yang tidak sekolah belum menerima manfaat KJP,

* Angka Partisipasi Murni tingkat SMA sederajat di DKI Jakarta adalah 65% (Neraca Pendidikan Daerah). Ini artinya ada sekitar 35% anak-anak usia SMA di DKI Jakarta ( yang seharusnya berada di bangku sekolah ) yang tidak bersekolah,

* Dengan bentuk kartu elektronik, KJP masih belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai alat transaksi non-Tunai. Fitur yang saat ini tersedia hanya gratis naik Trans-Jakarta di jam-jam tertentu,

* Tidak semua belanja pendidikan menggunakan transaksi non tunai,

* Pemprov menolak penggunaan KIP di DKI Jakarta. Artinya anak-anak yang tidak sekolah (putus sekolah atau tidak pernah sekolah) terlewat dari skema bantuan pembiayaan pendidikan.

TEROBOSAN YANG AKAN DILAKUKAN
1. Mengintegrasikan KJP dengan KIP terkait pendataan dan distribusi manfaat (tunai dan non tunai),

2. Meningkatkan besaran manfaat penerima KJP bagi anak yang berasal dari keluarga tidak mampu,

3. Memberikan KJP untuk semua anak usia sekolah, baik yang sudah bersekolah ataupun yang berada di luar sekolah, dan baik satuan pendidikan formal dan non-formal, termasuk paket A, B, dan C, serta pendidikan keterampilan/kursus,

4. KJP sebagai kartu elektronik diberikan kepada semua anak usia sekolah 6-21 tahun, baik mampu dan tidak mampu,

5. Bagi peserta didik difabel dan yatim, mendapatkan manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan anak,

6. memperluas fitur-fitur KJP  agar bisa digunakan oleh semua anak untuk mendapatkan akses diskon belanja pendidikan, gratis museum, dan wahana pendidikan,

7. pelaporan keuangan otomatis yang dapat dipantau oleh pemerintah, orang tua, dan anak. Hal ini untuk menyederhanakan proses pelaporan yang selama ini membebankan anak, sekolah, dan pemerintah.]

Yuk semarakkan kembali Pilkada DKI Jakarta sbg festival gagasan dan pesta demokrasi.

Wirausaha
ANIES [ 8 November Twitter ]
Siang, Teman2. Hari ini waktunya twit Janji Kerja kami berikutnya. Kali ini tentang #WirausahaAniesSandi. Untuk ini, Bang @sandiuno ahlinya.

SANDIAGA UNO [ 8 November Twitter ]

Terima kasih Mas @aniesbaswedan yang telah memberikan saya kesempatan untuk memaparkan terlebih dulu Janji Kerja Anies-Sandi yang kedua.

Pembangunan besar2an di DKI saat ini gagal menciptakan lapangan pekerjaan. Peningkatan jumlah penduduk tak diimbangi dengan aktivitas perekonomian.

Lapangan pekerjaan pun semakin semakin sempit & tak sebanding dgn pembangunan. Akibatnya, masyarakat miskin tambah miskin, yang kaya tambah kaya.

Kami melakukan sebuah terobosan utk mengatasi kurangnya lapangan pekerjaan di Jakarta. Kami menggagas program Gerakan 200.000 pengusaha baru

[23 Janji Kerja Anies-Sandi

Membuka Akses Lapangan Kerja & Membangun Kewirausahaan (Enterpreneurship)

Membuka 200.000 lapangan kerja baru,
membangun dan mengaktifkan 44 pos pengembangan
kewirausahaan warga untuk menghasilkan
200.000 pewirausaha baru, selama lima tahun.]

Bagaimana kami merealisasikannya?

[KEADAAN SAAT INI
* Rata-rata pertumbuhan PDRB per kapita DKI Jakarta selama 2011-2015 sebesar 5.08% dengan tren melambat. Ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan PDRB DKI Jakarta ADH Konstan selama 2011-2015 yang mencapai 6,22%. Hal ini menunjukkan bahwa nilai tambah ekonomi yang diterima oleh setiap penduduk semakin berkurang karena (i) peningkatan jumlah penduduk  yang tinggi, dan  (ii) pelemahan aktivitas perekonomian

* Dalam 5 tahun terakhir, kontribusi tiga sektor ekonomi utama: Industri Pengolahan relatif tidak berubah, sedangkan Perdagangan dan Konstruksi menurun.

* Penurunan ini merupakan konsekuensi dari penurunan pertumbuhan sektor ekonomi utama tersebut dan peningkatan kontribusi sektor-sektor Jasa (terutama Jasa Keuangan).

* Sektor tersier (perdagangan dan jasa-jasa) menguat, sementara sektor primer (pertanian dan pertambangan) serta sekunder (industri pengolahan, konstruksi, listrik, gas, dan air) menurun.

* Akibatnya pertumbuhan ekonomi marak di sektor informal.

* Penurunan pekerja di sektor non-tersier yang relatif lebih cepat, tidak diikuti dengan kecepatan kenaikan  yang setara pada kontribusi sektor ekonomi tersier.

* Kondisi ini menyebabkan tingkat partisipasi angkatan kerja cenderung menurun, yang berarti adanya peningkatan tingkat kesulitan angkatan kerja untuk mendapatkan pekerjaan.


TEROBOSAN YANG AKAN DILAKUKAN
Bersama-sama, kita bisa mengatasi masalah penting Jakarta ini.
Anies-Sandi menggagas beberapa program:
Gerakan 200,000 pengusaha baru, dengan cara:

1. 44 Enterpreneurship Center (di setiap kecamatan)
* Dilakukan dengan membuka enterpreneurship center di setiap kecamatan dengan spesialisasi tertentu.

* Peran pemerintah:
- mendukung modal awal
- mendukung distribusi: hasil produksi UMKM yang lahir dari enterpreneurship tersebut dibantu untuk menemukan pasar di dalam dan di luar Jakarta
- meningkatkan kapasitas pengusaha baru

2. Garasi Inovasi
* Pemprov akan melibatkan perusahaan-perusahaan dan perguruan tinggi di Jakarta untuk membuka "garasi inovasi" di setiap kelurahan;

* Di Garasi Inovasi, anak-anak muda di berbagai pelosok Jakarta dapat bereksperimen dengan berbagai alat dan benda yang dapat dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomi. Inovasi-inovasi dikembangkan untuk memberikan solusi bagi persoalan ibukota.

3. Pendampingan Perencanaan Keuangan untuk UMKN dan Pengusaha Baru
* Bantuan pro-bono bagi para pengusaha baru untuk mengelola dan merencanakan keuangan mereka, termasuk keuangan perusahaan dan keuangan pribadi.

4. Enterpreneur Mentorship
* Yaitu pelibatan para pemimpin bisnis di Jakarta untuk meluangkan waktu mereka menjad mentor bagi para pengusaha bisnis di Jakarta dengan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi

* Membantu memberikan pengetahuan, pengalaman, dan akses bagi para pengusaha muda

* Sekaligus memberi kesempatan pada para pemimpin bisnis untuk melihat mitra potensial atau calon talent untuk posisi manajerial yang mereka butuhkan
]

Kami berharap kedepan, Jakarta mempunyai pemimpin yg mampu memberikan kesempatan kerja lebih banyak sehingga pengangguran dapat berkurang.

Kepulauan Seribu
Anies Baswedan [ 9 November Twitter ]
Pada ultah Kepulauan Seribu ini juga, kami lanjutkan Janji Kerja hari ini, kali ini terkait pembangunan Kepulauan Seribu.

[Kepulauan Seribu sebagai Kepulauan Pembangunan Mandiri]

Bgmn kondisi Kepulauan Seribu sekarang? Bagaimana rencana kami menjadikan Kep. Seribu sebagai Kepulauan Pembangunan Mandiri? Ini rinciannya.

[Mengatasi kesenjangan Ibukota dengan menjadikan Kepulauan Seribu sebagai Kepulauan Pembangunan Mandiri dengan menyediakan infrastruktur, lapangan kerja, fasilitas pendidikan, dan kesehatan bagi segenap warganya dan menjadikannya sebagai pusat inovasi konservasi ekologi.

KONDISI SAAT INI
Belum ada strategi khusus dan arah perubahan signifikan terutama kesehatan, pariwisata, transportasi, dan pembangunan manusia untuk membangkitkan potensi kepulauan.

KESEHATAN
* Hanya ada 1 apoteker dan 2 dokter gigi
* Jumlah bidan berkurang lebih dari 50% (tahun 2014: 71 orang, tahun 2015: 30 orang)
* Hanya ada 1 rumah sakit dengan kapasitas 17 tempat tidur
Sumber: (BPS: Kep. Seribu dalam angka 2016)

PARIWISATA
* Kontribusi sektor Pariwisata masih rendah.
(kontribusi Pajak Hotel dan Restoran sekitar 3,29%)
* Sepanjang 2011 hingga 2015, tidak ada penambahan rumah makan dan resort (masing-masing 56 dan 8).
* Total kunjungan kawasan balai nasional kepulauan seribu adalah 17.473 orang
Sumber ( BPS: Kepulauan Seribu dalam angka 2016 dan Bank Indonesia, Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi DKI Jakarta Triwulan III-2015; diolah)

TRANSPORTASI
* Hanya memiliki 40 kapal kayu
(hanya bertambah 2 unit sejak 2011)
* Hanya memiliki 21 kapal milik pemerintah
(tidak berubah sejak 2011)
* Hanya ada 9 kapal penumpang reguler
(tidak berubah sejak 2011)
* Januari 2016 Kemenhub meresmikan kapal perintis dengan kapasitas 225 penumpang. Namun kapal ini hanya berangkat satu kali dalam satu hari.
Sumber (BPS: Kepulauan Seribu dalam Angka 2016)

PEMBANGUNAN MANUSIA
* Sepanjang 2011-2015, laju pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Seribu mengalami penurunan dari 4,28 % pada tahun 2011 menjadi 0,23% di tahun 2015.
* Indeks pembangunan manusia di Kepulauan Seribu adalah 68,84 atau berada di bawah Kabupaten Mimika (70,89), Kabupaten Jayapura (70,04)
* Presentasi penduduk miskin 11,56% (pada tahun 2014)
* Tingkat pengangguran 2015 adalah sebesar 5,51 % atau naik dari tahun 2014 sebesar 5,43 %.
* APM SMA sederajat di kepulauan seribu hanya 34,99%
* Nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) Kepulauan Seribu adalah 55,76 atau berada di bawah rata-rata nasional (56,69)
* Hanya ada 1 SMK (SMK 61 Jakarta dengan empat jurusan; akuntansi, administrasi perkantoran, Budidaya Perikanan, dan Nautika Kapal Penangkap Ikan)
Sumber: (BPS: Kepulauan Seribu dalam Angka 2016, Statistik Daerah Kepulauan Seribu 2016, Data Pokok Pendidikan 2014/2015, dan Neraca Pendidikan Daerah, Kemdikbud 2015)]



[TEROBOSAN YANG AKAN DILAKUKAN
Membentuk Desk Kepulauan Seribu yang bertujuan untuk
1. Memperkecil gap pembangunan (pendidikan, kesehatan, dan ekonomi) Kepulauan Seribu dengan kota lainnya di DKI Jakarta

2. Menjadikan Kepulauan Seribu sebagai pusat pendidikan SDM unggulan bidang pariwisata dan kelautan ; menjadikannya pusat inovasi konservasi ekologi, resort apung, yang ramah lingkungan, dan optimal dalam hasil tangkap dan budidaya perikanan

PENDIDIKAN
* memastikan semua anak sekolah berusia 6-21 tahun mendapatkan Kartu KJP Plus untuk meningkatan partisipasi sekolah.
* Mendirikan pusat-pusat belajar masyarakat melalui program Kejar Paket C dan program kursus keterampilan
* Mendirikan SMK Pariwisata dan SMK Kelautan unggulan untuk menyiapkan tenaga kerja pendukung peningkatan ekonomi Kepulauan Seribu
* Memberikan pendampingan peningkatan kualitas guru melalui program guru mentor serta peningkatan frekuensi pelatihan guru.

KESEHATAN
* meningkatkan kapasitas Rumah Sakit dengan memperbanyak jumlah tempat tidur dari 17 menjadi 150  dalam waktu 1 tahun
* Meningkatkan jumlah dokter gigi dan apoteker
* menyediakan 10 unit ambulan apung

TRANSPORTASI
* Menambah kapal reguler penumpang (Bus Laut) dari 9 buah menjadi 30 buah dengan rute terjadwal dan sering.
* Mengintegrasikan sistem pembayaran transportasi laut dengan transJakarta

EKONOMI
* Menjadikan Kepulauan Seribu sebagai pusat inovasi konservasi ekologi
* Mengembangkan resort apung yang ramah lingkungan untuk mengantisipasi terbatasnya lahan
* Mendorong peningkatan hasil tangkapan dan budidaya perikanan melalui pendampingan industri perikanan yang dikelola masyarakat lokal.]


Kami yakin Kepulauan. Seribu berpotensi jadi mandiri, tak tertinggal & brgantung pd wil Jkt lainnya. Selamat 15 tahun Kepulauan Seribu.

Perempuan
ANIES BASWEDAN [ 10 November Twitter ]
Sejarah bertutur, para Ibu buktikan bahwa mereka adalah pahlawan. Mereka tak hanya genapi takdir penciptanya, tapi jadi perempuan berdaya & memberdayakan.

Ibu adalah pejuang dan pahlawan. Maka di Hari Pahlawan ini kami umumkan pula Janji Kerja berikutnya, ttg #BERSAMAmuliakanPerempuan.

[ 23 JANJI KERJA ANIES-SANDI
MEMULIAKAN PEREMPUAN JAKARTA]


[Memuliakan perempuan Jakarta dengan mendukung Inisiasi Menyusu Dini dan ASI Eksklusif, memberikan cuti khusus bagi suami selama proses kelahiran anak, serta menyediakan fasilitas-fasilitas publik khusus seperti Ruang Menyusui dan Tempat Penitipan Anak yang dikelola secara sehat, profesional, dan bisa diakses seluruh warga ]

Mulai dr tempat penitipan anak yg terjangkau bg semua, smp cuti melahirkan bg ayah, sila simak Janji Kerja #BERSAMAmuliakanPerempuan ini:


[KEADAAN SAAT INI
TEMPAT PENITIPAN ANAK
Belum ada kebijakan Pemerintah Provinsi yang menyediakan tempat penitipan anak terjangkau bagi warga menengah ke bawah, terutama di wilayah pusat kegiatan ekonomi warga, seperti pasar tradisional dan kantor instansi pemerintah provinsi

CUTI AYAH
Wewenang pemberian cuti PNS bagi pegawai pemprov merupakan kewenangan gubernur (Pergub No. 186 tahun 1986). Namun saat ini belum ada kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait cuti untuk laki-laki yang istrinya melahirkan (paternity leave)

RUANG LAKTASI
Gubernur DKI Jakarta mengakui ruang laktasi di perkantoran masih minim. Pihaknya sekarang ini belum memberikan peraturan daerah sebagai payung hukum. Basuki baru mengeluarkan payung hukum penyediaan ruang laktasi di kantor-kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui instruksi Gubernur Nomor 112 tahun 2012 tentang Penyediaan Ruang Laktasi di Balai Kota dan Walikota

ASI EKSKLUSIF
Belum ada kebijakan khusus yang memberikan perhatian dan upaya khusus agar fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, dan rumah sakit dengan pelayanan persalinan mampu dan mengimplementasikan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM).]



[TEROBOSAN YANG AKAN DILAKUKAN
PROGRAM TEMPAT PENITIPAN ANAK
* Melengkapi pasar-pasar tradisional dan kantor instansi Pemerintah Provinsi, seperti kantor kelurahan, kecamatan, dan kantor BUMD dengan fasilitas Tempat Penitipan Anak (TPA)/daycare bersubsidi dengan harga terjangkau dan sesuai standar pelayanan minimal.

* Memberikan insentif kepada seluruh gedung-gedung kantor komersial yang memiliki fasilitas Tempat Penitipan Anak

PROGRAM CUTI ANAK
* Memberlakukan hak cuti bagi ayah pegawai pemprov (paternity leave), satu minggu sebelum melahirkan dan tiga minggu setelah melahirkan. Cuti berlaku untuk kelahiran anak pertama, kedua, dan ketiga.

PROGRAM RUANG LAKTASI
* Mewajibkan keberadaan ruang laktasi di mal dan perkantoran
* Memnberikan penghargaan bagi tempat kerja atau sarana umum yang menyediakan ruang laktasi nyaman agar mendorong jumlah karyawati yang memberikan ASI eksklusif

PROGRAM ASI EKSKLUSIF
Target: Mencapai 80% Ibu yang mengimplementasikan ASI eksklusif dalam 5 tahun
* Memberi tugas khusus SKPD Dinas Kesehatan untuk memastikan kesiapan penerapan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui
* Memperbanyak pelatihan tenaga kesehatan
* Merekrut dan menambah jumlah konselor menyusui di puskesmas dan rumah sakit
* Memberikan pelayanan 10 menit membaca Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas dan rumah sakit untuk menggencarkan sosialisasi]

Itu tadi adalah sebagian dari rangkaian janji kerja ttg perlindungan & pemberdayaan perempuan, anak & kelrg. Kami akan lanjutkan di hari2 berikutnya.




Perumahan
SANDIAGA UNO [ 11 November Twitter ]
Selamat sore Jakarta, saya & @aniesbaswedan akan memaparkan Janji Kerja kami yg ke-5: Mengatasi Besarnya Kekurangan Hunian Warga Jakarta.


[23 Janji Kerja Anies-Sandi
Mengatasi Besarnya Kekurangan Hunian Warga Jakarta

Meningkatkan Ketersediaan Hunian sesuai Kebutuhan Warga dengan mendorong inisiatif warga mengadakan bank tanah, dan mempermudah pemilikan hunian untuk warga kurang mampu melalui kredit murah berbasis tabungan.]

DKI Jakarta merupakan provinsi kedua dgn perumahan terbesar di Indonesia. Tapi, sebanyak 1,3jt rumah tangga belum memiliki rumah (BPS 2014).


[KEADAAN SAAT INI
* DKI Jakarta merupakan provinsi kedua dengan backlog perumahan terbesar di Indonesia. Sebanyak 1,3 juta rumah tangga belum memiliki rumah (BPS 2014)
* Harga tanah semakin mahal di DKI Jakarta. Harga lahan di DKI Jakarta tumbuh hingga 16% per tahun, sedangkan upah riil pekerja tumbuh di bawah 10%. Banyak pekerja kelas menengah bawah yang akhirnya harus tinggal di pinggiran DKI Jakarta.
* Hanya 51% penduduk DKI Jakarta yang memiliki rumah sendiri. Sisanya masih kontrak/sewa (34%), bebas sewa (13%), rumah dinas dan lainnya. (SUSENAS 2015)
* Para pekerja dan kelas menengah saat ini masih banyak yang kesulitan untuk membayar Down Payment (DP) apalagi memiliki rumah.]

Dulu, Jakarta diakui oleh dunia karena berhasil menata kampung melalui Program Muhammad Husni Thamrin. #Hunian3majuBersama



[ PERMASALAHAN DAN SOLUSI
1. PENATAAN KAMPUNG
PERMASALAHAN:
Dulu Jakarta diakui oleh dunia karena berhasil menata kampung melalui Program Muhammad Husni Thamrin (Kampung Improvement Program). Sekarang Jakarta dilihat dunia sebagai suatu metropolitan yang kumuh akibat inisiatif warga mengenai kampung deret tak terealisasi.

SOLUSI
* Memulai kembali program MH Thamrin Plus yang mengintegrasikan perbaikan infrastruktur dasar (saluran, infrastruktur air bersih, pengolahan sampah, dan sebagainya) dengan pemberdayaan sosial ekonomi warga kampung
* Merealisasikan kampung deret dengan melibatkan warga sejak perencanaan hingga pengelolaan]

Sekarang, Jakarta dilihat dunia sebagai suatu metropolitan yang kumuh akibat inisiatif kampung deret tidak terealisasi.


[PERMASALAHAN DAN SOLUSI
2. INSENTIF RUMAH SEWA
PERMASALAHAN:
Saat ini 47% masyarakat di DKI Jakarta masih tinggal di Rumah Sewa, baik kontrak/kost (34%), bebas sewa (13%). Namun, sebagian besar rumah sewa ini kondisinya mengkhawatirkan. Hanya sebagian kost-kostan yang memiliki fasilitas memadai, itupun harganya cukup mahal, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

SOLUSI:
Ada Program yang meningkatkan kualitas rumah sewa, yaitu:
* Bantuan perbaikan dan peningkatan kualitas rumah sewa, terutama yang berada di kawasan kumuh.
* Kemudahan pajak bagi rumah-rumah yang berada di sekitar kawasan perkantoran dalam mengalihfungsikan rumah/bangunannya menjadi rumah sewa
* Membuat sistem informasi rumah sewa berbasis aplikasi untuk memberikan kemudahan informasi ketersediaan dan harga rumah sewa serta mengawasi pengelolaannya. ]

Oleh karena itu, kami mencanangkan berbagai program, dan kami berharap program-program ini akan berjalan dengan cepat.


[PERMASALAHAN DAN SOLUSI
3. KREDIT MURAH BERBASIS TABUNGAN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN MENENGAH KE BAWAH
PERMASALAHAN:
Pekerja dan Kelas Menengah di DKI Jakarta hingga saat ini masih kesulitan membayar DP rumah (30% dari harga rumah). Sehingga mereka kesulitan untuk memperoleh KPR dari Bank.

SOLUSI:
Mendorong Bank DKI untuk mengganti persyaratan DP dengan jumlah tabungan calon konsumen yang disesuaikan dengan harga rumah (misal jumlah tabungan sebesar 10% dari harga jual jumlah rumah). Sehingga calon pembeli tidak perlu mengumpulkan DP, asalkan memiliki jumlah tabungan yang cukup selama masa tertentu (misal 6 sampai 12 bulan).]

Kami akan meningkatkan ketersediaan hunian sesuai kebutuhan warga dengan mendorong inisiatif warga, mengadakan bank tanah, dan...


[PERMASALAHAN DAN SOLUSI
4. MEMPERMUDAH INVESTASI RUMAH SUSUN
PERMASALAHAN:
* Ketentuan pembangunan rumah susun yang ada pada Peraturan Daerah Provinsi DKI No 1/2014 tentang RDTR & Peraturan Zonasi saat ini sangat memberatkan bagi pengembang, karena harga lahan yang mahal dan terbatas
* Masih berbelitnya prosedur investasi bagi pengembang rumah susun

SOLUSI:
* Perlu adanya deregulasi dalam investasi rusun di ibukota, untuk mempermudah minat investasi rumah susun.
* Pemerintah secara aktif membangun rumah susun , terutama untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. ]

mempermudah pemilikan hunian untuk warga kurang mampu melalui kredit murah berbasis tabungan.


[PERMASALAHAN DAN SOLUSI
5. MENGADAKAN BANK TANAH
PERMASALAHAN:
Mahalnya harga tanah berimbas pada harga jual rumah, sehingga diperlukan intervensi dari Pemerintah untuk mengendalikan harga tanah.

SOLUSI:
Mengadakan Bank Tanah.
Bank Tanah adalah sebuah program di mana pemerintah, melalui BUMD, mengendalikan harga tanah melalui kegiatan jual beli tanah dengan pendataan administrasi, yang akuntabel untuk dimanfaatkan bagi tujuan pembangunan (termasuk untuk pembangunan hunian).
Manfaat dari adanya Bank Tanah ini  antara lain membuat harga tanah menjadi lebih murah dan memungkinkan sebagai alat mempengaruhi pola pengembangan suatu daerah.]

Kami berharap adanya peran aktif dari seluruh elemen pemerintahan, legislatif dan masyarakat untuk merealisasikan berbagai program tsb.

January 09, 2017

Tya: Update Status Terkini: Kabar Sahal, Sayyid, Salman

January 09, 2017 11:09 PM

Pertama, saya gagal melaksanakan janji saya sendiri untuk tulis blog minimal 1 bulan 1 artikel.
karena bolong di April dan Desember.

April karena lagi rusuh2nya mau lahiran dan habis lahiran baby Salman,
Desember karena lagi sibuk2nya kerjaan... lelah jiwa raga

dan sudah sekian banyak draft blog yang akhirnya gak selesai2 haha.
ntah draft ini jadi dipublish atau nggak. kalau ada yang bisa baca blog ini selain saya ya berarti berhasil dipublish hahahah. Kalau nggak ya berarti Salman bangun minta nenen, lalu saya ketiduraaan haha

Terus saya bingung mau nulis apa ini.
cuma kangen aja lah nulis blog
karena emang hobby saya nge-blog dan baca novel

tapiii novel terakhir yang saya baca kayaknya itu di malam menjelang operasi. Novelnya tere liye Amelia dan Berjuta Rasanya. cuman yang berjuata rasanya gak selesai dibaca, karena membosankan (maaf ya bang Darwis, ini buku pertama yang saya anggap membosankan, mungkin karena biasa baca full novel tebel, pas baca mini seri gini jadi aneh hehe)

terus gimana kabar anak2?
Sabtu kemarin baru bawa Sahal ke dr Apin . Sakit kah??
Sahal itu gampang banget kena batuk pilek, baru sembuh beberapa hari, gak lama kemudian mulai lagi batuk pilek...
Saya kan jadi khawatir... dan ini udah lama banget.. lebih tepatnya sejak Sahal punya adik.
akhirnya bela-belain jauh2 periksa ke dr. Apin, soalnya aku butuh pendapat yang RASIONAL.
kalau ke dr umum..  takutnyaaa langsung ujuk2 disuruh rontgen, suspect FLEK (nama lain TBC sebenarnya).
terus akhirnya dijelasin sama dr. Apin, macam2 batuk. ada batuk kronis, ada batuk akut.
batuk kronis itu diantaranya TBC, alergi, pneumonia dan apa lagi saya lupa. itu biasanya batuk gak sembuh2 disertai demam, gagal tumbuh (gizi buruk) dll saya lupa lagi. catetannya ada si disimpen, tapi saya udah malas keluar kamar
terus kalau batuk akut, ya kayak sahal ini batuk beberapa minggu, terus sembuh, batuk lagi,
dan itu biasanya hanya COMMON COLD.
dan kebetulan karena Sahal lahir prematur  bisa jadi daya tahan tubuhnya memang tidak sekuat (misal) kakaknya. jadi ketemu sama temen yang lagi pilek ya nular.

terus gimana? buth suplemen segala macam?

dr Apin bilang GAK ADA SUPLEMENT peningkat daya tahan tubuh. itu buang2 duit aja..
intinya berdamai aja... terima kondisi ini. dan berdoa kali yaa...
toh kalau lihat dari berat badan, tinggi badan Sahal itu termasuk Gizi Baik kok... semua normal.
pfiuuuhhh tenang deh..
sebelumnya dag dig dug terus.. setiap bulan harus siap2 lihat Sahal batuk2, pilek muter2 aja.. udah kenyang ditanyain sama tetangga, keluarga "Itu sahal pilek gak sembuh2 perasaan" hehe

terus ngomongin apa lagi ya..
ohya Alhamdulillah Sahal udah mulai banyak kosa katanya. karena dulu sempet panik bangett... tapi2 lagi2 belajar berdamai untuk tidak membandingkan Sahal dengan teman2 seumurannya yang udah ceriwis banget dan lancar bicaranya. karena ya semua perkembangan Sahal memang telat. gigi pertama di usia 1 tahun, jalan baru bisa 18 bulan, bahkan ubun2nya baru ketutup di atas 2 tahun.
Jadi baru bisa ngomong di usia 3 tahun lebih ini, dinikmati saja...
Belajar bersyukur, dan menerima apa adanya.
Karena kelahiran Sahal bisa dibilang anugerah banget.
Saya hamil Sahal di tengah2 kondisi paling suliiiit di usia pernikahan kami ke 4 saat itu.
Kalau roller coaster, saat itu adalah titik paling rendah dan terbalik.
Karena itu saya tidak percaya diri dengan kehamilan saat itu, karena jiwa dan raga saat itu sedang benar2 diuji.
Mudah2an dewasa nanti Sahal juga jadi anak yang 'tahan banting' untuk menerima segala ujian dan cobaan. Aamiiin

Terus kabar apa lagi?
Sayyid.. Udha tahu kan Sayyid udah kelas 1.
Ini juga tadinya mau cerita tentang sekolah Sayyid..
dulu TK nya deket rumah aja?
dulu itu kan sempet kepingin banget homeschooling, tapi sadar diri GAK JADI
terus dulu sempet kebawa juga pingin masukin di TK yang katanya keren2 (red: mahal maksudnya)
tapi aku pikir ngapain siik?
TK itu mah taman kanak2...
saatnya main2 aja sambil belajar.
karena TK nya deket, jadiiiiiii Sayyid bisa jalan kaki ke sekolah

Terus meskipun di TK diajarin calistung, tapi ya aku biarin aja Sayyid ikutin semampunya.
Jadi itu ya kenyang deh kalau dikasih laporan sama Bundanya di TK kalau Sayyid itu salah satu 'biang ribut' hahahah
disuruh nulis bilangnya capek lah ini lah itulah

tapi habis itu lari2an ke sana kemarin gak ada capeknya
belum lagi kalau Sayyid lagi marah... tersinggung dikit maraah
dan marahnya ituuuu huffffffffff (temen kantor aku tahu nih kelakuan Sayyid kalau marah hahaha)

Jadi lulus TK Sayyid baru bisa baca 2 huruf aja...
Sempet ditawarin les, karena sebagian sekolah SD di sini iniiiiii ada tes calistungnya...
terus aku bilang ke Bunda nya.. gak usah lah Bun.. biarin aja sebisanya Sayyid..
pun capek juga udah pulang jam 10, masih disuruh les juga.. oh nooooo

Ohya bahkan di TK ini ada PR nya lho
ini yang bikin senewen
aku minta Sayyid tetep ngerjain bukan karena ingin dia bisa segera calistung, tapi belajar KOMITMEN untuk lakuin apa yang janji dia kerjakan.
jadi lihat hasil PR nya yang ruarbiasaaaaaak
pas awal2 itu tulisannya bisa 5 baris sendiri. sesuka2 dia aja laah
PR nya itu susah2 lah. disuruh tulis nama pahlawan, nama alat komunikasi dll
ya ampuuuuuun?
ya nyantai aja juga siii
itu kan artinya ORANGTUA nya yang musti ngajarin sambil cerita di rumah tho hoho
jadi gak perlu lah posting keluhan macam gini di pesbuk hahahah

terus akhirnya pas mulai daftar SD.
Setelah cari2 survey ke 3 sekolah which are 2 sekolah alam dan 1 SDIT
dipilihlah SDIT Insan Madani.
Tadinya Sayyid udah kepengen bangey masuk ke Sekolah Alam Bambu Item di Villa Nusa Indah.
Sampe sana langsung happy banget dia.. iya mi di sini aja mau mau mauuu
tapi karena pertimbangan jarak dan biaya juga (hahaha tetep aja mahal thooo)
akhirnya pilih SDIT Insan Madani.
Sedangkan Sekolah alam yang satunya Sayyid kurang sreg, karena kecil sekolahnya. terus karena lokasi lumayan jauh juga siii

SD Insan Madani ini bisa dibilang semi sekolah alam juga sii
Karena ada fasilitas outbound nya di belakang hahahaha
dan karena setelah hasil nguping oobrolan emak2 tetangga yang sekoolah nya nyebar di beberapa SD terdekat, aku pikir SDIM ini yang lebih tepat.
Masih pakai Kurikulum 2013 juga, terus kelihatannya anak2 gak terlalu terbebani dengan materi pelajarannya.
sekelas cuma 25 an
dan memang MAHAL hahaha
tapi Alhamdulillah lah Sayyid ada asuransi dan biayanya pas banget sesuai dengan biaya masuknya

Dan sampai sekarang Sayyid masih terlihat happy2 aja sekolah
belum ada keinginan SERIUS untuk bolos sekolah. sedangkan pas TK sempet beberapa kali ngambek gak mau sekolah :D

nah terus gimana Syayid udah punya 2 adik
entar aja deh cerita nya lain kali aja haha

nah terus Salman gimana kabar?
seriously ini bayi paaaaaaaaaaaaaaaaaaaaliiiiiiing 'rusuh' diantara kedua kakaknya
umur 6 bulan tau2 udah bisa duduk sendiri, udah bisa merangkak, udah punya gigi 2.
sekarnag udah berdiri2 merembet di kasur
terus kalau nangissssssss bikin OTAK SAYA BEKU. karena saking kencengnyaaa...
kalau digendong gak bisa diem.
intinya paling bikin saya pegel haha

nanti kapan2 diceritain lagi deeh
ini udah jam 11
mau BAK lalu bobo

bubbyeeeeeeee
Selamat tidur


December 29, 2016

JePe: Privacy Matters!

December 29, 2016 06:41 AM


We say something about what government do would hinder privacy and people would often put their finger to us. They would ignore the issue completely. Their standard argument, "if we are a good citizen, we should not be afraid."

Well, we should!

When Government do surveillance program, there is no counter nor audit. The program usually in secrecy and it's not under any provision. We would never know when something in the system go rogue until it's too late.

Who in charge of the system? When a party with agenda got her hand on it, how can we know when it is used against the constitution?

When Government do censorship, on what basic ground would the Government screens? What is the mechanism of appealing?

Can people take an appeal without having public shaming?

Vimeo still get blocked in Indonesia.

JePe: Rohingya Revisited

December 29, 2016 06:38 AM


I thought since my last post people of the world (UN, ASEAN, etc.) had already progressing against this apartheid schemes. Well, I know that in ASEAN apartheid is not just exclusive to Burma. It is a complicated story that was built upon years of bloodshed and political struggles.

Have a friend or two who work passionately in NGOs and you'll know what I mean. Or, you could be that one friend. I can't disclose any of those apartheid schemes here because it might impact their good works or the people within those government bodies that want to change things up.

Hate is a good tool to improve people's support. It plays well to sooth anxiety in people's heart.  Trump already prove that.

Everyone, including me, is a racist. I too once think of Indian with bad attitude. Their fast talk, their stinking body and how pushy they were to me made my anxiety. Along the way, I met many more good (and great) Indians. Now, I am not even ashamed learning from them.

Assholes are inclusive everywhere, no matter what the skin tone nor the languages.

According to many citizen of Burma stated in Quora, all of those Rohingya was a Bangladeshi. To make it worst, they weren't speaking national language nor singing national anthem. Because of their low education, they are prone to do bad things that in the end made the Burmanese anxious.

Like the article in Quora said, Burma has Kamein that predominantly Islam and living integrated and well in Burma. But, these Rohingya were sought as Bangladeshi illegal migrants. You know how even US feels about immigrants.

There is also a deep political bloodshed that happened in the past that made Burmanese felt deep hatred against them. Because of this also, they mistreated Rohingya people. Two had nurtured hatred over the years and you can't expect them to sit and having a couple cup of tea and everything is rainbow and unicorns.

So, what would be the answer?
  • Educate and naturalized Rohingya people to Burma?
  • Send them back?
Even though Dalai Lama had encourage Aung San Suu Kyi to help the Rohingya, she still reluctantly do so. Her party had the same feeling like the rest of the Burmanese. It would be a political suicide given she just got her freedom back. Besides, Dalai Lama is not the leader of the Buddhism that Burma people took.

Reconsiliation takes years.

Meanwhile, here's some read.
  • http://www.newmandala.org/rohingya-stalemate-tests-myanmar/
  • http://www.mykawartha.com/news-story/6964606-myanmar-says-34-people-killed-after-they-attacked-troops/
  • http://www.aljazeera.com/news/2016/11/rohingya-muslims-flee-myanmar-crackdown-bangladesh-161117062551006.html
  • https://www.hrw.org/news/2009/11/06/refugees-australia-should-rethink-indonesia-solution
  • http://www.nytimes.com/2016/11/14/world/asia/violence-escalates-between-myanmar-forces-and-rohingya.html?_r=0 
  • https://www.hrw.org/reports/2000/malaysia/maybr008-01.htm
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Rohingya_people

JePe: That third hero that was forgotten. (Peter Norman)

December 29, 2016 06:28 AM

Hasil gambar untuk PETER NORMAN
That 3rd Person in the background of history.

Harvey Dent from the Nolan's Batman trilogy said, "...you either die a hero or live long enough to see yourself become the villain." But, a third hero in 1968 Mexico Olympic made a statement that there was a third option: "or, becomes a forgotten hero."
 
It's not a compelling option for our ego. But, religions like Christianity offer martyrdom for such cause. There is a "greater than life" purpose. To spread Good News (Gospel) and freedom. Peter Norman is one of the model for what a Christian should gives.

Salute!

Read More

December 19, 2016

Bimo: Bajak Laut dan Purnama Terakhir

December 19, 2016 04:52 PM

Novel Terbaru Adhitya Mulya Saya selalu punya masalah untuk menuliskan nama Adhitya. Pake huruf 'h' ga? Dimana letak huruf 'h' nya? Adit? Adhit? Adith? Ahhdit?? Tapi saya akui, kalau @adhityamulya adalah salah satu tokoh penulis favorit saya. Jomblo, Gege Mengejar Cinta, dan terakhir, yang bikin saya termehek-mehek saat membacanya : Sabtu Bersama Bapak. Nah, baru-baru ini penulis ini

December 09, 2016

Cynthia: blessing in disguise

December 09, 2016 01:01 PM


"Lain kali, jangan anggap remeh jatoh ya, langsung ke dokter tulang, jangan ditunda-tunda"
"Yakali dok, mosok saya jatoh langsung minta MRI, saya minta roentgen aja dibilang lebay sama temen saya, disuruh ke tukang urut aja katanya"
"Lah kalo udah begini emang temen kamu mau tukeran penyakitnya sama kamu?"
"........................................."

His words actually make sense. Padahal gue udah melakukan tahap-tahap pengobatan yang masuk akal menurut otak gue..

I went to the emergency room, instead of tukang urut. Checked.
I'm asking to have a roentgen straight after the fall. Checked.
I went to physiotherapy after that. Checked.



Gue pulang dari UGD Medistra setelah roentgen dan memastikan tulang gue gak kenapa2. Dokter jaganya pun menyarankan gue pake crutches untuk sementara, at least sampai bengkaknya hilang. Dengan berbekal obat penghilang rasa sakit, cold pack buat kompres, dan crutches ngembat dari kantor, akhirnya gue pulang dan bed rest selama 3 hari.


Hari keempat gue memberanikan diri buat turun ke bawah dan makan di mall karena gue bosaaaaan dengan makanan takeaway yang itu-itu aja. Gue kangen teppanyakinya Ichiban Sushi, hahaha.. Dan hari kelima gue dengan sok jagonya pergi ke Snappy tanpa crutches buat ngeprint kartu nama kerjaan dari kantor.


Minggu berikutnya, gue habiskan waktu gue dengan kunjungan fisioterapi. Mereka kasih gue Kinesiology Taping, macam aksesoris aja di kaki gue. They said it used to reduce the swollen and ease the pain. Entahlah tapi gue gak merasakan perbedaan apa2. Bahkan treatment fisioterapi yang ngefek banget pas nyembuhin sakit leher gue, berasa gak ada gunanya pas dipake di kaki.


Di momen ini mulailah orang pada komen. Udeh lah diurut aja. Takut banget ama sakit. Sakit bentar abis itu langsung sembuh kok. Daripada semingguan ngantor jalan pincang susah kaya gitu.

I have an unpleasant experience with tukang urut. Bukannya gue gak suka diurut ya, gue malah doyan pake banget, sebulan sekali minimal dateng ke tukang urut buat ngilangin pegel. Tapi kalo untuk urusan penyakit, gue gak percaya mereka punya pengetahuan yang cukup mengenai organ dalam (tulang, sendi, otot, ligamen dkk) sebaik dokter. Ankle kaki gue pernah kena juga dulu waktu kecil jatoh, trauma gue ke tukang urut, kelar diurut yang ada malah jalan gue gak normal dan kaki gue gak bisa ditekuk dengan leluasa. This time I stand with my own choice. Biar orang mau bilang apa terserah, gue kagak mau ke tukang urut!

Setelah seminggu fisioterapi gak kelar bengkak gue, sang terapis maksa gue ke dokter Ortopedi. In this case, dokter bedah tulang. Jeng jeng jeng jeng, alamakjan lebay amat keseleo doang sampe ke dokter spesialis. Tapi secara dibayarin kantor ya udah lah ya. Sempet melongo pas liat bill-nya, secara Medistra itu suka sadis ya kalo masalah harga, tapi karena hati gue udeh tertambat disini gue gak bisa ke lain hati.. *haseeek*

Seperti biasa, gue gugling sang dokter Ortopedi, soalnya walopun gue udah reserve dari 2 hari yang lalu, antrian gue No. 49 bok! Kepo dong gue kok ni dokter ngeheits banget. Wrong move sistah! Si dokter yang mukanya waktu masih muda mirip Lee Kwang Soo ini (iyeeee, gue kebanyakan maraton Running Man, aaaaaakk!!) menikah sama wanita yang sukses bikin gue merasa kayak remahan sari roti yang abis diinjek trus gak dibayar sama orang-orang diluar sana. Si bu dokter ini, mantan gadis sampul tahun 1981, dikasih gelar kebangsawanan sama keraton Surakarta dan honorary consul dari negara luar. Gak cuma itu, dia itu juga direktur di sebuah perusahaan yang lumayan terkenal dan pemilik cafe yang besar juga. Gak cuma itu, anaknya pembalap bo, dan lumayan berprestasi sampe diwawancarain sama Kompas segala. Huft, awesome people attracts each other ya. Apalah aku ini..

Ketemu sang dokter, abis lah gue dimarahin. Aselik ni dokter galak pake banget.

Udah tau kaki bengkak ngapain kamu masih jalan-jalan mondar mandir kayak gini, gak pake kruk lagi. Jatohnya udah dua minggu terus kamu baru ke saya sekarang? Ini kaki enggak diurut kan? Kaki bengkak tuh enggak boleh dipake jalan apalagi diurut.

Untung gue gak kasi tau doi kalo gue pulang pergi ngantor naik kereta plus kopaja. Bisa dijeblosin gue ke lubang penistaan tulang yang terdalam.

Akhirnya sang dokter nyuruh gue MRI. Gue langsung ngeriiiii, udeh berpikiran yang enggak2 dah pokoknya. Sebenernya kengerian terdalam karena gue gak yakin limit CC gue masih menyanggupi buat bayar, dan CC gue yang limitnya lumayan, gue sengaja tinggal di kamar karena gue ngeri kebobolan. Bener aja dong abis nggesek hari ini, CC gue langsung overlimit. Untung bayar MRI-nya bisa besok. Gilaaaaa, mahal bet dah ni Medistra, ckckckck..

Besoknya gue balik lagi buat MRI, ni ruangan dinginnya kayak masuk kulkas. Gue gak boleh gerak sama sekali selama 40 menit dan alatnya ampun dah berisik banget walopun udah pake headphone kedap suara dan diputerin lagu. Untung cuma kaki doang yang di-scan jadi badan gue masuk ke alatnya cuma sampai perut doang. Yang punya claustrophobia pasti gak bakal bisa masuk di ni alat. Ngeri bok.
 


Vonis sang dokter cukup bikin gue shock. Ternyata salah satu ligamen gue putus bok. Kenapa masih bisa jalan? Karena masih ada dua ligamen laen yang menyokongnya. Alhasil kaki gue digips dan enggak boleh pulang naek kereta! Hahahaha..

Another bed rest, yay! Tau aja gue lagi letih dan butuh kabur dari semua ini..



Day two of bed rest. Semoga minggu depan pas gips dibuka, kaki udah lumayan sehat jadi gak perlu di operasi, amiiiiinn..

Sebagai penutup postingan biar agak senengan dikit..
Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

December 07, 2016

Iang: Memprogram ESP8266 dengan Arduino Uno

December 07, 2016 08:39 AM

Beberapa waktu yang lalu saya butuh memprogram modul ESP8266 namun entah mengapa selalu gagal. Setelah coba macem2, sepertinya USB-to-Serial adapter yang saya gunakan itu bermasalah. Saya sudah pesan adapter baru namun butuh waktu lama untuk sampai; dan saya gak sabaran xD Untungnya saya menemukan artikel berisi petunjuk menggunakan Arduino Uno atau Nano untuk memprogram modul ESP8266 dan kebetulan saya punya Arduino Uno dan Nano yang bisa dipakai. Inilah cara yang saya pakai.

Perhatian! Panduan berikut ini BUKAN berisi panduan menggunakan ESP8266 dari Arduino, melainkan panduan untuk memprogram.

Arduino Uno dan Nano itu memiliki USB port yang bisa dipakai untuk memprogram dan keduanya memiliki jalur serial TX dan RX. Ternyata andai Arduino dibuat dalam mode Reset dengan cara menghubungkan RESET ke GND, maka si Arduino akan bertingkah sebagai USB-to-Serial adapter!

Sebelum lanjut, menurut yang saya baca, port Arduino itu bekerja dengan 5V sedangkan ESP8266 itu bekerja dengan 3.3V dan tidak memiliki toleransi sampai 5V. Sehingga sinyal dari Arduino yang dikirim ke ESP8266 berpotensi untuk merusak modul ESP8266 tersebut. Kebetulan saya lupa menyadari hal ini namun untungnya modul ESP8266 saya masih bisa berfungsi dengan baik. Supaya aman kita perlu mengubah sinyal 5V dari Arduino menjadi 3.3V sehingga aman dikonsumsi oleh ESP8266. Salah satu caranya adalah dengan membuat voltage divider.

Voltage Divider

Dengan memakai kombinasi R1 = 1KΩ dan R2 = 2KΩ, kita bisa mendapatkan sinyal 3.3V yang berasal dari 5V.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagimana memberi pasokan listrik ke modul ESP8266. Menurut sebuah dokumen, ESP8266 dapat memakai arus listrik sampai 215mA sedangkan Arduino hanya dapat memasok sampai 200mA. Walau besar kemungkinan ESP8266 tidak akan memakai arus sebesar itu ketika diprogram, akan lebih baik jika kita menggunakan sumber listrik yang lain. Menurut eksperimen saya, bread board power supply biasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik untuk ESP8266.

Mari lanjut dengan menghubungkan Arduino dengan ESP8266. Buat hubungan sebagai berikut.

  • Arduino TX ke ESP8266 TX
  • Arduino RX ke voltage divider input
  • Voltage divider output ke ESP8266 RX
  • Arduino RESET ke GND
  • Hubungkan semua GND
    • Arduino GND
    • ESP8266 GND
    • Voltage divider GND
    • Breadboard power supply GND
  • Breadboard power supply 3.3V ke ESP8266 VCC
  • ESP8266 CH_PD ke 3.3V via resistor 10KΩ
  • Untuk mengaktifkan mode pemrograman, hubungkan ESP8266 GPIO0 ke GND via resistor 10KΩ

Kalau digambarkan, kira2 akan terbentuk hubungan seperti berikut.

Koneksi ESP8266 dengan Arduino

Setelah semua siap, sambungkan Arduino via USB dan nyalakan breadboard power supply dan modul ESP8266 sudah bisa diprogram. Jika menggunakan Arduino IDE, cukup pilih board ESP8266 dan port USB yg dipakai.

Berdasar pengalaman saya, walau konfigurasi di atas ini sudah bisa berfungsi, kadang2 saya masih menemui kegagalan ketika proses pemrograman berlangsung. Saya belum tahu apa sebabnya namun biasanya setelah saya matikan dan nyalakan lagi si breadboard power supply, proses pemrograman berikutnya bisa berjalan lancar.

Have you tried turning it off and on again?

Selamat mencoba!

November 26, 2016

Cynthia: Big Old Chunk of 2016

November 26, 2016 05:48 PM

I noticed that I only write three times this YEAR T_T not only I'm lacking the mood to write, I barely have mood for everything. But thanks to my roommate, today she kinda bring back the reason for me getting up early in the morning to work again. Haha, black friday we love you!

Since I have a lot to catch up, maybe I'm just gonna re-post those scattered moments from Path in case I want to look back to year 2016 and smile.

January 2016, Malang I'm In Love

Another free vacation from the office. As usual I bring my Mom with me to visit this lovely city. We stayed at Singhosari Resort, Batu with my colleagues. This is my second visit to this area and I'm still in love with it. The less-polluted air, the beautiful scenery, and the tourist attractions. Batu Night Spectacular, Jatim Park, and Museum Angkut are some of their must visited!

May 2016, Villa Talaga Cikeas

Came here with some fellow photographer from the office to learn photography from scratch. The view is so green and calm and beautiful. If you need a place that is not too far from Jakarta yet very much different atmosphere from there, you can go here. The rate is quite affordable, though..


June 2016, Spontaneously Semarang

Actually it's like a closure coming here. Need to finish some unfinished business that is hard to taken care of. The three of us went there on weekend, stay at new Louis-Kienne Hotel in Simpang Lima Semarang. Their rooftop pool is so cool especially at night.

It is supposed to be a religious getaway since we did it during breakfasting month, haha. We visited Lawang Sewu on our first night. The place is beautiful yet so creepy. The guide is very knowledgeable and told us bunch of interesting stories regarding this used-to-be railway headquarters and prison. The next day we visited Pagoda Avalokitesvara Buddhaya - the tallest pagoda in Indonesia, Sam Poo Kong temple - the oldest Chinese temple in Semarang, and the magnificent Central Java Mosque. Proudly I can say that those places are very well maintained. Good Job, Semarang.



September 2016, Historical Short Course

We went to Jatiluhur dam since we have nothing else better to do that weekend, haha. Surprisingly the scenery is beautiful too. We took a stroll and had an early lunch on Istora Jatiluhur.

After that we follow-up on our late nationality epiphany, went straight to Rengasdengklok to visit historical house, Djiaw Kie Siong's house, where our first president brought after kidnapped in 1945. Unfortunately stories whatsoever are not available inside the house. It's sad since this place is quite significant in our nation memorial.


November 2016, Sinok Goes To Dieng

This trip was planned way too long ago and finally this trip is coming true! We are so proud of ourselves. The 18 of us independently arranging weekend getaway to Dieng. We went there by elf and arrived at Wonosobo after 13 hours of sitting in a crowded "luxury" elf. The elf itself is actually comfortable, but even a sofa won't be comfortable if you have to sit there for 13 hours T__T

This trip is sponsored by one of us who has big house in Wonosobo to minimize the cost. The house is comfortable for even 50 people having a rave party here. The family is very welcome, the atmosphere is really conducive, loved it here!

Dieng itself is a very interesting place to visit. Luckily it's not very cold up there at the moment. Be sure not to missed the movie in Dieng Theatre. For some people, the movie might be boring, but for me it is a nice to know information regarding this place.


Anyway, back to the topic why I suddenly had the mood to write again. Welcoming our most anticipated event in September 2017. Europe, wait for us!

~anakModis
~tiketMure
~nungguSetaon

November 21, 2016

Iang: Realtek USB WiFi dongle on Pine64 with Debian

November 21, 2016 02:42 PM

I have had a Pine64 since a while ago and just a few days ago I finally tried to turn it on! xD I plan to use it as a main home router since it has a gigabit ethernet.. well scrap that, I think I found a better device for that. Anyway, I still want to use it but now as another kind of (wireless) router that will route and bridge all my tiny bitty wireless devices based on ESP8266. I intentionally wanted to have them separated from the main home network.

So, also a while ago, I bought a USB wireless dongle because I didn’t buy the WiFi module from Pine64 guys. Apparently the dongle uses a Realtek chipset, RTL8188CUS. I plugged the device into my Pine64 and then.. nothing xD nothing showed up on the ifconfig -a device list. Ah, I used the Debian Base (Debian Base (3.10.102 BSP 2) to be precise) distribution for the Pine64 btw.

Google around, and I found a page on Debian Wiki that says I would need to have rtl8192cu module loaded. Sure enough, it’s not there. The search continued, this time with a more specific keyword. I then ended up on a GitHub page and looks like some is having a similar problem as mine. After trying here and there I finally made the device showed up! I haven’t configured it thogh.. but anyway.. here’s what I did.

  1. Apparently I had to upgrade the kernel of the Debian installed on the Pine64. It used to use Linux 3.10.65-7-pine64-longsleep. After the upgrade, it changed to 3.10.104-1-pine64-longsleep. What I had to do was just running the following command.

    $ sudo pine64_update_kernel.sh

    The script should come already with the distribution. It will download, verify, and install a new kernel. After it finished, you will be asked to restart the device.

  2. I tried to replug the USB dongle and nothing still showed up. I check the log using journalctl and found the following message.

    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: usb 2-1: new high-speed USB device number 3 using sunxi-ehci
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtl8192cu: Chip version 0x10
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtl8192cu: MAC address: 01:23:455:67:89:0a
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtl8192cu: Board Type 0
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtlwifi: rx_max_size 15360, rx_urb_num 8, in_ep 1
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtl8192cu: Loading firmware rtlwifi/rtl8192cufw_TMSC.bin
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtlwifi: Loading alternative firmware rtlwifi/rtl8192cufw.bin
    Nov 19 04:20:28 localhost.localdomain kernel: rtlwifi: Firmware rtlwifi/rtl8192cufw_TMSC.bin not available

    Looked like the kernel finally recognized the device but it could not continue to activate it because it did not have and could not load the suitable firmware.

    After I checked the GitHub page again, one comment there says I need to install a package named linux-firmware. So that’s what I did next.

    $ sudo apt-get install linux-firmware
  3. I then tried the dongle again.. now it seemed to be a success! If I typed ipconfig -a, I could see a new device albeit with a weird naming: wlx01234567890a.

So.. the setup can now continue. Hope this helps.

Maya: Catatan The Explorer

November 21, 2016 08:20 AM

Explorer? Me? Nah! Traveler paling malas sedunia lebih tepatnya, males nenteng backpack berat, males naik tangga, males bangun pagi, males tidur malem, males kejar2 itinerary dan list to-be-seen di suatu kota. Tapi paling hobi keluar Jakarta. Kalau ada assignment luar Jakarta (misalnya Depok wkwk) pasti gw bakal selalu unjuk2 jari (tapi entah mengapa jarang kepilih 😢)  kayanya kurang keahlian memanah hati bos-bos, atau kurang dianggap cowo (which is DUH, ya pastilah, kadar estrogen gw kan tinggi sangat)


Anyway keluar Jakarta itu (atau ke luar domisili di mana pun gw berada) buat gw selalu menyenangkan. Why? Karena i enjoy people-watching activities. Kalo gw maen di Game of Thrones, mungkin gw adalah naganya (ya kali). I mean gw bakal jadi Watchers of The Wall. (Sambil berpikir kayanya job desc kurang nyambung ama minat,  like always)


People watching is interesting because i always come into the same conclusion. 


(1) Di mana2 semuanya adalah sama. Orang Arab yang hidungnya mancung2 dan putih2 dan ganteng2 (relatif) yang kalo ke Indo bakal jadi bintang pelem atau wisatawan ke puncak, di negara mereka tetep aja ada yang shitty ada yang baek. Ada yang kaya ada yang kere. Ada yang bajingan ada yang malaikat. Di Indo kalau lewat pasar suka disahutin, "Mari kakaa.." Kalo di Maroko suka disahutin, "China?? India?? Japan?? Konnichiwa.." 


(2) Apa yang baik di negara orang belum tentu baik di negara kita. Contoh turban. Di negara padang pasir, turban ini adalah anugerah ilahi. Karena selain bisa bikin rambut gw terlihat abis bonding, kepala bisa adem dan pasir ga bisa masuk mulut/hidung. Kalau dipake di Indonesia, biasanya bakal disangka pelaku demo anarkis yang bawa-bawa pentung. 


(3) Apa yang baik di negara kita belom tentu baik di negara orang. Contoh sholat ke arah Barat. Ini agak kocak soalnya entah mengapa temen gw cerita pas di mesjid dia ud cek arah kiblat Barat di hape eh ternyata dikasi tau salah arah dong. Ehm? Tapi ya sudahlah, jadilah di mana langit dipijak di situ langit dijunjung.


(4) Alay akan selalu ada dan belum disinyalir akan punah. Jika alay di Indo akan nyapa dengan, "Lam knal." Maka alay di Maroko akan nyapa dengan, "Slt." Cukup lama gw berkontemplasi dengan arti kata slt ini. Dan gw berkesimpulan ini artinya either "Salamat" or "Salud" secara mereka suka pake French gtu. I mean, what is wrong with typing the whole word properly. It will not cost you any different. Jaman SMS harga per huruf udah lewat, bro! Plis! Kzl!


(5) Cinta ga kenal usia atau ras atau latar belakang (eaa). Tiap kali liat pasangan2 beda ras atau beda latar belakang pasti gw bakal awww sendiri. Padahal bisa aja mereka bukan pasangan HAHAHAHA. Tapi gw akan selalu menebak-nebak poin perbedaan apa yang bikin mereka berdua itu klop, apa yang dilengkapi oleh si A dan apa yang dilengkapi oleh si B. Gw diskusi serius (tapi sumpah ga penting) malem2 dengan topik ini ama temen gw. Dia selalu at first impression ngeliat persamaan dalam sebuah(?) pasangan. "Mereka kayanya sama2 tukang makan deh." "Mereka pasti suka traveling deh berdua." "Mereka pasti pecinta tato tuh". Kalau gw? Berhubung gw introvert dan ga suka nyapa orang, maka gw akan ngarang like this, "Ih cewenya bawel banget tapi cowonya pendiam ya." "Aww cowonya tinggi besar tapi cewenya kecil imut ya." "Wow cowonya ud mature banget dibanding cewenya yang masih lasak sana sini." Etc etc. Kalau kamu bagaimana? (Ala-ala pertanyaan majalah remaja)


Intinya...? Intinya banyak2lah keluar dari rumah biar bisa lihat dunia. Kalo belom ada rejeki ya banyak2lah lembur biar ada rejeki. Karena dunia ga selebar daun kelor (padahal hingga detik ini gw ga tau tampang daun kelor) but ironically the world is so small that you will be so impressed.


Hopefully next year I will travel and see new random places all over again and be amazed by it.


(Ditulis saat nungguin delay KLM selama sejam padahal mereka sok banget nyuru2 boarding satu setengah jam sebelum flight. See, ga pesawat mahal ga pesawat murah sama2 bakal delay at some point in time)


Reposted from my Facebook wall, 30 October 2016

November 17, 2016

Iang: Penyanggahan standar tentang tulisan terkait elektronika

November 17, 2016 08:46 PM

Sudah hampir satu tahun saya mulai ngoprek2 hal yang sedikit berbeda. Masih berbau2 dunia teknologi namun tidak sepenuhnya di dunia perangkat lunak: Elektronika! Yang dimaksud dengan elektronika ini adalah hal2 yang terkait dengan resistor, transistor, microcontroller, pcb, arduino dan sekitarnya. Walau dulu saya pernah ikutan tim robot di Univesitas Indonesia, namun saat itu saya hanya mengerjakan bagian perangkat lunaknya saja.

Nah ceritanya saya pengen menuliskan pengalaman terkait ngoprek2 elektronika di blog ini. Namun berhubung saya tidak punya pendidikan dan pengalaman formal, maka saya ingin membuat pernyataan “penyanggahan standar” terkait tulisan saya yang berhubungan dengan elektronika.

* * *

Saya tidak memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman formal di bidang elektronika. Dalam kegiatan ngoprek elektronika, saya hanya mencomot informasi dari sana-sini yang tersebar di jagad Internet. Saya tidak menjamin keakuratan rancangan dan kalkulasi yang saya lakukan. Jika Anda melihat kesalahan yang saya lakukan atau punya saran, tolong kasih tau saya! 🙂

PERHATIAN! Ngoprek2 dengan elektronika bisa sangat berbahaya terutama jika sudah berurusan dengan arus/voltase tinggi termasuk listrik di rumah. Tolong gunakan akal sehat dan penuh kehati-hatian selama ngoprek. Saya tidak bertanggung jawab atas musibah/kecelakaan yang mungkin terjadi.

* * *

I don’t have a formal education nor experience in electronics. I only gather information here and there mainly from the Internet during my electronics experimentation. I don’t guarantee the accuracy of my design or calculation. If you spot errors or have suggestions, please let me know! 🙂

WARNING! Working with electronics can be extremely dangerous, especially when you are dealing with high voltage/current, including the electricity at house. Please use common sense and be careful when experimenting. I do not take responsibility for any accident that may happen.

Iang: ESP8266 dan USB-to-Serial adapter abal-abal

November 17, 2016 08:46 PM

Beberapa waktu lalu saya mencoba untuk mengupload aplikasi ke ESP8266, tepatnya ke modul ESP-01. Seperti yang umum disebut di tutorial2 lain, saya menggunakan USB-to-Serial adapter untuk menghubungkan ESP-01 tsb dengan komputer yang saya pakai. Proses upload awalnya berjalan lancar dan aplikasi yang saya pasang bisa berjalan dengan baik. Namun belakangan proses upload sering gagal dengan indikasi proses upload selalu nyangkut di sekitar 99%-100% dan/atau aplikasi tidak dapat bekerja.

Salah satu karakteristik yang saya temukan adalah proses upload gagal ketika ukuran aplikasi sudah melebihi kisaran tertentu (sekitar 25%). Jika ukuran aplikasi sudah melebihi 25%, maka bisa dipastikan proses akan gagal. Jika kurang dari itu, kemungkinan besar proses akar berhasil namun saya juga mengalami beberapa kasus kegagalan.

Kalau saya nyalakan mode pemrograman, yaitu dengan menghubungkan GPIO0 ke GND, lalu mereset si modul, dan memantau data yang dikirim ke serial port, biasanya saya mendapatkan pesan seperti berikut.

ets Jan 8 2013,rst cause:4, boot mode:(3,7)

Setelah ngubek2 internet sana sini, dan juga ngikutin petunjuk memasang modul dengan benar (baca: pakai resistor untuk pull-up/pull-down, pasang capacitor, dsb), tetep aja proses upload ngga pernah berhasil. Sampai akhirnya ada yang menyarankan untuk mengecek USB-to-Serial adapter yang digunakan. Ada yang mencoba mengganti dengan adapter lain dan proses upload langsung berjalan lancar.

Adapter yang saya pakai bentuknya seperti gambar di bawah ini dan beli di AliExpress (atau eBay ya?). Mungkin saja chip yang dipakai (FTDI) adalah barang tiruan berhubung gosipnya FTDI itu relatif tidak murah walau terkenal.

Berhubung yang saya sedang kerjakan dengan modul ESP-01 ini ingin segera saya deploy (baca: pasang), maka akhirnya saya memutuskan untuk membeli model lain di AliExpress. Kali ini menggunakan chip CH340G yang juga terpasang di Arduino Nano clone yang saya miliki dan tidak bermasalah. Adapter yang saya beli kali ini bentuknya seperti gambar di bawah

Sekitar satu-dua hari setelah pemesanan (dan 2-3 minggu sebelum barang biasanya sampai), saya membaca tulisan di dzone.com mengenai memprogram ESP8266 dengan Arduino! Kalau dipikir2, Arduino Uno dan Nano itu kan pastinya berisi USB-to-Serial adapter juga. Ternyata ada caranya supaya kita bisa menggunakan adapter yang terdapat di Arduino Uno/Nano untuk sebagai adapter biasa, yang juga bisa dipakai untuk memprogram ESP8266! Silakan kunjungi tulisan tadi atau tunggu tulisan saja berikutnya 😛

Narpati: Program Kampanye Pasangan Calon no 1 DKI Jakarta Agus - Silvy

November 17, 2016 05:06 AM






1. Bantuan langsung ke warga miskin
2. Pengurangan pengangguran dan menciptakan lapangan kerja.
3. Peningkatan pendidikan dan kesejahteraan guru.
4. Peningkatan Kesehatan.
5. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan investasi modal
6. Peningkatan infrastruktur dan perumahan
7. Jakarta menjadi Kota pintar, kreatif dan ramah lingkungan.
8. Peningkatan kemanan kota dan kerukunan warga
9. Penegakan hukum bagi semua
10. Peningkatan kualitas pmerintahan dan birokrasi





BANTUAN LANGSUNG KEPADA GOLONGAN MISKIN DAN KURANG MAMPU
(Anggaran tambahan Rp 15 Triliun)
- untuk tingkatkan daya beli masyarakat
- untuk balita & lansia
- penguatan jaringan pengaman sosial lainnya

PENINGKATAN PENDIDIKAN DAN KESEJAHTERAAN GURU
- Peningkatan besaran KJP
- Peningkatan beasiswa miskin
- Peningkatan beasiswa prestasi
- Bantuan pendidikan sekolah negeri, swasta, madrasah, & agama lainnya
- Peningkatan kesejahteraan guru
- Mendirikan SMA Unggulan gratis untuk keluarga miskin


PENINGKATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PERUMAHAN
- Percepatan & Penambahan infrastruktur jalan
- Peningkatan prasarana perumahan rakyat
- Peningkatan prasarana air bersih

PENINGKATAN KUALITAS PEMERINTAHAN DAN BIROKRASI
- Pembangunan good governance dan birokrasi yang responsif
- Pencegahan penyalahgunaan makna diskresi oleh pemimpin
- Penjagaan hubungan yang sehat dan produktif antara Gubernur dan DPRD
- Peningkatan gaji dan kesejahteraan jajaran pemerintahan
- Pengurangan dana operasional Gubernur hingga 30%

PENEGAKKAN HUKUM DAN KEADILAN BAGI SEMUA
- Pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih
- Pemberantasan kriminalitas kota
- Pemberantasan narkoba

PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI, INVESTASI, DAN STABILISASI HARGA
(Sasaran Pertumbuhan 6,7%)
- Investasi termasuk pangan, energy, & air bersih
- Perbaikan penyerapan anggaran Jakarta yang rendah
- Menjaga daya beli rakyat
- Stabilisasi harga

PENINGKATAN KEAMANAN KOTA DAN KERUKUNAN WARGA
- Pemeliharaan keamanan lingkungan
- Neighbourhood Watch & Pemberdayaan Kelurahan, RW, & RT
- Pemeliharaan Toleransi dan kerukunan masyarakat



MENJADIKAN JAKARTA SEBAGAI KOTA PINTAR, KREATIF, & RAMAH LINGKUNGAN
- Penambahan transportasi publik & manajemen lalu lintas untuk kurangi kemacetan
- Pelayanan publik yang cepat, berkualitas, & murah
- Aplikasi ICT untuk pemerintahan, jasa, bisnis, & pendidikan
- Pengembangan industri kreatif dengan daya inovasi tinggi
- Tata ruang sehat yang sehat, ramah lingkungan, ramah rakyat, & ramah pedagang kaki lima
- Pengelolaan sampah & konversi ke energi listrik
- Penggunaan bahan bakar gas untuk kendaraan
- Penguatan pemberdayaan pasukan oranye & peningkatan kesejahteraannya
- Peningkatan efektivitas upaya mengatasi banjir
- Pembangunan ruang terbuka hijau & prasarana olahraga & rekreasi
- Pengembangan wisata kota, zona PKL, & kesenian, kerajinan & kuliner Betawi
- Penghijauan & penanaman 5 juta pohon

PENINGKATAN KESEHATAN
- Peningkatan besaran KJS
- Pembebasan bayaran BPJS layanan kategori kelas 3
- Penambahan Puskesmas, Posyandu, & fasilitas rawat inap puskesmas
- Penambahan mobil ambulans
- Pengadaan motor ambulans

PENGURANGAN PENGANGGURAN DAN PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA
(anggaran tambahan Rp 10 Triliun)
- Pelatihan kerja & kewirausahaan
- Bantuan dana bergulir
- Pengembangan Koperasi dan UMKM
- Pengembangan ekonomi berbasis komunitas


Tambahan Program:
1 Milyar untuk pemberdayaan komunitas RT/RW

November 16, 2016

Iang: Halo 2016!

November 16, 2016 08:06 PM

Yap, ini udah bulan November dan ini adalah postingan pertama di tahun 2016 ini xD

mulai nulis lagi? we’ll see.. 😀

November 14, 2016

Tya: When there were no camera

November 14, 2016 09:25 PM

Duluuuu....

Ketika jalan2 dengan keluarga di anyer, saya pernah lihat fenomena halo bulan di tepi pantai di malam bulan purnama.. Seriously, its really beautiful... I just can say Subhanallah, indah banget....
Just it...
Saat itu saya gak punya kamera, masih kuliah... Saat itu juga kamera masih pake kamera film yoo.. Pake klise..

Terus suatu waktu pulang sekolah SMA apa kuliah gitu, malam setelah maghrib, turun dari angkot jalan kaki terus pas lihat ke atas, subhanallah saya lihat bulan indah banget, besar, terang, dengan awan2 sekitarnya, bintang gemerlapan... Dan I really enjoy it.. Every steps of my walk to go home i just look at the sky sambil mengucap Subhanallah...

Dan itu 2x terjadi... Entah itu supermoon atau bukan... Gak pernah nanya2 juga... Belum kenal google dulu kan..

Suatu waktu di kostan di depok... Dulu langit masih asiik utk dilihat memang, jadi saya sering duduk di jendela lihat kumpulan gugus2 bintang... Itu bikin hati tentram bangettt...

Hal yang langka bisa dilihat sekarang2 ini karena polusi cahaya...

Dan membuat garis di langit sambil menebak nama rasi bintang seperti di buku IPA adalah hal favorit saya... Itu yang membuat saya bercita2 jadi astronot hehe

Kemudian ini ingatan masa kecil saya yang paling menakjubkan... Inget gak siih kalau kita gambar matahari waktu kecil gimana? Yapp bikin lingkaran besar, terus ada garis2 sinar dari matahari ke luar...
Daaan saya pernah lihat ituu saat min di kebon belakang rumah sendirian. Matahari dengan pendaran cahaya berwarna warni... Indaah sekaliii...

Dan hari ini ada fenomena supermoon... Saya berkali bolak balik lihat ke luar... Tapi ukuran bulan tidak sebesar yang saya harapkan.. Memang lebih besar, tapi tidak sebesar harapan saya hehe

Dan sejujurnya, saya niat banget mau foto supermoon ini.. Tapi apalah daya udah malam gee... Saatnya kelonin baby... Hehe

Tapi saya jadi mikir, dulu apa yang kita lihat, kita rasakan, kita nikmati, semuanya kita hanya lihat, enjoy, rekam di otak sebagai memori berharga yang bisa kita ceritakan suatu saat nanti... Suatu yang kita lihat sambil tafakur, merenung, dan tentunya mengucap Maha Suci Allah Sang Pencipta Alam semesta...

Jadi, apa kesimpulan tulisan ini?
Entah haha

Selamat malam :)

Ini foto kiriman keponakan saya di depan rumahnya di pondok gede

posted from Bloggeroid

November 11, 2016

JePe: Make Drumpf Great Again

November 11, 2016 08:28 PM


People were shocked when they found out that Donald Trump was winning the 2016 election. They couldn't believe what was happening. As of this writing, there are still people marching against this.

Many of the US people neglected their right to vote. Considering election day in their country not a holiday, which is ridiculous, I too can't blame them for that. Someone needs to put food on the table.

The most shocked people were the political comedians. You could check their Youtube accounts. Some of them might looked like having trouble to go to sleep. They all are rooting for Democratic candidate, Clinton. Funny, thought, John Oliver admits that he might be suggesting some people to vote for Trump just for fun. Well, you could see how many celebrities reacted.

Why did Trump wins? I don't want to speculate for any conspiracies, but I am interested in knowing how Trump can win elections. This is a blog entry that sums my finding so I think I want to relax my writing by not citing here and there. If you find such, you could google them yourself or ask me in the comment. I might provide the link.

The Electoral College

I'm not an expert of other's complex political system. An article in this site would be more eligible explaining how the election works. In the end, Clinton winning the popular vote, but Trump winning the Electoral College

Electoral College is an interesting and funny concept. Each state has their own number of electors that represented them to vote for the president. The parties is responsible to bring their elector candidates.

Later, the US citizens vote for them. Yeah, they vote not the president, but the electors. Many of the states have the system of winner takes them all. It means, when your party elector got the majority, they would take all of the elector seats available in that particular state.

Conquering The Millenials

Democrat had its luck winning Obama by using Millenials. They had effectively using social media to elevate Obama. Many young US citizens who were eligible come and vote in the election day. They provided mouth-to-mouth campaign and awareness to their surrounding. At that time, Obama even defeated Clinton for presidential candidate using social media.

No Bernie Sanders, No Vote

It seems in 2016, Clinton again stumbled upon social media. When her team used many of the popular celebrities, she failed at one thing:

She did not communicate well why she won over Sanders. The millenials are very fond of Socialism over Capitalism that was offered by Sanders. She did not do justice by winning over him. Some people accused that she won by rigging things up. Some supporters of Bernie Sanders decided not to vote her if she ever winning.

See, a demography that won Obama which have overflowing access of Internet was taking their tantrum quietely for Clinton. Her team seems didn't even consider Sanders as a threat.
They might be not knowing that Sanders is a popular vote for the Millenials. Their polls might represented their contituents, but young voters didn't bother themselves for party.

If I must assumed, they took their data from Democratic conventions, but Sanders was a vote from third kind. A kind of people that don't bother themselves to go to the national conventions. They aren't affiliated with any of the party. This failing of capturing data from this third kind failed Clinton.

Emails

Millenials ain't no fool! Why would they vote for Clinton? If there is no better between Trump and Clinton, why would they choose either?

Wikileaks entry about Clinton dropped her popularity. Given that she had already had a big allegation of being a war criminal, she also must take the leak of her personal emails by Wikileaks.

Not enough with Wikileaks, on Friday she got FBI investigation. Because of this, Clinton had another blow to her trustworthy. She became more untrustworthy.

The SBY Effect

In 2004, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) won Indonesian election by defeating Megawati. His strategy was clear: 

making him a soap opera protagonist.

At that time, he was accused by Megawati neglecting his duty by campaigning while he was in active duty as a Minister. He took that accusation public and made his demeanor like a person that get bullied. Boom! The public sided with him.

I don't have any sites (that not bias) to call about this. But, from what I've been following in the news and his speeches recorded in Youtube, I can see that Donald Trump also making that call. He's positioning himself as a normal person bullied by the mass media and the elites.

Then, like the 2004 Indonesian election when the economy was still recovering, Donald Trump took issues of many middle-class workers (which is the most of US citizens that go to vote) and turned it into his argument that he would tackle those issues, thus "Make America Great Again".

Such issues like:
  • The immigrants was pitched as one of the major cause of job lost.
  • The failing of Obama and the notion that his government only helped the rich (bailout).
  • The war was burdening America and Clinton was part of that.
  • etc.
The point is, they are emotionally representated by Trump. It might be untrue, but they were representated by it. Trump becomes the champion of the marginal people.

My Prediction

From what of my understanding, Trump is almost in bankruptcy. I think his strategy might be similar to SBY. He would try his best to make everyone happy. He would be accomodative to many factions and interest groups while benefitting from that. He'll be glad to be a puppy of others as long as his assets are growing.

Usually, Indonesia mirroring the US. Things happened in the US first and then the pattern happened in Indonesia. But, this time I can assure you that the position is reversed. I feel weirdly proud of that. ;-(

Oh, well....

October 28, 2016

Narpati: Informasi Yang Tak Akan Kusebarkan Walau Sumbernya Terpercaya

October 28, 2016 06:45 PM

Ada empat jenis informasi yang tak bisa saya sebarkan walaupun saya percaya pada integritas sumbernya (bukan abal-abal)

1. INFORMASI YANG TAK BISA SAYA CEK LEWAT SUMBER LAIN
Biasanya sumber informasi saya adalah orang dalam yang tahu beberapa informasi yang tak semua tahu. Saya kenal dengan orangnya jadi saya tak perlu menudingnya sebagai pembohong. Namun sayangnya, informasi yang diberikan tak bisa diverifikasi lewat sumber lain sehingga saya memutuskan untuk menyimpan informasi itu untuk diri sendiri. Biasanya nanti akan terungkap apakah benar informasi tersebut.

Biasanya informasi yang masuk kategori ini mencakup bidang:
- gosip politik;
- gosip agama;
- gosip perfilman;


2. INFORMASI YANG MEMANG RAHASIA
Biasanya sumber informasinya sama dengan yang di atas, mampu memberikan bukti-bukti. Sayangnya sebelumnya sudah dinyatakan bahwa informasi tersebut adalah rahasia. Mau tak mau ya, saya tak akan sebarkan.

Biasanya informasi yang masuk kategori ini mencakup bidang:
- politik;
- gosip agama;
- perfilman;

3. INFORMASI YANG SAYA TAK PUNYA WEWENANG ATAU SAYA TAK PAHAM
Biasanya sumber informasinya sama dengan nomor satu, memberikan bukti, membolehkan informasinya disebarkan, kemudian saya juga menemukan beberapa petunjuk dari sumber lain yang membuat saya yakin informasinya benar. Sayangnya, saat membaca semua informasi tersebut terlalu banyak pertanyaan di kepala saya sehingga saya khawatir belum memahami informasi tersebut dengan benar. Selain itu, kadang juga saya merasa bukan saya yang layak komentar dengan informasi macam itu.

Biasanya informasi yang masuk kategori ini mencakup bidang:
- kebijakan publik;
- agama

4. INFORMASI YANG AKAN BIKIN RUSUH
Saya tahu sumbernya, saya punya sumber lain yang menegaskan hal sama, saya paham permasalahannya, tetapi bila saya menyebarkan, mengingat keanekaragaman kawan-kawan saya, bisa ditanggapi bermacam-macam tergantung latar belakang kawan-kawan. Lebih sial lagi kalau kebetulan topiknya sedang hangat dan diskusi di berbagai tempat memanas. Saya mending diam saja.

Biasanya informasi yang masuk kategori ini mencakup bidang:
- agama


Yang paling menyebalkan adalah,
bahkan ketika saya tak menyebarkan informasi-informasi tersebut,
semuanya menumpuk di kepala dan bikin gatal untuk mengomentari saat topiknya muncul di depan mata apalagi bila ada kawan-kawan yang sok tahu, yang tidak berusaha menelusuri berita, yang sekedar asal meneruskan meme, video, berita walau sumbernya tak jelas.

October 26, 2016

JePe: To Help A Helpless Dog

October 26, 2016 12:10 AM


I sometimes have a hard time when looking to friends who know and have power to do something but only watch. I often asked this my heart,

"why would you let blood spilled when you could stop them from fooling themselves?"

"Why you only watch them, the buzzers, flaunting all the money they got from political play?"

"Why won't you stop them?"

Now, I am in the similar position. And I realize why they just watch these all as if it was only a show. Again, I need to suck my own words back.

===

Had a case against an ISP that tampering our DNS requests because of a Ministry that trying to apply censorship nation wide. They want to install that censorship to our institution which actually by the law should be prohibited.

I was angered because of that. That ministry such a cowardice using that ISP and not going after our institution which was an ISP in itself. May be because in the past they had pushed their agenda directly and failed. And now they are using third party as a change of tactics?

As a result, my work as an IT compromised. I often found many failed DNS requests. As a part of my job, I reported the issue to my boss and then we reported them to the ISP.

Long story short, I found out that the problem actually a national topic. And the ISP was under the pressure to do the same thing to other institutions like mine. Holy cow! I thought the problem only to my own institution, but they do it also to others.

Many of those institutions also fight back against this unlawful dictatorship. In fact, they were doing their own retaliations since years ago. My institution is not the extreme, actually. And they kept it themselves also. Grrr...!

What the ISP did was wrong and they don't have a strong footing. I also could chase the Ministry because it pushed its agenda by bypassing many laws using a law that was recent and full of ambiguity.

We could even clashed that Ministry with our own Ministry (Higher Education) for stepping their boundaries. Especially when our country's law ensure the freedom of our institutions for researching things.

I could even escalating the ISP for a breach of contract. I mean, my institution is an IP Transit client and they even dared to interrupted our pipeline. I could brought this to our legal department to study the contract with that ISP. I think we have the confident with this sue.

A friend of mine who got the direct line to one of the Commissioner in that ISP also told me to go to the said Ministry also. He knows higher people there and he wants me to help him scold them.

I know I could've said,

"F*ck your one million .id program! What is the use of all those .id but most of them are being hosted outside?

Why would you blame innocent people instead of chasing the doers? Even, I, a single person, could track the original poster. Why don't you chase the one that make subversive content instead of punishing other people hard by crippling their infrastructure?

I mean, come on! Them buzzers flaunting their ID and no longer anonymous like they used to. You could chase them. You could hunt them, if you are willing. But, no, you chose the censorship route.

You deter our infrastructure so bad that now people love to have GMail and other more reliable email providers than us.

Damn it! I'm so sad with this.

You make them more reliable than us!

I know DMARC, SPF and DKIM. I know how to setup Reverse DNS. I know the best limit rate. I know how to handle backscatters. I know how to properly setup email infrastructure.

But now! You made me cannot compete on equal ground with them.

How can I compete with so many failed DNS requests?

How can I compete with GMail and friends that have unlimited space also?

Did you know that they are all hosted outside our country? If something happens, it would be beyond our jurisdiction. Don't you have a sense of duty to protect our citizens by doing good infrastructure here?

I'm trying to make our own infrastructure sexy. So sexy that it also comes with added bonus of applying our country law protection to our own people. So sexy that people trust us to use it.

And you ruined that!"

And that's my imaginary scold might be.

Me? Leveraging this issue? Chasing this case to be solved once and for all? To be the one that pull the trigger?

Nah! I'm too scared. People could be stirred to label me as a prodigal who loves porn and terrorism. With so many people could be stirred by those reasons, I don't have the passion to chase the matter.

I mean, look at what happened with Snowden. He is now lumped with Assange, even though they are different. I don't want to be the next Snowden. Being a silly who wanted to defend his country but marked as a traitor instead. Sad.

I had a one night of contemplating with someone. And she said that I should stop caring too much to other people. May be this time I should listen to her. Although it was about something else, but I think the principle is the same. Ha... ha... ha....

I don't know. I'm just an old man inside. Though I'm still young, but my soul not. This time I'm throwing a towel.

To help people who could bite you is a tricky thing. I used to have the energy with Free/Open Source Software movement. But, for the democracy of this country? I don't know. You go!

===

May be this time I'm tired. May be  next time I'll do something about it. Like one of my friend decided to forget about doing his own business and started to live his life by working as a worker. He is too tired to do his own business.

Lo, behold! He didn't stay long employed. May be I will start to fight this battle. For our country! :P

But, hey, I'm not that naive. Since the very beginning I had realized that there would be consequences when trying to help others. Especially the uninformed ones. The worst of it was expecting that they would bite you back as a retaliation.

Like Jesus nailed to the cross. Like William Wallace betrayed by the Prince of Scotland. Like Guevara killed by the very government he was liberating.

Those are the extreme examples. But, hey, know the extremes before jump the shark is a nice start. So I know that when tomorrow comes and the one that I helped crossed me, I know that it was part of the risk.

October 15, 2016

Tya: [latepost] kecelakaan pertama Sayyid

October 15, 2016 11:26 PM

Latepost nih...
Sebelumnya mari sama2 bersyukur atas nikmat sehat dan kesempatan untuk memperbaiki diri di dunia ini.

Bersyukur banget saya masih bisa melihat Sayyid...
Saya masih bisa 'ngomel2' Sayyid.
Masih bisa meluk dan curhat sama Sayyid setelah pagi dan sore yang sangat melelahkan emosi jiwa raga...
Resiko punya anak laki2 yang super keras kepala...

Dan bersyukur Allah menyelamatkan Sayyid di kecelakaan pertama Sayyid.
Sebenarnya kecelakaan ke2. Yang pertama kira2 3 tahun lalu, jatuh dari motor sama abbynya. Sayyid nya gpp, karena posisi dipeluk suami. Suami yang lebam2 di kakinya.

Dan kali ini cerita kecelakaan sayyid tanggal 20 september 2016 lalu.
Senin sore jam 5an, ketika perjalanan pulang ke rumah dari kantor. Kondisi hujan, aku maksain pulang, karena khawatir dengan Salman. Takut ASI nya gak cukup kalau aku harus nunggu hujan reda.

Jadi dengan Sayyid yang baru bangun tidur, naik selis pakai jas hujan ponco. Krn lupa bawa jas hujan sayyid,jadi bagian belakang jas dibuat utk nutupin badan Sayyid. Sayyid bawa tas, aku udah minta itu tas dipake hadap depan, biar gak gampang jatuh.
Jalan udah pelan2, perjalanan aslinya hanya maks 10 menit dr kantor ke rumah, tapi krn pelan2, sepertinya udah mau maghrib aja..

Dan akhirnya ketika sampai di suatu pertigaan, jalannya memang agak menurun, dan sempit. Aku mau ke kiri, tau2 ada mobil mau belok. Jadi agak kaget, aku agak kagok, jadi gimana gitu selisnya miring. Tau2 "bukkkk" bunyi sesuatu jatuh. Pas aku lihat sekilas tas sayyid jatuh, aku cuma bilang "duuh jatuh lagi tasnya". Mau turun, tau2 orang2 pada panik teriak. Tolong2!!!.. Tau2 Sayyid udah terjerembab... Innalillahi..

Serius saat itu saya shock, bingung dan bengong, jadi orang2 yang bantu angkat sayyid, saya ikutin aja.. Digendong ke tukang bakso. Selis saya diemin di jalan. Terus pas lihat darah udah ngucur dari hidung, mulut, jidat. Ibu2 tukang bakso nyuruh aku siram kepala sayyid. Aku ya oke2 aja... Krn yaitu bisa dibilang saya shocked,dan takuttt bangett krn pada kenyataannya, kurang lebih 1 meter dr tempat sayyid jatuh itu jurang dalam. Ya Allah... Malah kebayang yang jauh lebih menakutkan...

Sayyid nangis, tapi gak histeris. Lebih ke takut, sakit minta peluk...

Krn hujan makin deras, dan sayyid kedinginan, diajak ke rumah salah satu penduduk sekitar.. Terus aku WA suami yg masih di kantkr, dan sms ibu pengasuh utk minta anaknya jemput pake motor.

Sedangkan selis sementara dititip di rumah tersebut.

Gak lama, mas Azriel datang. Dibonceng langsung ke rumah. Sampe rumah, aku siram Sayyid, ganti baju, pakein betadine, peluk2, makan dikit...
Terus aku nanya kronologi kejadian tadi. Sayyid bilang tasnya mau jatuh (mungkin krn aku miring itu), terus aid mau ambil eh malah jatooh. Hufff..

Gak lama Sahal Salman diantar ibu..

Besoknya saya dan sayyid jelas libur lha...
Pas hari kedua itulah kelihatan banget sayyid kesakitan, gak bisa makan, susah ngomong krn bibir bengkak... Nangis terus, tapi diajak berobat ke dokter tak mau...

Alhamdulillah 3 hari kemudian sembuh, tinggal korengnya aja yang alhamdulillah berangsur2 hilang.

Dan sejak itu saya gak berani lewat situ lagi. Karena emang jalanannya nanggung, 3 meter kurang, sempit, banyak motor dan sayangnya mobil bahkan truk seringkali lalu lalang.
Jadi saya cari jalanan yg lebih sepi, yang mobil mikir 100 kali mau lewat situ mah..
Dan juga skrg tas sayyid ditaro di keranjang selis.

Dan kini saya bersyukur banget masih diberi kesempatan utk memperbaiki terus diri sendiri dan hubungan saya ke sayyid.

Btw,kalau berkaca pada diri saya sendiri yang seringkali kalau lagi panik malah diam, bingung dan terlihat tenang. Saya rasa gak adil kalau ada yg bilang Jessica punya kecendrungan psikopat krn terlihat tenang saat Mirna meninggal... Hehe nyambungnya ke sini ...

Demikian ceritanya, semoga semua selalu diberi keselamatan dan kesehatan. Aamiin

October 12, 2016

Tya: My after office view

October 12, 2016 08:19 PM



Jarang-jarang nih pulang kantor pemandangannya adem begini. Ini pemandangan 2 hari lalu.

Jd sebagai gambaran, senin-jumat saya ke kantor. Salman dan Sahal dibawa ke rumah ibu pengasuh. Sedangkan Sayyid pulang sekolah saya jemput ke kantor. Syukur2 tidur siang, kalau nggak ya 'balas dendam' main handphone, karena di rumah, saya larang main handphone (ini ada sejarahnya sendiri).
Terus pulang bareng jam 5.

Gak lama, Sahal salman dianter pulang ke rumah...
Nah foto di atas suasana 2 hari lalu. Anteng2... Salman asyik belajar merangkak, Sahal nonton kartun, Sayyid main lego sendiri. Dan saya bisa masak dikit (padahal cuma ngangetin sayur sop yang udah dibuat pagi sebelum berangkat).

Adem banget kan pemandangannya...
Jarang2...
Karena keesokan harinya, suasanya beda lagi.
Baru nyampe rumah, Sayyid ngamuk karena lego buatannya kemarin dimainin dan dibawa Sahal....
Ada kali 1/2 jam Sayyid nangis...
Saya??? Selain capek badan, kehujanan, pusing kerjaan kantor terus dengerin Sayyid nangis, kira2 saya ngapain hayooo??

Yaah akhirnya saya diam seribu bahasa...
Thats it.

Sampe sayyid berhenti nangis sendiri dll dll dll sampe tenang dan baru diajak ngobrol. Yang intinya kalau emang gak boleh dimainin Sahal, naro mainan jangan sembarangan, simpen di belakang blablablabla.

Dan hari ini?
Regardless Sahal yang berulang tahun tepat hari ini, yaaah dikebal2in aja dengar tangisan ganti gantian Sayyid, Sahal, Salman haha!

Demikian.
Begitulah.
Sekian.
Bye!

October 09, 2016

Tya: Sahal dan Salman: sleeping trouble

October 09, 2016 06:52 PM



Cerita hari ini:
Sahal gak tidur siang sama sekali...
Maunya maaaiiin terus sama Sayyid...

Tapi jadinya...
Setiap Salman baru beberapa menit aku kelonin, jadi kebangun terus... Berkali2....

Sampai malam ini jam 7 kurang...
Sahal akhirnya tepar...
Dan Salman? Baru saja kebangun sebelum Sahal tepar...


Ahh sudahlaah
Aku mah apa atuh
Sengantuk2nya saya, tetep gak bisa tidur kalau 3 bocah belum tidur wkwkwkw ujung2nya curhaat

October 08, 2016

Bimo: Rindu Menulis

October 08, 2016 07:13 PM

Udah lama banget ga menulis. Rasanya anent..

September 22, 2016

Tya: Sayyid: "Kerjaan Ummy Gak Jelasssssss"

September 22, 2016 11:29 PM

Teringat dulu ketika proses pencarian jodoh...
Salah satu kritria "Nice to Have" adalah: saya mau cari suami yang backgroundnya bukan IT apalagi programmer atau yang berbau2 technical...
Karena apa? karena saya tahu "gilanya" saya kalau udah coding...
dan karena sebagian besar teman kantor saya itu laki2, dan tau juga "gilanya" mereka kalau udah coding....dan nyebelinnya kalau gak lagi kerja kadang2 juga yang diomongin yang berbau2 teknikal..... -_______'-

Jadi saya butuh penyeimbang...
Saya butuh orang SOSIAL haha..

Dan Alhamdulillah ketemulah dengan suami yang memang orang sosial..
lah pas awal kenal aja suami kerja di yayasan sosial, dan aktif sebagai relawan bencana.
PAS kan? Alhamdulillah...

Nah pas awal2 menikah, suami sempet lihat kerjaanku yang penuh huruf2 berbaris...
terus dia bengong...
aku tanya kenapa?
terus suami jawab pakai istilah bahasa sunda yang aku gak paham
yang intinya katanya "cukup tau aja dah" HAHA

jadi gak mungkin banget aku minta bantuan suami kalau lagi pusyiiiiiiiiing sama codiiing
yang pasti suami support banget....

dulu pernah tuh aku begadang coding...
terus paginya harus berangkat...
gak sempet ngapa2in....
tau2 suami goreng nugget buat akuuu.. *meskipun hangus, tapi suami bilang biar garing* :))
so sweeet kaan? #eaaaaaa

nah terus sampai akhirnya punya anak beranak...
Sayyid gak terlalu aku biasain main laptop..
karena saat itu cuma punya laptop 1.. jadi gak mungkin dibiarin main laptop terus...
pun nih anak sifatnya bosenan...
main game online, baru sebentar udah ganti lagi.. gak seru katanya
ganti lagi terus aja ganti sampe gak puas2......
begitupun kalau main handphone... sudah sekian game dia download hapus, download hapus karena bosenann....
dan aku pribadi lebih suka dia main di luar sama teman2, main air kek, main pasir, main tanah blabla daripada ngerem di rumah main laptop doangan.....

terus suatu waktu sempet aku tanya, "Aid kalau udah gede maunya kerja apa? kayak ummy atau kayak abby?"

dengan mantappp ida jawab "kayak abby laah"
alasannya? "karena di kantor abby ada forklift, dll" *note suami udah pindah kerja berkali2.. dan utnuk yang ini saat suami kerja jd HRD di pabrik...

terus kan kemarin itu 2 hari sayyid sakit, jadi aku kerja di rumah sambil jagain...
terus tiba2 Sayyid bilang "ummy mah kerjanya gak jelasss!"
Laah gak jelas kenapa...
"itu ketik2 doang, terus ngomong sendiri"
gyahahahahaha
lha iya aku kalau coding,  suka menggumam sendiri.. apalagi kalau ketemu bugs, ngomel2 sendiri.. kalau udah berhasil ketawa2 sendiri *sebenernya saya programmer apa ORANG GILA ya??*

nyebelinnya kalau udah ketemu bugs, bisa kebawa mimpi lhoooo haish haish haish

Begitupun dengan keluarga saya yang laaaiinn.. suka komentar "itu ngapain sii? kerja duduk doang terus depan komputer"...... atau keponakan saya "tante sebenernya kerjanya apa siiih?"

apalagi dulu pas hamil Sahal masih kerja di rumah.. saya bisa berjam2 di depan laptop, cuma berhenti pas sholat, makan, minum, pipis...
ujung2nya pas saya lahiran prematur, pada komentar "itu siii gara2nya selama hamil kerja duduk terus.. kurang geraaak" baiklah baiklah.......

atau komentar tetangga yang tentang saya ngerem mulu di rumah...
laah iyaa programmer mana bisa coding sambil jalan2 apalagi ngobrol.. bisa bubarrr itu sintax sintax berterbangan :))

jadi kira2 Sayyid udah gede jadi apa yaaaa?
hwehehe entah laah ..
saya pikir Sayyid mah lebih baik jadi artis ajaa hahahaha
bukan apa2.. dia suka mengkhayal yang aneh2 soalnya
terus kalau main role play sama temen2nya Sayyid bener2 menghayati banget haha

tau lahh jadi apa yang penting bisa berguna bagi masayarakat, agamam nusa dan bangsa.. Amiiin

laah terus kenapa saya bisa jadi programmer?
kalau untuk ini ceritanya panjang lagii.. kapan2 cerita aaah

yang jelas karenaaaaaaaaa? saya suka main game... duluuuuu
dan sekarnag sejak punya anak..... saya gak punya waktu lagi untuk main game dengan serius :))
iya saya kalau main game lebih suka game strategi gitu..
jadi butuh waktu untuk berfikir serius...

jadi anggep aja coding itu main game hwahahaha
#yukbalikcodinglagi :D

ini contoh "ketidakjelasan" saya :D



September 18, 2016

Tya: JNE, Tokopedia, dan XiaoMi: Sebuah perjuangan

September 18, 2016 10:21 PM

Bismillah

Alkisah, 2 minggu lalu tiba2 hp suami rusakkk... awalnya gak bisa detect sama sekali ke-2 simcard nya... udah factory reset tetep aja gak bisa.....
akhirnya cuma bisa WA pake Wi-Fi ...
terus yaa udahh niat mau beli hp baru...
tapiiiiiiiiiii buat aku aja :))
karena aku kepingin punya hp 4G .. saynag banget kuota 11GB gak dipake2 karena hp sekarang masih 3G..

terus taunya 4G yang murah ya cuma xiaomi... dan kelihatanya oke-oke aja si dari sejumlah review...

setelah bandingin hraga dll beberapa marketplace (termasuk sudah ditambah discount dan atau voucher :D), terus baca2 review dari buyer nya.... akhirnya memutuskan untuk ambil dari tokopedia.. teteeep cari harganya di bawah 2 juta ajaa

itu beli Rabu malam, bayar menjelang tengah malam pake m-banking... minta dikirim pakeJNE YES... udah ditambah asuransi...
harapannay bisa dikirim Kamis, jadi Jumat bisa sampe... sayangnya kata sellernya dia lagi overload.. jadi barnag baru dikirim hari Sabtu ...

dan tibalah email di Senin pagi.. dikatakan bahwa barna sudah dikirim ke tujuan (kantor) hari Minggu dengan suatu nomor resi...
mikir doong... itu hari Minggu... dan sejak Jumat malam temen2 kantor lagi pada mudik, dan rencana baru pulang Selasa malam...
dan saat itu aku masih di rumah orangtua...
terus aku track dong di JNE nya... dan dikatakan barang sudah dikirim hari Minggu 11 Setember pukul 13:16 oleh??? YULI..... siapakah YULI itu???

Langsung WA temen2 kantor yang memang tinggal di kantor...
dan pulang dari rumah ortu langsung mampir ke kantor... jelas! kantor tutup...
dan temen2 kantor bilang gak kenal dengan yang bernama YULI..
aku tanya tetangga2 kantor kiri, kanan, sampai kasir indomaret aku tanyain...
gak ada yang namanya YULI!

rasanya senewen banget saat itu... sediih kecewa bangett...
itu uang udah keluar doong.. udah pake JNE YES juga berharap cepet sampe.. tapiii?
dan teringat kejadian pesanan di BL terakhir yang sampe sekarnag gak sampe2 tapii gak ada bantuan sama sekali dari pihak BL dan sellernyaa...

dan aku tkauut banget kejadian lagi.. dan sayangnya ini uangnya lumayan gede... dan memang butuh pake banget handphone nya... udah gitu bulan ini ada rencana mau akikah Salman pula...

terus aku gak ambil diam, langsung hubungi CS JNE... karena kali ini aku yakin salahnya di JNE nya... telepon JNE, ceritain kronologis blabla... terus dicatet... dibilang kalau da telepon dari JNE langsung dangkat... siangan dikit  ditelepon, katanya mau diinvestigasi.. prosesnya bisa 3 sampai 7 hari...... gyaaaaaaaaaah lama amaat....

terus usaha lainnya... aku hubungi seller nya via tokopedia.. sayang aku gak nemuin nomor yang bisa dihubungi,, jadi semua lewat webnya tokopedia...lambat juga respondnya.. udah gitu bisa minta bantuan ke tokopedia kalau maslaah ini (antara aku dan seller) belum selesai dalam waktu 3 hari .

sambil nunggu segala respond, selain berdoa aku juga cari2 artikel tentang maslaah ini...
Pahitnya... barangnya bener2 hilang, kita bisa ajuin claim asuransi (karena saya sudah bayar asuransinya)... kalau gak pakai asuransi, yang dibalikin cuma maksimal 10x biaya pengiriman .. gyaah

nah karena yang megang resinya, harusnya sellernya doonks yang proaktif bantuin masalah ini..
jadi aku nge-push seller untuk bantuin.. tapi jawabannya ya normatif bangett.. dan lama respondnya....
sampe akhirnya tombol bantuan munculll... dari tokopedia bilang supaya aku hubungi CS nya JNE dan sampaikan ke tokopedia hasinya... setelah itu baru dibantu.. haduuuuuuuh saya sudah hubungi cs jne dan udah lewat 3 hari gak ditelepon2 juga...

dan parahnya handphone suami pada Jumat kemarin itu bener2 matiiii...

akhirnya kepikiran untuk samperin JNE Bekasi langsung.. mau nge-labrak ceritanya :))
jadi Jumat kemarin ke JNE cabang Bekasi... di daerah Sudirman .. dari Ahmad Yani belok kiri.. kalau ke kanan kan ke stasiun yaa...

sampe sana diterima satpamnya... ditanyain mau apa.. dan ternyata kata Pak Satpam kalau mau complaint gak bisa ke sini.. harus ke CS nya..
singkat kata aku dikasih kertas nomor CS JNE Bekasi dan alamatnya...
langsung dah nGo-Jek ke Pekayon...

itu lokasinya di Ruko Pekayon (sebelum RS Anna)
sampe sana jam stg 12........ kata satpam lagi antri.... ada orang yang lagi complaint juga di atas, dan setelahnya ada 1 orang lagi... dan jam 12 istirahat...
yawis lah gapapa.. masa mau balik lagi udah sampe situuuu....
tungguin akhirnya jam 12 kurang dikit... aku boleh naik..
diterima sama CS nya.. dijealsin blablablabla
dicatet segala identitas dan detail pemesanan...
dan katanya mau di-investigasi hari ini juga...

Udah bosen banget denger kata 'investigasi'......
yasudahlah.. menyenangkan diri dengan makan siang di ayam goreng tulang lunak di ruko sebelah.. enak banget lho ternyataa :))

habis itu balik lagi ke kantor.. berusaha pasrah.. pun sudah berdoa kalau memang itu rezeki kami, kami mohon untuk dikembalikan handphone nya ke kami, jika tidak mohon untuk dipermudah rezekinya untuk beli yang baru lagi...

kemudian ber-aktivitas seperti biasa, sampai tiba sekitar pukul stg 4..... datanglah kurir JNE.. gak kepikiran itu ternyata XiaoMi akuuuuuuuuuuuuuuuuu!

Ya Allah..Alhamdulillah bangettt.. doaku terkabul... langsung chat sama suami... kasih kabar gembira.......

gak lama CS JNE Bekasi nelepon aku.. initnya katanya kurirnya salah kirim.. tapi belum tahu salah kirim kemana, dan gak tau gimana cerita lengkapnya dah

kemudian langsung batalin complaint ke tokopedia...
dan katanya karena complaint dibatalkan, maka dana baru bisa diserahkan ke pihak seller nya...
bagusnya sii itu.. tokopedia gak akan kasih bayaran ke seller kalau kita belum konfirmasi ...

dan saat ini handphone sudah digunakan...
meskipun pada akhirnya kuota 4G tetep gak kepake.. karena gak dapet sinyal 4G di sini mahh.. namanya juga tinggal di sudut kampung bekasi tercintah :))

Sekian ceritanya...
setelah ini agak kapok beli barnag mahal online...
mungkin paling aman siii COD nya Lazada kali yaaaaaa


September 07, 2016

Tya: Sahal Memang Masih Kecil kook..... a sibling rivalry story part 100

September 07, 2016 11:19 PM

Whuaatt udah part 100 aja...
part 1 nya mana emang?
hwahaha
karena sudah terlalu banyak cerita yang dilewatkan.. jadi ini cerita bagian malam ini saja deh....

tapi sekedar briefing... dengan Sahal yang masih 2,5 tahun ketika punya adik...
yang katnaya lagi manja2nya.....
dengan kemampuan komunikasinya yang masih terbatas
dengan fase tantrum yaaaaang Subhanallah yaa matabb bangett

karena kemampuan komunikasinya yang masih terbatas itu,
jelas cara untuk menunjukan 'ke-iri-an' nya memang bukan dengan berbicara, protes yang menusuk hati kayak Sayyid dulu waktu baru punya adik (Sahal)...
Kalau dulu Sayyid bisa ngomong semacam "mending Aid gak punya adik... " yang pada kenyataanya masih sering diomongin juga sampe sekarang punya 2adik...

kalau sahal gimana?
tunjukin ke-iri-annya dengan cara yang dia mampu...

Sebenere serunya story part 1 yaitu pas Salman baru lahir...
karena ceritanya dramatis... mengguncang jiwa raga... penuh air mata... #lebayyyyyyyyyy

tapiii ya kira2 begini...
ketika Salman nangis minta nenen, Sahal malah 'sengaja' minta makan, padahal baru makan 2 jam yang lalu, dan itu makannya banyak jadi lama...
Sahal minta gendong, padahal sebelum2nya juga jarnag aku gendong... dan itu dalam kondisi Salman sedang nangis...
Sahal minta sesuatu yang sebenarnya biasanya dia juga bisa minta tolong ke abby atau Sayyid, seperti minta susu, minta jajan, minta nonton laptop, dll... dan dia gak mauu kalau bukan aku yang melakukannya...

dan lain-lain sebagainya yang gak bisa disebut satu-satu...

Dan akuuu bagaimana?
kadnag ya aku biarin aja Salman nangis sebentar (kalau aku rasa dia nangis cuma karena minta gendong)
kadang ya aku biarin aja Sahal nangis teriak2
kadang yaa aku sedikit (apa banyak ya) tegas ke Sahal..
kadang yaaaaaaaaaa akunya yang nangis karena gak sanggup lagiii....

Contoh malam ini...
dalam kondisi akuuu ngantuuuk beratttttttttttttt...
Lagi kelonin dan nenin Salman, Sahal tiba2 minta aku ngeluarin mobil2an yang nyangkut di mainan truk container dia.. dan itu nyangkut udah sejak lama, dan udah beberapa kali dicoba gak bisa...
aku minta Sahal minta tolong ke abby... dan dia gak mau.. ngamuk2..
karena gak diturutin (seperti biasa... dia minta hal yang lain) minta susu, dan itupun harus aku... krn aku lagi nenin Sahal, aku bilang minta ke abby.. gak mau.. nangis lagi ngamuk2...

Setelah Salman udah tidur, baru aku ajak keluar kasih susu...

terus Sahal minta ditemenin nonton...
dan aku dalam kondisi ngantuk berat... mau rebahan aja, Sahal udah ngerengek2 "bangunn ummiiii... ummmii baanguuun" ...... akhirnya menyerah pada kopi...dan sekarnag saya gaj ngantuk gyahaha

dll dll beberapa episode selanjutnya
sampailah di waktu tidur... udah minta susu, minta teh... gak saya turutin, terus minta susu lagi,gak saya turutin lagi...  karena tadi udah janji habis minum susu langsung bobo...

nangisss teriak2 lagiii...
akhirnyaa? dia minta pelukkk (dan ini seringkali terjadi... ) jadi intinya adalah Sahal hanya minta diperhatiin ajaaa... sedangkan saya sibuk sama baby....

terus gimana?
Saya peluk... terus entah dapat ilham dari mana, saya ajak ngobrol... dan sampaikan ke Sahal bahwa intinya saya tetap sayang sama Sahal...
dan dari beberapa obrolan, saya saaaaaaaaaaaaaangaat menahan diri untuk mengatakan "sahal udah gede"
karena pada kenyataannya Sahal memang masih kecil.. masih sangat kecil untuk berbagi dengan adiknya
jadi yang saya katakan ke Sahal malah "Salman kan masih bayi, belum bisa jalan/lari.. jadi digendong terus... Salman masih bayi, belum bisa makan minum makanya nenen terus .. sedangkan Sahal udah bisa jalan lari dan lain-lain ..."
and Sahal bener2 dengerin 'curhatan' saya dengan seksama.. sesekali Sahal nanggepin sambil berbisik... karena sadar sudah malam, Salman udah tidur jadi gak boleh berisik...
dengan diselingi pelukan dan ciuman di kening, Sahal akhirnya tenang dan sekarang tidur dengan nyenyak...

Jadiii intinya adalah... Sahal hanya butuh kepastian bahwa Sahal memang disayang
sama seperti istri yang seslalu minta kepastian dari suaminya kalau memang masih dicintai  gyahahah nyambungnya ke sini 

begitulaah...
udah yaa...
udah jam 11 malam lebih ternyataa

ini Sahal dan Salman



September 05, 2016

Tya: Banyak Anak Banyak Lupa :D

September 05, 2016 03:17 PM

Ini cerita seru hari ini lagi..
ceritanya hari ini jadwal imunisasi bayi Salman (4 bulan 20 hari)
karena di bidan, jadwalnya hanya hari Minggu, di minggu pertama setiap bulannya, jadi wajib kudu hari ini juga berangkat...

Nah sayangnya saya lupa dimana naruh kartu imunisasi Salman...
Sampe di bidan, bidan nanyain kartunya...
gak ada...
lupa... blablabla

Yaudah kalau gitu nama dedeknya siapa?
Aku jawab lah namanya... nama lengkap.. nama panggilan
supaya dicari di catatan bu bidan...
dicari ke sana ke sini, kok gak nemu ya namanya?
BuBid: "Bulan lalu imunisasi di sini juga?"
Me: "iya bu.. tanggal 7 AGustus kok.. seingat saya agak2 sore gituu"
"berat badannya 5.9 kg deh"
BuBid: "kok gak nemu yaaa, yang imunisasi siapa?"

mana aku inget...
kayaknya si bidan junior di sebelah bidan di depanku ini

terus aku ikutan cekk kan catatannya... dan NEMU!!!
nemu namaku dan suamiku...
dan nama anaknya siapa?? SALMAN
Sedangkan tadi aku bilang ke bu bidan siapa? SAHAL MUMTAZ

Gak nyambuuuuuuung dong dong dong
padahal yang aku gendong Salman
tapi yang disebut Sahal yang lagi nunggu di luar klinik..
sampe lebaran juga gak bakalan ketemu

Gyahahaha.. bu bidan sampe ngakak ngelihat kelakuan sayaa
Saya pun maluuuuuuuu
#butuhAqua

Di lain cerita
Alkisah tetangga depan rumah.. sama punya 3 anak juga
Pas sore, anak ke3 nya minta bukain snack ke ibunya...
Udah dibuka, Si Ibu malah ngasih snack yang udah dibuka ke anak ke2
Anak ke2 bengong sebentar, tapi langsung dimakan aja itu snacknya
Akhirnya anak ke3 pun ngamuk... "kenapa Ibu kasih ke Kakak???"
Ibu nya baru sadar, ternyata dia salah kasih ...

hahaha

begitulah...
ibu-ibu emang butuh banyak Aqua :P

September 04, 2016

Tya: Tragedi Lego (KW) hari ini

September 04, 2016 11:45 AM

Hanya sekedar untuk diingat...

Pagi-pagi Sayyid main lego dengan teman2nya...
udah selesai...
dia mai lego sendiri dan menemukan 1 karakter lego hilang
Lego Iron Man...
Terus ngamuk2...
Minta aku dan suami bantuin nyari...
blablablabla
bikin pala aye pusing aje...
Sahal dengan perhatiannya nanya ke Sayyid, "Aid napa? nangis?"

Sampai sekarang itu lego belum ketemu..
ntahlaah
cuma yaa biasanya memnag karena Sayyid ceroboh aja... lupa
cuman seisi rumah jadi ribut deh

Terus siang ini...
Sudah selesai mandi, sayyid mau main lego lagii.,,
biasanya dia taro semua di toples merah...
terus dia tanya, mana toples tersebut.
Saya tahu dimana toples itu... tapiii saya gak siap ngasih tahu Sayyid
karena kalau dia tahu pasti nangis... sedangkan saya lagi kelonin Salman

akhirnya saya bilang, "tanya ke abby sana"

dan beneer deeh Sayyid nangis.. marah2...
karenaaa????
itu toples yang isinya legi kecil2 banget ituu.
tau kaan? lego karakter kayak di film lego, plus brick2nya yang bisa bikin mobil, pesawat dll...
itu kan kecil yaaa...
etapiiiiiiiii
Dibuang semua sama Sahal ke tempat mainan Sayyid (box) besar...
yang artinyaa? akan sulit dicari.. musti dibongkar dulu....
hwaaaaaaaaaaaa

Saya ngerti banget, pasti Sayyid sekesel2nya sama Sahal
Untung pas Sayyid ngambek, Sahal lagi tidur, jadiii gak dimarahin..
biasanya siih marah ke Sahal dan ujung2nya Sahal nangis..
kalau Sahal nangis itu teriak dan ujung2nya siapa lagi yang nangis?? tentu Salman yang lagi tidur

hehe sekian deh berita hari ini .. :P

foto saat main Lego bareng teman-teman di rumah
btw belinya lego KW?
yaiyaalaaah
lego aseli ya mahal bingits...
sedangkan gak jamin lego itu akan awet karena 'kekreatifan' anak2...
pernah aku salah beli lego online... gak ngeh... ternyata aku beli lego karakter 65.000 kirain ada bbrp pcs... pas aku cek ulang tuanya itu lego aseli 1 pcs... 65.000??? dan sekarang ntah kemana...
sedangkan kalau beli KW 65.000 bisa beli 5 lego karakter lhoo hweheehe #emakperhitungan

udah ah sekian lagiiii
bye

August 23, 2016

Tya: Jika harus memilih...

August 23, 2016 10:26 PM

Dari berbagai status, dan beberapa artikel blog sepertinya cukup sering saya mengutarakan topik ini....


jadi kan yaa.. dulu niatnya memang nikah dulu baru mau usahakan kuliah lagi gitu yaa...
(calon) suami saat itu juga sangat mendukung...
niatnya nanti kalau anak pertama sudah 2 tahun baru mau mulai cari-cari beasiswa...
beneran kok pas Sayyid 2 tahun itu semangat banget cari-cari info beasiswa...
sampai akhirnya tiba-tiba hamil anak ke-2... mundur deeh... 

terus setelah itu.. masih semangat doonkss... masih niatnya samaa.. nanti deh kalau anak ke-2 sudah 2 tahun... ehhh qadarullah... hamil lagi ... mundur lagiii
teruuuss saya fikir... ahh sudahlaah gak usah difikirkan lagiii...
mungkin emang saya tidak diizinkan untuk kuliah lagiii
mungkin saya belajarnya itu di rumah aja untuk jadi 'Master Mom' aja ... atau kata suami jadi 'Master Chef' ajaa #eaaa.... 

etapiiii... iseng2 liat website kampus dulu kala... terus lihat foto-foto mahasiswa lagi kuliah, langsung deh.. bener-bener langsung membuncah... "Ya Allah saya bener2 pengen banget kuliah lagiiiiiii " 
terus cek aja ke website lpdp .. baca-baca syarat penerimaan beasiswa.. Okeh Maksimal usia 35 tahun.
Dan saya sekarang masih 31 oiyyyyyyyyy yoyoyoyo
Langsung deh daftar...
gak muluk-muluk... pengen aja kuliah di dalam negeri juga orapopo...

terus malam ini lihat2  www.cs.ui.ac.id cek bagian magister nyaa
Secara pribadi saya kepingin nya masuk di Magister Teknologi Informasi. karena secara profil passs banget dengan saya yang udah malang melintang di dunia karir IT .. mulai dari programmer junior yang bikin banyak bugs, blablabla sampai nekader jadi freelance dan sekarang masuk ke team nya www.portcitiesindonesia.com ... Terus baca2.. kuliahnya kebanyakan adanya malam di Salemba... 
hmmm hmm hmmmm dari rumah saya di ujung dunia sini (Bekasi timur mendekati cileungsi) ke salemba, apa kabarnya???? Kalau rumah masih di jatiwaringin Pondok Gede sih fine fine ajaaa...

terus baca lagi program Magister Ilmu Komputer... lebih ke riset ... cocok untuk yang mau jadi dosen saya rasaa... Laah katanya dulu mau jadi dosen? oo-oow saya lupaa...

Entahlaah sebenarnya saya mau jadi apa ya?

Selain mau jadi istri dan ibu yang baik untuk suami dan anak-anak...
Saya cuma mau berkontribusi lebih banyak aja sii sebagai bagian dari masayarakat Indonesia dengan bidang keilmuan yang saya miliki...

Jadiiiiiii??
ahh sudahlaaah.... let see... maksimal usia 34 apakah saya bisa jadi mahasiswi lagi?
Wallahu'alam...







August 21, 2016

Ramot: Mengeset Koneksi Internet Sebagai "metered" Supaya Windows 10 Tidak Download Update Otomatis

August 21, 2016 06:44 PM

Ada satu hal tentang Windows 10 yang saya pelajari the hard way hari ini. Ternyata setiap kali Windows 10 terkoneksi dengan internet baik melalui ethernet (LAN) atau WiFi, secara default Windows 10 menganggapnya sebagai koneksi unmetered alias gak ada kuota. Hal ini mengakibatkan semua fungsi update otomatis Windows 10 tetap berjalan.

Hal ini menjadi masalah ketika kita berselancar dengan menggunakan koneksi dari operator 3G atau 4G dengan cara tethering atau wireless hotspot dari smartphone. Ketika terkoneksi, Windows 10 secara default menganggap koneksi kita tidak ada kuotanya sehingga jika pada saat yang bersamaan ada update yang perlu diunduh, Windows 10 akan langsung mengunduh update tersebut. Jika update tersebut ukurannya 2 GB, maka katakan selamat tinggal akan kuota anda 2 GB lebih.

Untuk mengubah hal ini, kita perlu mengeset koneksi WiFi ini menjadi "metered" alias ada kuotanya sehingga Windows 10 tidak mengunduh update. Caranya adalah:
1. Klik tombol Windows di kiri bawah Desktop dan pilih Settings untuk masuk ke Settings.
2. Klik Network & Internet.
3. Di bagian WiFi, klik wireless hotspot smartphone kamu dan klik connect untuk terhubung.
4. Setelah terkoneksi, scroll ke bawah dan klik Advanced Options.

5. Scroll ke bawah, di bagian Metered Connection, turn on (jadi biru) Set as metered connection.

6. That's it. Untuk wireless hotspot smartphone ini Windows 10 akan menganggapnya sebagai metered connection sehingga tidak otomatis mengunduh update.
7. Penting: ulangi hal ini untuk setiap smartphone lain yang akan diconnect ke Windows 10. Jadi kalau kamu biasanya connect ke hp kamu, hp pacarmu, hp selingkuhanmu, lakukan ini untuk setiap hp tersebut kalau gak mau dibilang tukang sedot (data).
8. Penting: jika kamu menggunakan OneDrive, mengeset koneksi ke metered tidak akan membuat OneDrive berhenti mensinkronisasi berkas dari cloud ke komputer dan sebaliknya. Jadi jika memakai koneksi dengan kuota dan tidak memerlukan OneDrive, matikan saja dulu dengan klik kanan ikon OneDrive dan pilih Exit. Jika sama sekali tidak menggunakan OneDrive, disable saja service nya dengan cara masuk Task Manager lalu klik tab Startup dan disable Micosoft OneDrive.

Apakah kalian menyadari hal yang sucks dengan cara ini? Ya, di nomor tiga, kita harus connect dulu ke wireless hotspot-nya baru bisa mengakses Advanced Options di nomor empat. Jika kita mengakses Advanced Options tanpa connect dulu ke wireless hotspot, opsi set metered connection tidak ada. Hal ini mengakibatkan sampai kita mengaktifkan set as metered connection Windows 10 sudah langsung mengunduh update dulu, dan ini paling merugikan jika koneksinya 4G karena koneksinya bisa sampai 40 mbps (5 MB/s). Anggap saja kita membutuhkan waktu 20 detik untuk menyalakan opsi set as metered connection, berarti Windows 10 sudah menghabiskan kuota kita sebanyak 100 MB sebelum akhirnya berhenti mengunduh. Totally sucks, huh?

Saya sendiri baru menyadari ini ketika kuota awal saya 500 MB habis, lalu beli paket tambahan 1,2 GB dan juga habis dalam beberapa menit, dan akhirnya memonitor aktivitas WiFi via Task Manager dan menemukan hal ini. Yeah, shit happens -.-

August 17, 2016

Tya: Random thoughts tonight....

August 17, 2016 10:58 PM

Sayaaaaaa...

Akhir-akhir ini...
sibuk pake banget...
rasanya gak ada jeda untuk 'bernafas'..
Lha ini kok bisa blog?
anak2 udah tidur booow...
dan saya sekarang jadi MOMBIE....

bangun tidur, sholat, siap2in sarapan karena sayyid berangkat pagi
Plus siapin bekal untuk makan siangnya
terus mandiin Salman...
nyuapin Sahal...
siap2 berangkat kantor...
Kantor lagi sibuk pula...

Pulang sore... baru naro tas, udah harus siapin tenaga gendong Salman...
atau kalau Sahal lagi 'kelaperan' yaa nyuapin Sahal..
terus bulak balik gendong salman, nenenin dan lain sebagainya...
Kalau masih ada waktu yaa masak
kalau gak yaaa beli aja laah...

terus yaa mandi, sholat kadnag buru2 karena tau2 salman nangis, dll dll
siap2in botol ASI (sterilin) kalau sempat malam. ya kalau lagi gak sempat dilakuin sambil
rebus air utk mandi Salman...

itu Senin - Jumat
Sabtu Minggu kadang2 ada acara keluarga
kadang-kadang ya sengaja pengen jalan2 aja sekeluarga
sekedar belanja ...

terus ini maksudnya apa? ngeluh?
nggak sii cuma mau cerita aja... haha

mungkin aktifitas yang beribet gituu bikin saya sering ngerasain nyeri di bekas SC...
maklum lah udah anak 3
Jadiii yang bilang SC itu enak ditambah 'bumbu2' kalau SC itu belum jadi wanita sebenarnya
Serioulsy... kalian gak punya hati!
Tapi ya Alhamdulillah keluarga saya gak ada yang bilang begitu sii
cuma sempat lihat curhatan seorang ibu yang diperlakukan seperti itu bahkan sama mertuanya...

Tapiii saran sayaaa... sebisa mungkin lah lahiran normal ajaa... dikuat2in ...
kalau gak kuat dan indikasi medis kayak saya yaaaaaaa nikmati ajaa haha

terus tadi kan 17 an ya
di komplek ada lomba buat anak2...
entah kenapa Sayyid itu 'drama' banget dari pagi
jadi awalnya ternyata lomba makan kerupuk,,, tapi matanya ditutup katanya.. jadi Aid gak bisa
kalau gak ditutup biasaya siih menang... ini jadi kalah
terus dia jadi ogah ikut lomba lagi...
ditambah 'bumbu2' karena gak ditemenin ummy atau abby...
yang lain ditemenin...
padahal mah lokasi lomba cuma beda 3 rumah...

sudahlah ceritanya...
besok pagi harus siap2 bertempur lagiiii
bye selamat tidur

July 26, 2016

JePe: What A Strange Week

July 26, 2016 10:38 PM

A coworker singing a song about having a crush to his best friend's girl, Glenn Fredly feat. Yura, "cinta dan rahasia" over and over again. He sung the song over and over. I wasn't even know the song and by the end of the night, I knew the harmonizations.

At first I wanted to stop him. But, his performance is becoming weird in our workplace. May be this song was related on his condition, so I restrained myself to have him stop singing the song. I still respect his privacy so I didn't dig deeper.

Another friend of mine also have a long chat with me because he accidentally transfer a Raichu from his deck. In his desperation, he said would sold his account and stopped playing Pokémon GO.

Long story short, because he was team Valor, I told him that I was team Mystic. He could started again and next time chose with Mystic. I also suggested that we should went to conquer gyms together.

Well, it's kinda hard to play solo. I could conquer a level 5 gym alone. But, my Snorlax couldn't stand more than 10 hours to defend it alone.

Another friend of mine also told me that I was a cold person. She was asking about how the mechanics  of Pokémon GO. In reluctant, I told her every basics that should be covered about it. And then, I excused myself because I wanted to be able to concentrate to build my deck.

Another friend of mine also asked about Pokémon GO on our favorite hang out. When we asked him about his liking of this game, he refused to admit it. He said it was for his little daughter. Yeah, right.

Another friend of a friend also asked about Pokémon GO. He was evaluating this game because his ten years-old son asked a lot about it. He didn't know about it before so he said to his son to not play it. Instead, he suggested his son to do other physical activities like playing kite, swimming, etc.

As a stranger in human relationship, I thought a line about these:

I could love her and she loves me back, but the world has circumstances...

July 04, 2016

Andin: Equality for All

July 04, 2016 09:26 PM

There are a lot of horrible things happening in the world right now, sadly. Being the progressive generation that we are, one seems to be obliged to be concerned about all of them or risks being labeled small minded, racist or plain ignorant. Why did you stand for Brussels but not Turkey? Why prayed for France but not Baghdad?

Honestly, there's a side of me that's glad that not everyone expresses their concerns everytime something bad happens. That would make my timeline feed very depressing almost all the time and life with a screaming toddler is hard enough. And I don't think it's a fair requirement for a person's emotional capacity to be touched equally by what happens to their surrounding versus what happens somewhere thousands of miles away.

Now, I'm speaking at personal level, not one for say, a media giant failing to give comparable coverage. But I am getting tired of people judging others for not changing a flag on their profile pictures as the next bomb explodes. Do we have to display our mourning process just like we share pictures of our lunches?

Bad things happening is bad enough without adding some bickering about some hashtags, don't you think?

So, please pray for the world. Pray loud, pray in silence... Whatever suits you. I won't judge.

Happy Eid :)
May peace be upon us all.

July 01, 2016

Tya: Anak Perempuan atau Anak Laki-laki?

July 01, 2016 12:54 AM

Bismillahirrahmaanirrahiim

Teringat duluu kalaa saat anak hamil pertama,
suamiku kepinginnya punya anak laki2 dulu..
sedangkan saya kepinginnya perempuan dulu..

Dan saya ingat sempat bilang begini ke suami.. (pastinya sih suami saya udah lupa haha)
"Aku bingung kalau anak laki-laki... bingung gimana ngasuhnya.
kalau anak perempuan aku udah biasa"
Maksudnyaaa???

hehe jadi pas nikah itu posisinya aku adalah tante dari 3 keponakan perempuan dan 2 keponakan laki2 (update sekarang adalah tante dari 8 keponakan: 3 laki2, 5 perempuan)
Dan akuu dekeet banget sama 3 keponakan perempuan tersebut. Jihan, ZaKia dan Danish.

Sama Jihan (anak pertama dari kakak ke-2) nempel bangettt... kalau udah ada aku sampe segala musti aku yang urus dari mulai makan, mandi, main dll meskipun ada bundanya.. dan sekarnag bocahnya udah mau masuk SMP ajaa... times flies

ini aku dan Jihan

Sama Zakia (anak kedua dari kakan ke-1) karena saat itu rumahnya di sebelah rumah mama, jadi ya sering main .. jadi sering aku ajak sekedar jalan2, belanja, dan pasti ngobrol ala anak kecil ceriwis...
nempel banget juga... sampe2 pas aku udah lahiran, dia terlihat cemburu gituu

Sama Danish (anak pertama dari kakak ke-3)... baru dekat pas aku hamil... karena sebelumnya tinggalnya jauh dari rumah ... karena saat hamil aku kebanyakan kerja dari rumah, jadi Danish sering main ke rumah sampe tidur siang pun di rumahku... dan yaapp ni anak juga ceriwis banget dan gak bisa diem... pas Sayyid udah lahir jadinya deket banget jugaaa...

Danish Sayyid dan Zakia
Sedangkan 2 keponakan laki2 saat itu adalah Zaki (anak pertama dari kakak ke-1) yang anaknya cenderung pendiam.. jadi salah tingkah juga kalau ngajak ngobrol Zaki hehe .. jadi kalau aku ajak kemana2 jugaa lebih sering diam atau tidur di angkot hehe

Sedangkan 1 keponakan laki2 lainnya adalah Zaidan (anak kedua dari kakak ke-2) .. yang ini mah super nempel sama bundanya. No place for me dah pokoknyaa haha

Dan pada akhirnya Allah menakdirkan anak pertamaku adalah Sayyid .. laki2 ...
Selanjutnya anak kedua... entah kenapa aku mah udah yakin aja bakal laki2 lagi..
dan udah punya nama juga sejak awal hamil... nama pemberian bapak yaitu Sahal

Dan keduanyaa SUperrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr Aktif.. udah kayak gasing gak bisa diam ... dan udah kayak radio juga ... ngoceh teruss...
Aku sampe takjub ngeliat Sayyid .. gak ada capeknya kalau main yang bergerak kesana kemari, ngoceh ini itu segala macam ditanyakan.... cuman pas tidur aja diemnya kali... ehh nggak juga ding pas tidur juga suka ngigau dan nendang2 haha

Sedangkan Sahal kalau di rumah pun dia lari2 dari depan ke belakang, ngacak2 ini itu, manggil2 saya terus sambil nanya "mi ini apa?" terus nyanyi2 segala macam deh meskipun bicaranya belum lancarr


Dan saat hamil anak ke-3.. sejujurnya pingin banget punya anak perempuan..
bahkan aku udah punya nama lengkap 3  kata  pula... tetep dong dari "Sa" namanya
yaitu Sarah Nanda Kirana... keren ya namanya artinya putri yang bahagia dan bercahaya...

tapii sempet kepikiran jugaa.. kalau aku punya anak perempuan, gimana ngurusnya yaa?
padahal dulu hamil pertama bingung kalau ngurus anak laki2 gimana... hehe
Bingung gimana ya caranya supaya anak perempuan saya nanti gak suka princess2 an.. gak suka barbie, dan lain2 yang gak saya suka hahaaa
Sedangkan lingkungan sekitarnyaa kebanyakan kan suka yang berbau2 girly gitu haha
Terus juga.. bajunya kan kalau cewek macem2.. ribet .. beli ini itu, aksesoris segala macam .. Ini berkaca pada keponakanku Danish ...
terus juga kalau nge-fans sama artis macam Cowboy Junior dan lain2
halaaaah kebanyakan mikir emang sayaah
Tapi kataya kalau anak perempuan itu bayinya lebih anteng dan masa kecilnya lebih mudah diatur..
katanya lhoooo

Dan saya teringat ucapan bos saya dulu yang kebetulan sekarang menjadi praktisi pendidikan berbasis fitrah.. Beliau bilang "Anak laki-laki memang susah ngurusnya saat kecil, tapi saat sudah besar lebih mudah... Berbanding terbalik dengan anak perempuan... kecilnya anteng, gampang diatur... entar gedenya deh susaaah, kebanyakan keinginan"

Wallahu'alam...

Dan Qadarullah... Allah menitipkan saya kembali anak laki2 bernama Salman...
Takjub juga saat melihat di layar USG bahwa di dalam rahim saya saat itu adalah benar2 laki2 ....
Yang ajaib sih komentar Sayyid... sambil manyun dia bilang "aaah cowok lagiii.. bosen kaaan.. cewek napaa" hihi komentar yang bikin saya harus menjelaskan tentang takdir dari Allah

terus gimana dong? mau coba lagi?
ya kali undian bisa coba2 ...

Ya syukuri sajaa .... Alhamdulillah sampai saat ini saya tetep jadi yang tercantik dooong ...
dan saya harus siap tenaga menghadapai 3  laki2 yang seperti saya bilang di atas, seperti gasing dan radio..
Kelihatannya si Salman akan sama aktifnya seperti ke2 kakaknya  haha #tepokjidad

3 jagoankuuh


Demikian cerita ngalor ngidul malam ini

June 28, 2016

Narpati: Taharrush Gamea, Tradisi Arab Berabad-Abad Atau Propaganda Xenophobia?

June 28, 2016 04:24 PM

Kemarin, tanggal 27 Juni 2016,
akun FB Antropologi Agama menyebarkan video kontroversial dengan kata-kata pengantar yang juga kontroversial

Metode pemerkosaan "Taharrush" mulai diperkenalkan oleh para imigran Arab di Eropa
Invasi imigran Timur Tengah secara besar-besaran ke Eropa membawa sebuah tradisi Arab bernama "Taharrush Gamea" yang cukup mengagetkan bagi bangsa Eropa dan belum pernah mereka kenal sebelumnya.

Taharrush merupakan sebuah tradisi permainan kuno bangsa Arab dimana seorang perempuan ditelanjangi dan diperkosa ramai-ramai (ala gangbang). Perempuan yang diperkosa tersebut dikerumuni banyak pria yang membentuk formasi lingkaran, sehingga tidak ada orang yang bisa menolong karena terhalang oleh kerumunan.

Dengan metode formasi Taharrush ini, mustahil ada wanita yang tidak bisa diperkosa, dan mustahil ada wanita yang bisa diselamatkan dari pemerkosaan. Karena metode Taharrush ini sudah dikembangkan ribuan tahun efektifitasnya oleh bangsa Arab kuno dan kini metode klasik tersebut mulai dibangkitkan lagi di Eropa oleh para imigran.Dengan metode formasi Taharrush ini, mustahil ada wanita yang tidak bisa diperkosa, dan mustahil ada wanita yang bisa diselamatkan dari pemerkosaan. Karena metode Taharrush ini sudah dikembangkan ribuan tahun efektifitasnya oleh bangsa Arab kuno dan kini metode klasik tersebut mulai dibangkitkan lagi di Eropa oleh para imigran.Dalam budaya Arab kuno, memperkosa wanita bukanlah suatu tindak kriminal tingkat tinggi, bahkan pemerkosaan malah dijadikan sebagai suatu jenis permainan bernama Taharrush ini.

Di era Arab modern sekalipun, hukuman bagi pemerkosa sangat sulit diterapkan, karena aturan di Arab yang mensyaratkan 4 saksi. Jadi bila pemerkosaan dilakukan di ruangan kosong misalnya, mustahil bisa dituntut karena tidak adanya saksi. Begitupula dalam sebuah pemerkosaan berkelompok mustahil juga para pelakunya mau bersaksi melawan rekannya, yang pada akhirnya akan menyebabkan tuntutan pemerkosaan tetap gagal di jalur hukum.

Aturan bangsa Arab yang menguntungkan pemerkosa ini disebabkan karena dalam budaya Arab terkandung faham "misogyny" yaitu faham yg menganggap perempuan derajatnya lebih rendah daripada pria, dan wanita bisa dianggap seperti budak yang pantas dihukum. Sehingga dalam faham misogyny, seorang pria sangat boleh & sangat berhak memperkosa wanita.

Faham misogyny dalam budaya Arab kuno yang dibawa para imigran ini ini tentu sangat mengagetkan bagi bangsa eropa yg menganut faham emansipasi wanita.
Dalam budaya Arab kuno, perempuan wajib hukumnya menggunakan busana tertutup. Sehingga perempuan berbusana minim yg banyak berkeliaran di Eropa dianggap sangat boleh dan sangat pantas dihukum dengan cara diperkosa. Pemerkosaan secara perseorangan maupun berkelompok (Taharrush) dianggap sebagai "penghukuman" bagi wanita-wanita yang tidak mengenakan busana tertutup.

Dalam video ini terdapat cuplikan video Taharrush yang terjadi di Eropa dan juga wanita-wanita korban perkosaan ala Taharrush. Juga ada kesaksian dari reporter wanita cantik yang sempat jadi korban Taharrush


Sementara kasus pemerkosaannya memang nyata dan kita mengenal beberapa kasus pelecehan seksual di Timur Tengah, apakah benar ada budaya "Taharrush Gamea" itu?

Kesimpulan saya membaca artikel tahun 2013 tentang pemerkosaan di Mesir menyatakan tidak.

Pertama, tentang nama "Taharrush Gamea" itu sendiri

The word taharrush (harassment) is a relatively new term in the daily lexicon. Until recently, sexual harassment was referred to as mu‘aksa (flirtation). That term alone reveals the multiple layers of denial, misogyny, and violence Egyptians must confront in tackling sexual harassment. In addition to rape and physical assault we must equally tackle name-calling, groping, and the barraging of women with sexual invitations. All of these acts normalize violence and hatred against women and they must become socially unacceptable.

Artinya,
walaupun bentuk pelecehan seksual itu ada tetapi tidak pernah dinamai 'taharrush' (transliterasi Indonesia: taharrusy ) . Sukar diterima oleh nalar bahwa ada budaya yang sudah dilakukan ribuan tahun menggunakan nama yang baru dikenal belakangan.

Istilah gamea pun bukan istilah Arab. Kemungkinan besar adalah salah ketik dari kata gama'i yang merupakan aksen Afrika Utara untuk kata jama'i.

Kedua, apakah benar budaya pemerkosaan massal tersebut ditujukan untuk wanita-wanita yang tidak menutupi auratnya?

Group sexual assaults in public are not a recent phenomenon in Egypt. Over the holiday festivities in 2006, following Ramadan, Egyptian bloggers reported cases of group sexual assault in downtown Cairo, where large groups of men groped veiled and unveiled women, and in some cases ripped their clothes off. This crime continues to occur in public spaces, especially during public holidays, and lately during political protests. 

Dengan kata lain, di "Arab" (dalam hal ini Mesir, walau sebenarnya Mesir bukan bangsa Arab tetapi budayanya terpengaruh Arab) sendiri, pemerkosaan massal tersebut juga mencakup wanita-wanita yang menutupi aurat.

Dari sini saja sudah jelas, tidak pernah ada budaya taharrus gamea untuk menghukum wanita-wanita yang tak menutupi aurat.

Ketiga,
apakah benar budaya pemerkosaan tersebut tidak ada di negara Eropa sendiri sehingga mengagetkan Eropa?

Tidak juga,
Misalnya tradisi Oktoberfest sudah memakan korban pemerkosaan berkali-kali antara lain:

  • di tahun 2002 ada 6 kasus pemerkosaan dan 11 kasus serangan seksual yang dilaporkan walau diperkirakan kasus sesungguhnya ada 120 kasus; 
  • di tahun 2012 ada 91 kasus serangan seksual yang dialami di festival yang sama dan dilaporkan ke titik bantuan;
  • di tahun 2014, bahkan ada seorang pria dari Leeds, UK, diperkosa oleh dua pria di Oktoberfest;


Dengan kata lain,
Jerman, negara di mana isu taharrus gamea ini bermula, pun punya masalah dengan budaya pemerkosaannya.

Tulisan ini tidak membela pelaku pemerkosaan massal di manapun berada. Namun menggunakan kasus pemerkosaan untuk memancing sentimen ras dan anti asing tidak bisa dibenarkan.



Sumber:

tulisan Antropologi Agama:
https://www.facebook.com/wacana.antropologi.agama/videos/298684980476244/

tulisan tahun 2013 tentang kekerasan seksual di Mesir
http://www.jadaliyya.com/pages/index/13007/sexual-violence-in-egypt_myths-and-realities-

tulisan tahun 2003 tentang kekerasan seksual di Oktoberfest
http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/europe/germany/1442185/Sex-sanctuary-set-up-at-Oktoberfest.html

tulisan tahun 2012 tentang kekerasan seksual di Oktoberfest
http://www.thelocal.de/20121004/45349

June 23, 2016

JePe: Indonesian Christianity and LGBT

June 23, 2016 10:47 AM

PGI, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Communion of Churches in Indonesia, made a Pastoral statement about LGBT. In its statement, PGI recommended all Indonesian churches to accept LGBT as normal people. Families should embrace their family members that was LGBT. It recommended churches to accept people that came out. It also recommended to put LGBT away from being label as a sickness. Then, at last, it recommended LGBT as a part of Christian faith.

What a bold move!

There were many people voice their objections. Mangapul Sagala claimed that the leader of PGI had a moral deviation. He also assumed that was why they move the Grand Meeting sooner. DR. Andik made an open statement against that Pastoral message.

What about me?

There is a part of me calling for political correctness. To accept them as a member of family or society is a must. I also have gay friends and they are normal to me.

But, when in church, that's where a line should be drawn. Romans 1:24-27 explicitly against gay. There are strong arguments made against LGBT. I think when it comes to faith, I'm still against LGBT.

But what about it?

If I can live among Muslim, Buddhist, Hindi, etc., why can't I live with LGBT?

Personally, I would respect them as the same as everyone else and myself.

June 17, 2016

Ramot: Penjara Setan : Alternatif Hiburan ke Pekan Raya Jakarta 2016

June 17, 2016 10:08 PM

Pekan Raya Jakarta sepertinya sudah menjadi kegiatan tahunan yang selalu ditunggu orang terutama yang ingin mencari motor, sepeda, ataupun kebutuhan lainnya. Kebetulan tahun ini Pekan Raya Jakarta bertepatan dengan bulan puasa. Tentu harapannya gairah berbelanja pengunjung akan lebih baik begitu THR turun.

Saya sendiri baru kedua kalinya ke PRJ. Beberapa tahun yang lalu saya ke PRJ untuk melihat-lihat motor. Tahun berikutnya saya tidak ke PRJ karena memang tidak ada yang ingin saya lihat.Ternyata tahun ini ada yang beda. Rencana saya yang awalnya mencari sepeda listrik, akhirnya malah melihat ke beberapa pojok menarik di Pekan Raya Jakarta

1. Penjara Setan. 

Intinya adalah rumah hantu. Cuma karena ini diselenggarakan ketika bulan Ramadan, maka namanya diubah menjadi Penjara Setan. Terletak di Gedung Niaga Lantai 2,  Penjara Setan menawarkan pengalaman berkeliling di sebuah arena seluas 700 meter persegi yang keseluruhan ruangnya dapat dinikmati dalam bentuk 3D Chromadepth. Ya tentu saja anda perlu memakai kacamata 3D sehingga bisa terlihat lebih bagus. Namanya masuk penjara, kita akan bisa melihat sel yang terbuka, kekacauan di dalamnya dengan mahluk lepas ke sana ke mari. Menyelesaikan wahana ini tidak lama koq cuma memang perasaan terteror bikin 'kapan bisa keluarnya sih ini' Jangan salah, di setiap ruangan yang harus kita lewati, selalu ada chicken exit alias pintu darurat untuk yang sudah ketakutan. Tapi kan sayang ya sudah bayar Rp. 30.000 (untuk hari biasa) koq ga diselesaikan (prinsip ga mau rugi). Nah kebetulan ketika saya ke sana, salah satu mahluk yang menjadi bagian dari wahana bisa dikeluarkan. Tidak semua berani berfoto loh hahaha.

2. Pameran Smart Home. 

Sayang sekali ketika kami datang, orang yang bisa mengoperasionalkan bagaimana pintarnya rumah tersebut tidak ada. Intinya adalah mengatur tingkat terang lampu dan tirai dari ponsel yang kita miliki. Teknologi ini dibuat oleh CP Plus


3. Mobil Listrik dari MAN. 

Sama seperti pameran Smart Home, kami sempat lama menunggu kunci untuk mencoba. Petugas yang menjaga juga tidak proaktif menjelaskan kalau tidak kami tanya. Ternyata di buku tamu cukup banyak orang yang sudah tertarik dengan prototipe si mobil listrik ini. Kapasitas memang cuma untuk dua sampai tiga orang, tapi ruang dalam cukup untuk ditambahi tas ransel masing-masing penumpang. Ketika akhirnya kami memperoleh kunci di ruangan yang cukup lapang kami sempat mencoba maju mundur. Mungkin MAN perlu merevisi ban dan tinggi mobil tersebut ke jalan karena ya tahu sendiri polisi tidur di Indonesia sering dibuat sesukanya tanpa mengikuti peraturan resmi.
Nah itu beberapa pilihan saya untuk Pekan Raya Jakarta 2016. Penjara Setan, pameran Smart Home, dan Mobil Listrik sangat menarik karena belum pernah ada di Pekan Raya Jakarta sebelumnya. Selamat berkeliling!

June 11, 2016

Tya: Timeline Facebook Hari Ini

June 11, 2016 10:16 PM

Lihat timeline hari ini saya jadi sedih..

Sedih dg nasib si Ibu..
Sedih dg perilaku para satpol PP
Dan lebih sedih
Ketika melihat perdebatan tiada ujung
... dan cenderung 'anarkis kata'

Dan saya mah apah atuh
Sebulan ini akan full gak puasa...
Karena masih full ASIX...
Alhamdulillah masih dalam periode cuti melahirkan meskipun tetep kerja dari rumah...
Jadi gak ribut siang makan di mana..

"Ehhh Kenapa gak coba dulu puasa? Saya aja bisa".

Yah dirimu dirimu lah...
Diriku diriku...
Yang tahu kadar kesanggupan saya dan bayi saya ya saya sendiri...

Toh Allah sudah kasih keringnanan koks...

#dariSayaYangSudahHampirDuaBulanIniBulakBalikNgedrop
#danSekarangSakitGiGi
#manaAdaDokterGigiBukaMinggu

June 10, 2016

Tya: WhatsApp snoop

June 10, 2016 01:08 PM

Thanks to asus udah nyediain fasilitas untuk kunci sejumlah aplikasi.

Ini kenapa saya kunci... karena bocah2 ini suka iseng ketak ketik, foto2, bikin video, record suara kirim ke sembarang contact WA... sahal yg sering banget niih...

Alhamdulillah sii belum sampai kirim foto aneh2... takut banget kan kefoto saat aku gk pake hijab terus kirim ke contact pria..
..

Alhamdulillah skrg pakai asus zenfone
. Nemu fitur utk lock sejumlah aplikasi. Mostly yg aku kunci sih WA, google hangout, youtube... apalagi ya lupa..
Gak tau juga apa sebenere ada app yg setara sebelumnya.. dulu pas pake samsung gak kepikiran sii...

Nah ini tersangka pertama... sayyid.. meksipun skrg mah sayyid dah ngerti..

June 09, 2016

Tya: si sensitif Sayyid

June 09, 2016 11:17 AM

yappppppp

jadi mostly kebanyakan sayyi pulang main nangis atau berantem di sekolah karena???
diledekin, diejek, dibilang hal2 yang gak enak...

kayak barusan pulang ngambek, karena ... dikatain temennya "kayak cewek"
menghadapi anak super sensitif ini memang bikin sensitif emaknya jugaa..
pusing pusing dah

terus aku harus apah? akumah apah atuh.....
aku bilang ke Sayyid, "aid belajar kuatt... lawan... bilang ke temennya.. 'apaan siii.. ngata2in orang.. dosa!!' "

jangan langsung nangis.. lawan dulu... (bukan lawan dengan fisik yaa)

aku bilang lagi "kalau Aid dikata2in terus nangis, temennya makin seneng ngata2in aid.. lawan dulu...
belajar kuatt "

blablabla dengan tambahan pesan 'dan aid juga jangan suka ngata2in orang'

akuu gak tau harus ngomong apa lagi kawaannn
help mee

maksudnya biar sayyid belajar jadi kuat tabah tegar...
karena nanti makin lama makin banyak kan ujiannya...

June 02, 2016

Narpati: [Salin Rekat dari Tempo] Laut Diuruk Sedimen Menumpuk

June 02, 2016 09:26 AM

Sumber: Majalah Tempo edisi 11-17 April 2016 oleh Amri Mahbub
Reklamasi akan membuat sirkulasi arus laut berkurang. Sedimen meningkat. Teluk Jakarta bisa menjadi comberan raksasa.
Perahu kayu milik Nuryadi, 47 tahun, melambat ketika mendekati Pulau G di Teluk Jakarta, Rabu pekan lalu. Dari kejauhan, daratan hasil reklamasi itu tampak seperti bukit pasir yang mengapung di permukaan laut. Di atasnya, lima mesin penggali hidrolik berwarna hijau muda sibuk menguruk.
Pulau buatan itu hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari Kampung Nelayan Muara Angke, Jakarta Utara. Sejak pulau baru tumbuh, banyak nelayan mengeluh. “Cari rajungan dan ikan makin susah karena lautnya makin dangkal,” kata Nuryadi, nelayan sekaligus pemilik perahu yang Tempo tumpangi itu.
Karena terjadi pendangkalan, nelayan terpaksa melaut sejauh 30 kilometer ke Pulau Damar di Kabupaten Kepulauan Seribu. Itu pun tak ada jaminan nelayan bakal memperoleh ikan lebih banyak. Sedangkan risikonya hampir pasti: mesin kapal jadi cepat rusak lantaran kemasukan pasir yang terbawa arus.
Menurut Trisno, 22 tahun, anak buah Nuryadi, pendangkalan di dekat Pelabuhan Muara Angke mulai terasa dua tahun lalu. Kala itu, Pulau D, sekitar dua kilometer dari Pulau G, mulai dibangun. Trisno meyakini pendangkalan terjadi akibat pengurukan pasir di kedua pulau tersebut.
Widodo Setiyo Pranowo, peneliti senior dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan, mengatakan pindahnya habitat ikan akibat pendangkalan sudah diperkirakan jauh sebelum proyek reklamasi berjalan.
Widodo pernah membuat studi dampak pembangunan National Capital Integrated Coastal Development - proyek tanggul laut Jakarta- dan Jakarta Giant Sea Wall. Hasilnya 17 pulau reklamasi dan tanggul raksasa bakal menahan sedimen dari 13 sungai di Jakarta, Karawang, dan Bekasi.
Kajian serupa dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi pada 2013. Menurut riset itu, konsentrasi sedimen yang terhambat bakal tersebar di badan sungai dan kanal di antara pulau-pulau reklamasi. "Sedimentasi bahkan bisa menyatukan semua pulau," ujar Widjo Kongko, peneliti di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai BPPT.
Widjo juga menjelaskan, volume sedimen akan meningkat karena sirkulasi arus laut berkurang. Sedimen juga terus menumpuk karena daya 'flushing'-pembilasan alami oleh pasang-surut laut-menghilang. Menurut perhitungan Widjo, sedimen dasar laut, khususnya di muara sungai, akan bertambah tiga sentimeter setiap sepuluh hari.
Studi yang dilakukan tim Chiba University, Jepang, menunjukkan hasil tak jauh berbeda. Memakai Alos Palsar, teknologi radar beresolusi tinggi, mereka menemukan sedimentasi di utara Jakarta berasal dari dataran tinggi di Jawa Barat yang terbawa sungai-sungai yang bermuara di Jakarta.
Pembangunan tanggul raksasa dan reklamasi Teluk Jakarta akan memperparah sedimentasi. "Kurang dari 40 tahun, wilayah teluk dan daerah pesisir Jakarta akan seperti kolam," kata Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, pakar radar satelit asal Indonesia di Chiba yang memimpin studi tersebut.
Lumpur dan sampah yang dibawa 13 sungai akan terjebak di kolam itu, termasuk polutan berupa logam berat dan limbah industri lain. "Selat reklamasi akan terlihat bak comberan raksasa", ujar Josaphat.
Bangunan di atas pulau reklamasi pun tak lepas dari masalah. Bila tak dirancang dengan padat, Josaphat ameramalkan, tanah pulau reklamasi akan mengalami likuifaksi. Pulau reklamasi bisa "mencair" ketika gempa minimal berkekuatan 6 skala Richter mengguncang. "Akibatnya, gerowong dalam tanah akan terbentuk."
Likuifaksi pernah terjadi di Urayasu, Chiba, Jepang. Sewaktu gempa hebat terjadi di Sendai tahun 2011 yang berujung tsunami, tanah pulau buatan untuk kawasan perumahan elite itu jadi encer. "Bangunannya tidak roboh, tapi miring sekitar 20 derajat," ucap Josaphat.
Likuifaksi memang menjadi dampak paling serius di kebanyakan pulau hasil reklamasi. Meski begitu, menurut Josaphat, masih ada solusi untuk mencegah masuknya air laut ke dalam gerowong di bawah tanah pulau reklamasi.
Salah satu caranya adalah menyedot air laut dari gerowong. Kemudian lubang tersebut disuntik beton cair guna mengembalikan kepadatan fondasi tanah. Yang terakhir adalah menanamkan pelat baja hingga kedalaman 12 meter di sepanjang bibir pantai. Fungsinya untuk mencegah air laut masuk kembali.
World Harbour Project, konsorsium internasional independen pemantau pembangunan kawasan pesisir, mencatat masalah lain dari reklamasi: kerusakan lingkungan. "Salah satunya terbentuk comberan raksasa," kata Widodo. Indonesia dan Singapura masuk konsorsium ini.
Untuk mencegah timbulnya comberan raksasa, Singapura memakai sistem "jebakan sedimen". Cara kerjanya sederhana, yakni memakai alat penangkap sedimen organik dan anorganik, lalu menyebarkannya ke berbagai sudut. "Cukup efektif," ujar Widodo.
Selanjutnya, limbah bisa dinetralkan dengan instalasi penyaring sebelum air laut dibuang kembali ke samudra. Norwegia menerapkan langkah seperti ini. Untuk menyiasati kerusakan habitat biota laut, sementara itu, bisa dipilih beton yang menjadi hunian baru banyak spesies, seperti kerang dan karang.
Hanya, Widodo belum tahu apakah cara ini bisa diterapkan di Teluk Jakarta. Alasannya, desain "jebakan sedimen" dan beton dengan sitrat ramah lingkungan harus dirancang sesuai dengan karakteristik alam setempat. Yang jelas dia menekankan, desain reklamasi wajib memikirkan semua dampak bagi daerah sekitarnya. "Termasuk mitigasi bencana dan konsep ramah lingkungan."
Di Teluk Jakarta, derap reklamasi baru mulai. Tapi dampaknya sudah dirasakan para nelayan. Karena nelayan harus menjala ikan lebih jauh, sewaktu mereka pulang ke darat, harga ikan sudah turun. "Kami datang telat, ikan tak segar lagi," kata Trisno sambil menambatkan kapal.

June 01, 2016

Narpati: PANCASILA, Dasar Negara yang Belum Usai Dibahas

June 01, 2016 03:21 AM

Satu Juni, akhirnya setelah bertahun-tahun cuci otak orde baru, mulai dikenang kembali sebagai hari lahirnya Pancasila. Sayangnya, perayaan lahirnya Pancasila terjebak pada pemujaan tokoh figur Soekarno belaka. Yang perlu disadari, walau istilah Pancasila lahir di tanggal 1 Juni 1945 (sebenarnya nama ini diambil dari konsep agama Buddha) dan prinsip-prinsipnya berasal dari pidato Bung Karno saat itu, Pancasila yang kita kenal sekarang merupakan hasil penggodokan ulang  pidato Bung Karno yang dilakukan oleh tim kecil dengan meracik, mengubah urutan, bahkan mengubah pilihan kata, dan kemudian ditaruh ke dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Prakteknya, sementara di tahun 1945-1950, Pancasila diterima sebagai dasar negara tanpa diutak-atik (misal: Daud Bereuh dari PUSA pun bergabung dengan Indonesia karena keberadaan Pancasila), di era 50an, keberadaan Pancasila mulai dipertanyakan lagi. Perdebatan pra-1 Juni 1945 pun kembali dalam sidang konstituante. Tidak ada pihak yang memenuhi kuorum namun sebagian tentara mulai gerah dan membujuk Bung Karno untuk mengeluarkan dekrit, kembali ke presidensiil, dan membubarkan konstituante. Langkah ini disesali oleh mantan wapresnya, Moh. Hatta, yang mengeluarkan uneg-unegnya dalam buku Demokrasi Kita di tahun 1960.

Di masa orde baru, di bawah dominasi militer, Pancasila menjadi azas tunggal dan rezim hanya memperbolehkan satu partai Islam yakni Partai Persatuan Pembangunan. Partai lain seperti Masyumi atau bahkan yang baru berupa konsep seperti Partai Demokrasi Islam dilarang oleh rezim.

Untuk 'mencegah' salah tafsir Pancasila, Orde Baru, dengan MPR yang saat itu sekedar perpanjang tangan melalui ketetapan MPR nomor II/MPR/1978, melahirkan 36 butir-butir pengamalan Pancasila yang menjadi tafsir resmi. Para pegawai negeri saat itu diwajibkan mengikuti penataran P4.

Pasca Reformasi,
sekali lagi muncul tafsir pancasila yakni melalui ketetapan MPR nomor I/MPR/2003 yang kali ini menambah butir-butir Pancasila hingga berjumlah 45 butir.

Apakah tafsir Pancasila selesai sampai di sini?
Seharusnya tidak! Karena masih ada hal-hal yang mengganjal mengenai Pancasila.

Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan menurut saya belum terjawab bahkan dengan keberadaan butir-butir Pancasila sekalipun:

1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.
Untuk mempermudah diskusi, mari kita asumsikan bahwa 'Esa' di sini berasal dari Bahasa Melayu bukan Bahasa Sansekerta.

Apakah kedudukan agama yang agnotis atau tidak menempatkan kepercayaan kepada Tuhan sebagai hal utama sehingga membebaskan penganutnya atheis maupun theis. Saya rasa saya tidak perlu membahas ajaran agama tersebut secara mendalam tetapi cukuplah pengamatan saya menemui beberapa kawan dari agama tersebut ternyata atheis. Tentu saja, ada yang menafsirkan ajaran tersebut dalam kerangka theisme tetapi sesungguhnya penafsiran tersebut pun juga tampaknya tidak diterima mutlak oleh penganut-penganutnya dari generasi muda.

Apakah kedudukan kepercayaan yang pagan alias mempercayai banyak tuhan. Apakah kemudian kepercayaan tersebut dianggap sesat dan harus dilarang di negeri ini?

Pernah saya tanyakan kepada Romo Magniz Suseno yang memilih di Indonesia karena keberadaan sila pertama dan beliau menjawab, "Sila pertama tidak seharusnya diartikan bahwa ateisme dilarang di negeri ini tetapi para ateis itu harus menyadari bahwa masyarakat Indonesia mayoritas ber-Tuhan dan mereka harus menghormati adat dan budaya masyarakat".

Namun itu tafsir pribadi Romo Magniz Suseno, apakah yang lain memiliki pemikiran serupa atau berbeda?

2. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Teks asli Bung Karno mengatakan 'Kebangsaan' namun dalam pembahasan oleh tim kecil, muncul kekhawatiran Indonesia akan dipecah-pecah menjadi beberapa negara. Karena itu, kalimatnya diubah menjadi Persatuan Indonesia walaupun menurut Bung Hatta, kata 'Kebangsaan' sebenarnya lebih tepat.

Pertanyaannya adalah, seberapa 'persatuan' yang diharapkan? Apakah harus sentralisasi ataukah desentralisasi? Apakah persatuan ini harus mengorbankan identitas diri seperti memusnahkan bahasa ibu, menggunakan tafsir tunggal agama dari ulama-ulama yang sudah direstui pemerintah?

3. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sampai sekarang saya masih penasaran, kenapa ada kata 'hikmat' di dalam kalimat tersebut? Tidak cukupkah dengan 'Kebijaksanaan'? Apalagi salah satu arti 'Hikmat' adalah 'Kearifan, Kebijakan'. Atau jangan-jangan yang dimaksud adalah pengertian lain yakni 'kesaktian'?

Kemudian sila ini menyebutkan musyawarah bahkan dalam butir-butir pancasila pun berulang kali menyebut kata musyawarah. Apakah pemilihan langsung kepala negara maupun kepala daerah bertentangan dengan dasar negara ini?


Mungkin hanya itu ganjelan uneg-uneg saya yang saya jumpai tentang Pancasila.
Saya tidak sesadis kawan saya yang bilang, "sudah lah, Pancasila dimasukkan ke kotak saja" tetapi diterapkan pun juga rasanya ada persoalan yang belum terjawab.

May 30, 2016

Tya: menyusui itu bisa sambil.......

May 30, 2016 12:02 PM

bisa sambil makan... jadi masuk makanan di atas langsung ditelen bayi nya #nggakgitusicaranya :P

bisa sambil nyuapin si kakaknya... ini kalau Sahal lagi doyan banget makan dan gak bisa lihat sikon kapan harus minta makan

bisa sambil main handphone... ehh gak boleh lho katanya entar bayinya gini gitu blablabla..
serius tujuan saya main hadphone itu biar saya gak ketiduran... krn menyusui itu sangat amat bikin mengantuk

dan
dan
dan

bisa sambil coding... cuman programmer yang ngerti gimana caranya........

thanks untuk pencipta bantal menyusui
dan untuk tante akuuu yang kasih bantal ini...
sangat sangat bergunaa :)

hahahaha

#postingangakpenting

May 27, 2016

Tya: Ketika Sayyid pingin pindah rumah

May 27, 2016 12:50 PM

Yup...
Kemarin sayyid uring2an terus seharian...
Tau2 dia ngomong begini..
Aid: "Miii aid jadi pengen pindah rumah"
Me: "lhaa kemana?"
Aid: "kemana ajaa"
Me: "emang kenapa?"
Aid: "abis di sini banyak yang jahatin Aid"
Me: "siapa aja?"
Disebut deh satu per satu temen2 mainnya...

Temen2 yg kadang bisa akur main seharian
Tapi ya kadang berantem sampe bikin salah satu nangis..

Pfiuuuhh

Terus dengan sok bijak saya menasihati... tauk dah ini bahasa berat apa nggak..

"Namanya juga manusia id... kadang baik kadang jahat... kalo lagi baik ya baik .. kalau lagi jahat ya jahat"

Maksudnya bukan jahat penjahat ya.. ini lebih ke ke'nakalan' bocah2 aja...

Lanjut lagi nasihatnya
"Sama kayak aid juga.. kadang aid nurut banget sama ummy... kadang ummy musti marah2 dulu baru Aid dengerin ummy... betul kaan?"

Diem aja tuh bocah
Lanjut lagi..

"Kalau setiap dijahatin orang Aid pindah.. bisa2 kita gak punya rumah selamanya... krn gak ada orang yang baik terus2an.. ada kalanya orang itu berbuat jahat (red: khilaf maksudnya)"

Diem deh tuh bocah..
Hehe berkaca kepada saya sendiri...
Selama 4 tahun pindah rumah ke kampung cikiwul ini, saya juga pernah berkali2 'ngambek' dan pingin pindah... tapi gak pernah diungkapin ke suami sii...

Terutama pas awal2 pindah.. saya ngerasa lonely aja.... apalagi kebanyakan satu 'bahasa'.. jadi kalau lagi ngobrol malah pake bahasa daerah.. which is boso Jowo... lah jadi kalau keluar saya berasa gkda temen ...
Udah gitu kan pas awal2 pindah saya kerja di priok sana.. jadi berangkat pagi pulang malam.. jd jarang ngobroll..

Terus pernah juga bersitegang dg tetangga... apalagi kalau triggernya juga masalah anak...
Sampe kuping panas krn diomongin depan tetangga lain meskipun gak nyebut nama saya.. tapi saya tahu saya yang dimonging...
dan saya? Saya pendem sendiri eh nggak ding sama suami...
Krn balas ngomongin orang dengan ngomongin orang lagi ke yg lain bukan solusi... nambah dosa aja gituu...
Dan akhirnya masalah selesai kok.. ternyata beliau salah prasangka ke saya...
Dan setelah itu kami damai dan masih berhubungan baik sampai sekarang.

Nah pas masalah itu tuuh saya jadi galaau sendiri... belum lagi kadang2 kalau lagi PMS lihat sikap tetangga gak enak dikit jadi galau....

pingin banget pindah rumah... tapii saya mikir lagi... apa nanti kalau ketemu masalah lagi mau pindah rumah lagi? Ya gak selesai-selesai urusan...

Jadi yaa akhirmya belajar aja.. belajar mendamaikan diri...
Belajar utk menerima warna warni kehidupan bertetangga...
Berusaha tidak memperlakukan orang lain hal2 yg saya sendiri tidak suka juga jika orang lain melakukannya ke saya..

Dimulai dengan belajar utk tidak membicarakan keburukan orang lain...

Krn saya sendiri pasti banyaak kekurangan..
Dan saya tidak suka kalau diomongin jelek2..

Bagaimanapun tetangga itu keluarga kedua setelah keluarga inti...
Kalau ada masalah dan butuh bantuan segera... tetangga lah yg paling bisa diminta bantuan... seperti yg terjadi ketika melahirkan anak kedua dulu... kalau gak ada tetangga yg siap membantu... entah apa Sahal masih bisa lahir dengan selamat...

Jadi mari belajar untuk tetap berbuat baik...
Yang saya pesan terus ke Sayyid
"Kalau ada yg jahat ke sayyid... gak usah balas... biar Allah yang balas... aid juga jangan ikut2an jahat... tetep jadi orang yang baik. Kalau mereka minta maaf ya maafin.."

Kecuali utk self defense ya...

Demikian pikiran ngalor ngidul hari ini...


Itu temen2 sayyid di sini
posted from Bloggeroid

May 25, 2016

Ramot: FamTripJaTeng: Kota Pekalongan I: Batik

May 25, 2016 03:36 PM

Dalam famtrip ini, sebagian besar pusat wisata yang kami kunjungi ada di Pekalongan, sehingga saya akan membagi pengalaman di Kota Pekalongan dalam dua bagian. Bagian ini membahas hal yang paling lekat dengan Pekalongan, yaitu Batik. Tulisan batik ini akan dibagi berdasarkan tempat, karena ada 3 lokasi perjalanan.

Hari masih terik ketika kami sampai ke Pekalongan. Kata "Pekalongan" sendiri konon berasal saat Baurekso bertapa "topo ngalong" alias bertapa dengan posisi seperti kalong di atas gambiran di lokasi ini. Karena Baurekso bertapa seperti itu, nama tempat bertapanya juga jadi "Pe-Kalong-an" alias tempat topo ngalong.

Kalau diminta tanda apa yang menggambarkan batik dengan Pekalongan, saya akan pilih tanda sama dengan. Kota ini sangat - sangat serius mendalami batik sebagai seni dan budayanya. Kurikulum SD dan SMP Pekalongan berbasis batik, di Pekalongan ada STM Tekstil dan Batik, dan juga di Universitas Pekalongan sudah ada jurusan batik.

1. Museum Batik Pekalongan

Tujuan pertama kami adalah Museum Batik Pekalongan. Gedungnya sendiri sudah ada sejak dahulu kala. Awalnya digunakan sebagai pabrik tebu, lalu dijadikan Balaikota dan sekarang menjadi Museum Batik. Di dalam ada 3 ruangan Pameran dan ruangan audiovisual dan ruangan belajar membatik. Di dalam ruangan Pameran terdapat koleksi batik dari seluruh nusantara dan beberapa koleksi dari negara lain.

Selain melihat koleksi batik, kami juga sempat melihat dan mencoba sendiri proses pembuatan batik, baik batik cap maupun batik tulis. Museum Batik juga menyediakan paket belajar membatik sesuai dengan lebar kain yang ingin dibatik, serta paket alat-alat yang dibutuhkan untuk membatik seharga Rp.100.000,-.

Setelah itu kami menyempatkan diri untuk melihat presentasi audiovisual sejarah dan perjalanan batik di Pekalongan.


2. IBC (International Batik Center)

Kami mengunjungi IBC di siang hari. IBC ini menurut saya bentuknya seperti pasar modern, tapi yang dijual di kios - kiosnya semua adalah Batik. Berbagai macam batik tulis, cap, campuran ada di sini, harganya pun bervariasi mulai dari yang murah (banget) sampai yang mahal (banget). Kami datang di hari biasa, jadi keadaan tidak terlalu ramai sehingga bisa leluasa berbelanja dan foto - foto. Kalau weekend dan liburan menurut pengakuan penjual salah satu kios selalu ramai pembeli.

3. Kampung Batik

Ada beberapa kampung batik di Pekalongan, yaitu Kampung Batik Pesindon, Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Kemplong. Pada kesempatan ini kami mengunjungi Kampung Batik Pesindon. Letaknya di seberang Pasar Anyar. Jalannya tidak begitu besar, jadi bus yang kami pakai berhenti di jalan raya dan kami berjalan kami masuk. Toh jaraknya juga tidak jauh.

Ada gapura di depan jalan masuk kampung batik ini. Di sepanjang dinding di kiri dan kanan jalan, banyak lukisan dinding yang menyambut pengunjung dan memberikan beberapa penjelasan tentang batik. Kami kemudian diarahkan menuju salah satu showroom batik, yaitu Larissa. Di dalam sudah menunggu pendiri Larissa, yaitu Pak Eddy Wan .Pak Eddy kemudian menjelaskan asal usul berdirinya Larissa, berikut perkembangan usaha batik di Pekalongan sampai bisa ekspor ke luar kota Pekalongan. Kemudian Pak Eddy juga membawa kami ke ruang workshop, dimana kami bisa melihat langsung proses pembuatan batik yang dijual oleh Larissa.


May 16, 2016

Tya: Sayyid si Super Kakak

May 16, 2016 12:12 PM


Alhamdulillah hari ini Sayyid tepat berusia 6 tahun
Sudah gak balita lagi...
Sudah besar 

Judulnya SUper Kakak 
Yupp
dari sekian banyak kelebihan dan kebaikan2 Sayyid...
Ini yang paling saya banggakan...
DIa bener2 Super Kakak buat kedua adiknya...
Sayangnya pakai banget...

Tentu kalau maslaah berantem rebutan mainan
Merasa iri dan baper kalau lihat emaknya mulai terlalu fokus sama adiknya
itu semua hal yang wajarrrr

Tapiiiii
semarah2nya Sayyid ke adiknya terutama Sahal, dia gak pernah memberikan hukuman fisik..
dia lebih suka nangis teriak2 daripada sekedar cubit adiknya

Nah yang paling bikin takjub itu
Sayyid sangat ngerti kalau Sahal lagi tantrum
bahkan bisa jauh lebih sabar daripada sayaa emaknya sendiri

Contoh paling bikin saya terharu
Suatu saat Sahal tantrum, nangis teriak2..
Saya sudah nyerah...
Kalau saya nyerah maka saya diam
Kalau saya diam berarti saya sudah capek banget
Jadi saya biarin Sahal nangis sendirian di pojokan
Sampai akhirnya datang si Super Kakak
disamperin Sahal, dia peluk... disayang-sayang
sampai akhirnya Sahal diam ..
di lain waktu sampai Sahal akhirnya tidur pulas...
amazing kaan?

Sayyid juga pengertian
alkisah (diceritain suami)
Lagi ke Alfamart, tiba2 Sahal ngamuk...
Sayyid yang udah megang banyak jajanan..
dengan rela melepas semua jajanan tanpa ngambek...
lalu putar balik pulang...
karena kondisi Alfa mart juga penuh...

Alhamdulillah...
Dan sekarnag Sayyid sudah punya 2 adik...
kegiatan favoritnya adalah mangku si Salman..
kalau Salman nangis, dia berusaha ajak ngobrol adeknya meskipun akhirnya tetep nangis :D


Semoga selalu sayang sama adik2nya yaa sampai dewasa nanti...

Terus kabar selanjutnya Sayyid apa nih?
Hmm tahun ini insya Allah masuk SD. Alhamdulillah sudah diterima di SD tujuan...
Meskipun belum lancar baca tulis, tapi ya biarkan saja...
Yang penting motivasinya untuk belajar yang musti dipupuk terus..

Hmm masih banyak yang belum diceritain tentang Sayyid
sementara ini dulu

Selamat Hari Lahir untuk my dear First SunShine....
You will always be my sunshine... 

Love you always <3




May 10, 2016

Tya: Ibu baru melahirkan rentan sakit

May 10, 2016 09:32 PM

Bismillahirrahmaanirrahiim

Just share.
3x melahirkan.. ketiganya sempat sakit di usia bayi kurang 1 bulan.

Ketika melahirkan sayyid, saya harus diopname, menginap di RS 5 hari 4 malam karena terkena demam typhoid (tifus) plus mastitis menjurus ke abses. Inilah awal kegagalan ASIX selain krn kurangnya ilmu.

Suspect utama yg bikin kena tifus mungkin krn makan bakso...

Pasca melahirkan Sahal... sempat kena demam juga .. kalau ini karena flu berat...
Sama di usia Sahal kurang dari 1 bulan...
Dan gak lama kemudian saya kena infeksi telinga (otitis media akut) sampai tahap perforasi yaaa karena flu berat tersebut...

Dan sekarang pasca melahirkan Salman...
Kemarin sempat sakit kepala berat.. minum paracetamol, gak lama malah demam... plus diare hingga hari ini.
Alhamdulillah hari ini sudah much much better... sudah gak demam... tinggal mules perutnya ini.. kepala sudah berkurang nyut2annya..
Diare sudah mulai berhenti setelah minum obat..

Suspectnya? Entah lah.. memang lebih banyak beli lauk di luar sii akhir2 ini. Ehtapi anak2 and suami baik2 aja..
Mungkin lebih krn efek asam lambung saya yang naik karena kemarin minggu skip makan siang karena kejebak hujan di suatu tempat...

Jadi intinya buat ibu2 yang baru melahirkan, jaga kondisi badan ya... makan makanan yang sehat.. istirahat tidur yang cukup...

Soale kalau udah sakit malah lebih pusing mikirin bayi nya. Takut kenapa2 juga...
Alhamdulillah gak sampai harus diopname kayak pas Sayyid dulu...

Kalau mau minum obat pastikan obat itu aman untuk ibu menyusui ya...
Jangan sampai dapat obat yang menurukan produksi ASI... ada emang?? Ada.. dulu pas saya kena Otitis dikasih obat yang ternyata bisa nurunin produksi ASI.. jadi saya skip aja..
Krn bener baru sekali minum, Sahal jadi sering ngamuk2 pas nenen...

Demikian
Semoga sehat selalu :-)

Apaan si? Apaan si? ™

Planet CSUI02 adalah tempat berkumpulnya blog-blog milik anak-anak Fasilkom 2002.

Potret

www.flickr.com
items in CSUI02 More in CSUI02 pool

Terakhir Mendarat

March 29, 2017 03:05 PM

Sindikasi